Berita Terkini
Trending Tags

Polres Magetan Raih Dua Penghargaan Bergengsi Bidang Keuangan, Catat Nilai IKPA Sempurna

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 155
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polres Magetan raih dua penghargaan bidang keuangan. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Prestasi membanggakan kembali diraih Polres Magetan. Satuan kepolisian di bawah jajaran Polda Jawa Timur tersebut berhasil memboyong dua penghargaan sekaligus dalam bidang pengelolaan keuangan negara setelah mencatatkan nilai sempurna dalam Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Tahun Anggaran 2025.

Penghargaan tersebut diterima dalam kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Keuangan yang diselenggarakan di Surabaya pada Selasa (2/6/2026). Capaian ini menjadi bukti keberhasilan Polres Magetan dalam mengelola anggaran negara secara efektif, transparan, dan akuntabel.

Penghargaan pertama diberikan langsung oleh Kapolri kepada Polres Magetan sebagai satuan kerja yang berhasil meraih nilai IKPA sempurna, yakni 100, pada Tahun Anggaran 2025. Sementara penghargaan kedua diberikan oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kantor Wilayah Provinsi Jawa Timur atas capaian nilai sempurna dalam penilaian IKPA di lingkungan Kepolisian Daerah Jawa Timur.

IKPA merupakan instrumen yang digunakan Kementerian Keuangan Republik Indonesia untuk mengukur kualitas pelaksanaan anggaran pada kementerian maupun lembaga negara. Penilaian tersebut mencakup berbagai aspek penting, mulai dari kualitas perencanaan anggaran, efektivitas pelaksanaan program, ketepatan administrasi keuangan, hingga akuntabilitas penggunaan anggaran negara.

Capaian nilai sempurna tersebut menunjukkan bahwa seluruh proses pengelolaan anggaran di Polres Magetan selama Tahun Anggaran 2025 berjalan sesuai ketentuan, tepat waktu, serta mampu memenuhi indikator yang ditetapkan pemerintah.

Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas penghargaan yang diterima institusinya. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh personel Polres Magetan dalam menjaga tata kelola keuangan yang profesional dan bertanggung jawab.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolri dan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kanwil Provinsi Jawa Timur atas penghargaan yang telah diberikan kepada Polres Magetan. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar AKBP Raden Erik Bangun Prakasa.

Ia menegaskan, keberhasilan meraih nilai IKPA sempurna tidak terlepas dari komitmen seluruh jajaran dalam menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap regulasi pengelolaan keuangan negara.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras, dedikasi, dan komitmen seluruh jajaran Polres Magetan Polda Jatim dalam mengelola anggaran secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab. Capaian ini menunjukkan komitmen kami dalam menjalankan pengelolaan keuangan negara secara tertib dan patuh terhadap ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Menurut Kapolres, tata kelola keuangan yang baik menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian. Pengelolaan anggaran yang efektif dan efisien akan berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Raihan dua penghargaan tersebut sekaligus menjadi pengakuan atas konsistensi Polres Magetan dalam menerapkan prinsip good governance atau tata kelola pemerintahan yang baik. Ke depan, Polres Magetan berkomitmen mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut sebagai bagian dari upaya membangun institusi kepolisian yang profesional, modern, dan terpercaya.

Dengan prestasi ini, Polres Magetan tidak hanya menunjukkan keberhasilan dalam aspek penegakan hukum dan pelayanan publik, tetapi juga membuktikan kemampuan dalam mengelola keuangan negara secara akuntabel dan berintegritas. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ular Piton 5 Meter Hebohkan Warga Magetan, Terlihat Melilit di Atas Pohon Lamtoro

    Ular Piton 5 Meter Hebohkan Warga Magetan, Terlihat Melilit di Atas Pohon Lamtoro

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Desa Plosotinil, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan dibuat heboh dengan kemunculan seekor ular piton berukuran besar yang tampak melilit dan diam di atas pohon lamtoro, tepat di area rumpun bambu dekat aliran sungai. Ular tersebut pertama kali terlihat oleh pengguna jalan yang melintas. Saat diperhatikan dari bawah, perut piton tampak membesar, […]

    Bagikan
  • Jalan Rusak Berserakan, DPRD Ponorogo Desak Pemkab Bertindak

    Jalan Rusak Berserakan, DPRD Ponorogo Desak Pemkab Bertindak

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kondisi jalan di wilayah Kabupaten Ponorogo yang rusak membuat wakil rakyat mengelus dada. Dari total panjang jalan kabupaten sepanjang 916,11 kilometer, sebanyak 30,24 persen atau sekitar 277,03 kilometer di antaranya dalam kondisi rusak. DPRD Ponorogo mendesak pemerintah kabupaten agar tidak tinggal diam. Wakil Ketua DPRD Ponorogo, Anik Suharto, menegaskan bahwa […]

    Bagikan
  • Pemudik Manfaatkan Pos Kesehatan Gratis di Alun-Alun Ponorogo

    Pemudik Manfaatkan Pos Kesehatan Gratis di Alun-Alun Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Para pemudik yang melintasi wilayah Ponorogo mulai memanfaatkan pos pelayanan kesehatan gratis yang disediakan oleh pemerintah. Pos kesehatan yang tersebar di beberapa titik ini memberikan layanan pemeriksaan kesehatan bagi pemudik yang kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh. Seperti yang terlihat di pos pelayanan kesehatan di Alun-Alun Ponorogo pada Kamis (27/03/2025), sejumlah pemudik […]

    Bagikan
  • Harlah Pancasila, Danrem 081/DSJ : Perbedaan Adalah Kekuatan, Bukan Pemecah Belah

    Harlah Pancasila, Danrem 081/DSJ : Perbedaan Adalah Kekuatan, Bukan Pemecah Belah

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Blitar – Sebagai bangsa yang besar dan kaya akan keberagaman, bangsa Indonesia Indonesia memiliki semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang memiliki arti berbeda-beda tetapi tetap satu. Keberagaman suku, agama, bahasa, budaya, dan adat istiadat yang dimiliki hendaknya bukanlah menjadi perbedaan dan pengahalang, namun hendaknya dijadikan sebagai kekayaan bangsa dan modal utama untuk terus memperkuat […]

    Bagikan
  • Gagal Salip, Pemotor di Ngawi Tewas Usai Tabrak Truk Tronton di Jalur Ngawi–Mantingan

    Gagal Salip, Pemotor di Ngawi Tewas Usai Tabrak Truk Tronton di Jalur Ngawi–Mantingan

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan maut terjadi di jalur perbatasan Ngawi–Jawa Tengah. Seorang pengendara sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AD-5583-BJF meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan truk tronton tractor head berpelat W-8130-UO di Jalan Ngawi-Mantingan, masuk Desa Pengkol, Kecamatan Mantingan, Kamis (04/12/2025) sekitar pukul 16.00 WIB. Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika mengungkapkan insiden […]

    Bagikan
  • Serunya Pelajar Ikuti Lomba Panahan Tradisional di Ponorogo

    Serunya Pelajar Ikuti Lomba Panahan Tradisional di Ponorogo

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Puluhan pelajar dari berbagai kota di se-Karesidenan Madiun memadati Lapangan Nongkodono, Desa Nongkodono, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (19/07/2025). Mereka antusias mengikuti lomba panahan tradisional yang menjadi agenda tahunan dan selalu ramai peminat. Kejuaraan ini unik karena seluruh peserta diwajibkan menggunakan busur tradisional, tanpa alat bidik modern. Busur hanya mengandalkan tali […]

    Bagikan
expand_less