Berita Terkini
Trending Tags

Menilik Penyulingan Tanaman Nilam, Jadi Bahan Baku Minyak Atsiri Bernilai Tinggi

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
  • visibility 102
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga yang tergabung dalam Kelompok Tani Hutan (KTH) Lentera O3 menunjukkan minyak atsiri, Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun Lahan kosong seluas 500 meter persegi yang dulunya tak terurus di Jalan Halmahera, Kelurahan Oro Oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun kini menjelma menjadi kebun hijau penuh potensi. Di atas tanah itu, ratusan tanaman nilam tumbuh subur dan bersiap dipanen. Siapa sangka, daun-daun kecil ini menyimpan peluang besar untuk menjadi sumber ekonomi baru warga.

Diketahui, tanaman nilam dikenal sebagai bahan baku minyak atsiri bernilai tinggi. Dari situlah semangat baru tumbuh di kalangan masyarakat, khususnya kelompok warga yang tergabung dalam Kelompok Tani Hutan (KTH) Lentera O3. Dibentuk pada Februari 2025, kelompok ini konsisten mengembangkan budidaya nilam dengan teknik stek batang untuk memastikan kualitas pertumbuhan yang optimal.

“Kami tidak langsung menanam ke tanah. Bibit nilam terlebih dulu kami rawat dalam polybag selama sekitar satu setengah bulan. Setelah itu baru dipindahkan ke lahan,” ujar Tomi Hariyanto, Ketua KTH Lentera O3.

Menurutnya, saat ini sudah ada sekitar 800 bibit yang ditanam dengan sistem tersebut. Nilam memiliki kandungan minyak atsiri yang dibutuhkan industri parfum, sabun, hingga produk anti nyamuk. Proses penyulingannya memakan waktu cukup lama, sekitar lima jam, dan menghasilkan sekitar 70 ml minyak dari 4 kg daun kering. Nilai jualnya pun menggiurkan, bisa mencapai Rp600 ribu hingga jutaan rupiah per kilogram.

Tak hanya itu, keseriusan KTH Lentera O3 dalam mengembangkan nilam juga menarik perhatian pihak luar. Salah satu mitra yang kini siap bekerja sama adalah Mazano Tech dari Yogyakarta. Mereka berkomitmen menampung hasil panen, asalkan budidaya berjalan berkelanjutan.

“Kami terinspirasi oleh semangat Pak Wali. Harapannya, lewat inovasi pertanian ini, kami bisa ikut membawa nama Kota Madiun ke level yang lebih tinggi,” kata Tomi.

Langkah-langkah kecil dari warga ini menunjukkan bahwa inovasi tidak harus lahir dari pusat kota atau gedung bertingkat. Dari balik pagar sederhana dan tanah kosong yang dihidupkan kembali, lahirlah sebuah harapan. Harapan akan masa depan yang lebih mandiri, kreatif, dan berdaya saing global dimulai dari aroma khas nilam.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Pertama Masuk Kerja, 11 ASN di Ponorogo Ambil Cuti

    Hari Pertama Masuk Kerja, 11 ASN di Ponorogo Ambil Cuti

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebanyak 11 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Ponorogo tercatat tidak masuk kantor pada hari pertama kerja usai libur Lebaran, Selasa (8/4/2025). Namun, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) memastikan bahwa ketidakhadiran mereka bukan karena bolos, melainkan cuti yang telah dijadwalkan sebelumnya. Plt Kepala BKPSDM Ponorogo, Herry Sutrisno, merinci […]

    Bagikan
  • Ekskul Tari SDN Balerejo 01 Jadi Ruang Pelestarian Budaya Lokal di Tengah Arus Globalisasi

    Ekskul Tari SDN Balerejo 01 Jadi Ruang Pelestarian Budaya Lokal di Tengah Arus Globalisasi

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pesatnya arus informasi dan masuknya budaya asing di era globalisasi menjadi tantangan tersendiri bagi keberlangsungan budaya lokal. Dunia pendidikan pun dituntut menghadirkan ruang yang mampu menanamkan nilai-nilai budaya daerah kepada generasi muda. Salah satunya melalui kegiatan ekstrakurikuler seni tari. Upaya tersebut dilakukan SDN Balerejo 01, Kabupaten Madiun, yang menjadikan kegiatan ekstrakurikuler […]

    Bagikan
  • Janggelan dan Jelly Diburu Warga Kota Madiun Saat Ramadan, Penjualan Naik Signifikan

    Janggelan dan Jelly Diburu Warga Kota Madiun Saat Ramadan, Penjualan Naik Signifikan

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Janggelan atau cincau hitam menjadi buruan warga saat momen Ramadan seperti saat ini. Seperti yang terpantau di Pasar Besar Madiun (PBM) pada Kamis (19/02/2026), penjual janggelan diserbu para pembeli. Tidak hanya janggelan, bahan minuman lain seperti jelly, nata de coco hingga bahan dawet pun banyak dibeli. Yuni, salah satu pembeli […]

    Bagikan
  • DPRD Kota Madiun Segera Bersurat ke Kemendagri Terkait Walikota-Wakil Walikota Madiun Terpilih

    DPRD Kota Madiun Segera Bersurat ke Kemendagri Terkait Walikota-Wakil Walikota Madiun Terpilih

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – DPRD Kota Madiun melaksanakan rapat paripurna pengumuman Wali Kota dan Wakil Wali Kota Madiun terpilih pada Pilkada serentak 2024. Hal itu dilakukan setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun menetapkan pasangan Maidi – F. Bagus Panuntun sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Madiun terpilih pada Kamis (9/1/2025) lalu. DPRD […]

    Bagikan
  • Ribuan Warga Berebut Jajan hingga Buceng Porak Jelang 1 Suro di Ponorogo

    Ribuan Warga Berebut Jajan hingga Buceng Porak Jelang 1 Suro di Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang ruas jalan dari Makam Batoro Katong di Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, hingga Paseban Alun-Alun Ponorogo untuk mengikuti prosesi kirab pusaka dan tradisi Buceng Porak, Kamis (26/06/2025). Acara tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Grebeg Suro 2025 yang digelar untuk menyambut datangnya 1 Muharam atau […]

    Bagikan
  • Peringatan Hari Nyepi Ditutup Dharma Shanti, Masyarakat Jawa Timur Guyub Rukun

    Peringatan Hari Nyepi Ditutup Dharma Shanti, Masyarakat Jawa Timur Guyub Rukun

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Sinergia | Pasuruan – Sebagai puncak rangkaian peringatan Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1947 (2025), ribuan umat Hindu dari seluruh Jawa Timur mengikuti kegiatan Dharma Shanti yang digelar di Taman Candra Wilwatikta, Pandaan, Pasuruan, pada Sabtu (11/05/2025). Tak hanya umat, kegiatan ini juga dihadiri oleh seluruh pengurus dan perwakilan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) dari tingkat […]

    Bagikan
expand_less