Berita Terkini
Trending Tags

Minyakita Langka di Pasar Tradisional Ngawi, Harga Tembus Rp22 Ribu per Liter

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 232
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Potret Pembeli dan Pedagang di Pasar Ngawi, Foto : Istimewa

Sinergia | Ngawi – Kelangkaan minyak goreng bersubsidi merek Minyakita mulai dirasakan di sejumlah pasar tradisional di Ngawi, Jawa Timur. Sejak dua bulan terakhir, komoditas tersebut sulit ditemukan di lapak pedagang. Kalaupun tersedia, harganya melambung jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Kondisi ini masih terjadi pada Senin (20/4/2026) pagi. Minyakita dijual hingga Rp22 ribu per liter, padahal HET-nya berada di angka Rp15.700 per liter. Lonjakan harga juga merembet ke minyak goreng kemasan lain dan minyak curah yang sama-sama mengalami kenaikan signifikan.

Pedagang mengungkapkan, kelangkaan terjadi sejak dari tingkat distributor. Mereka mengaku kesulitan mendapatkan pasokan meski telah berupaya mencari ke berbagai jalur distribusi.

“Sudah sekitar dua bulan terakhir Minyakita sulit didapat. Kalau pun ada, harganya naik sampai Rp22 ribu. Tidak hanya minyak, harga gula juga ikut naik,” ujar Hana, salah satu pedagang.

Hal senada disampaikan pedagang lainnya. Menurut mereka, tidak hanya Minyakita yang langka, tetapi hampir seluruh minyak goreng kemasan juga sulit diperoleh di pasaran.

“Yang langka bukan hanya Minyakita, tapi hampir semua minyak goreng kemasan,” kata Bagus Widiantoro.

Image Not Found
Minyakita beragam kemasan, Foto : Istimewa

Kenaikan harga juga terjadi pada minyak goreng kemasan non-subsidi yang kini mencapai Rp22 ribu per 800 mililiter, dari sebelumnya sekitar Rp18 ribu. Sementara minyak goreng curah ikut terdongkrak menjadi Rp23 ribu per liter dari harga sebelumnya Rp18 ribu.

Selain minyak goreng, harga gula pasir juga mengalami kenaikan menjadi Rp18.500 per kilogram, dari sebelumnya Rp16 ribu. Meski demikian, harga sejumlah komoditas sayuran terpantau masih relatif stabil dan tidak mengalami lonjakan berarti.

Kondisi ini menambah beban masyarakat, terutama pelaku usaha kecil dan rumah tangga yang sangat bergantung pada ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau. Pemerintah diharapkan segera mengambil langkah untuk menstabilkan pasokan dan harga di tingkat pasar. (Nan)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Arrachmando

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejumlah Pejabat Teras Pemkab Ponorogo Penuhi Undangan Evaluasi APBD di KPK

    Sejumlah Pejabat Teras Pemkab Ponorogo Penuhi Undangan Evaluasi APBD di KPK

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sejumlah pejabat teras Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo memenuhi undangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Rabu (22/10/2025). Pertemuan yang digelar di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, tersebut bukan agenda pemeriksaan, melainkan rapat evaluasi pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024–2025. Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Pramono, membenarkan agenda tersebut. Ia menyebut, […]

    Bagikan
  • Krisis Elpiji 3 Kg di Magetan, Warga Desak Pemerintah Turun Tangan

    Krisis Elpiji 3 Kg di Magetan, Warga Desak Pemerintah Turun Tangan

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Suasana parkir timur Alun-Alun Magetan yang biasanya dipenuhi aroma makanan kaki lima mendadak sepi dalam beberapa hari terakhir. Bukan karena minim pembeli, tapi karena para pedagang tak lagi bisa berjualan akibat kelangkaan gas elpiji 3 kilogram. Bahkan, harga tabung gas melon pun melonjak Rp. 26ribu hingga Rp. 28 ribu, jauh […]

    Bagikan
  • Harga Telur Melonjak, Warga Pilih Beli di Kandang Peternak

    Harga Telur Melonjak, Warga Pilih Beli di Kandang Peternak

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menjelang bulan suci Ramadhan, harga telur ayam terus mengalami kenaikan. Kondisi ini mendorong warga untuk membeli telur langsung dari peternak, seperti yang terjadi di kandang milik Miftakhus Surur di Desa Mojomati, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo. Miftakhus mengungkapkan, kenaikan harga telur sudah berlangsung sejak dua pekan terakhir. Semula, harga telur masih di […]

    Bagikan
  • Jambore B2SA, DKPP Kota Madiun Tanamkan Pola Makan Sehat dan Anti Boros Pangan pada Siswa

    Jambore B2SA, DKPP Kota Madiun Tanamkan Pola Makan Sehat dan Anti Boros Pangan pada Siswa

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menumbuhkan kesadaran pola makan sehat dan bijak dalam mengonsumsi pangan sejak usia remaja dinilai sangat penting. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun menggelar Jambore Makan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) serta Stop Boros Pangan. Kegiatan edukatif tersebut berlangsung di Hotel Aston Madiun dan diikuti oleh siswa-siswi perwakilan […]

    Bagikan
  • Mengejutkan, Kepala Desa Taji Magetan Mengajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya

    Mengejutkan, Kepala Desa Taji Magetan Mengajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang tutup tahun 2025, Pemerintahan Desa Taji, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, diguncang kabar mengejutkan. Kepala Desa Taji, Sigit Supriyadi, diketahui mengajukan pengunduran diri secara resmi melalui surat yang ditandatangani pada 19 Desember 2025 di atas materai. Dalam dokumen tersebut, Sigit menyampaikan permohonan izin mengundurkan diri tanpa paksaan pihak mana pun. Ia […]

    Bagikan
  • Estafet Kepemimpinan Yonif Para Raider 501/BY, Pasukan Siap Hadapi Tantangan Zaman

    Estafet Kepemimpinan Yonif Para Raider 501/BY, Pasukan Siap Hadapi Tantangan Zaman

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tongkat estafet kepemimpinan Batalyon Infanteri Para Raider 501/Bajra Yudha resmi berganti. Momentum tersebut ditandai dengan serah terima jabatan Komandan Batalyon (Danyonif) 501/BY pada Senin (01/09/2025). Komandan Brigif 18/Trisula, Kolonel Inf Risa Wahyu Pudji Setyawan, menegaskan bahwa setiap periode kepemimpinan selalu membawa tantangannya sendiri. Namun, karakter pasukan 501 tetap konsisten: jiwa […]

    Bagikan
expand_less