Rabu, 14 Okt 2026
Trending Tags

Oknum Satpol PP Kota Madiun Diduga Tipu Warga Rp150 Juta, Langsung Dipecat

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 363
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Madiun Agus Purwo ambil langkah tegas, (5/3/2026), Foto : Kriswanto

Sinergia | Kota Madiun – Satpol PP dan Damkar Kota Madiun mengambil langkah tegas terkait kasus yang membelit salah satu anggotanya. HA oknum anggota penegak Perda tersebut diduga terlibat kasus penipuan yang kini ditangani Polres Madiun.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Madiun, Agus Purwo Widagdo, membenarkan bahwa HA merupakan anggota di instansinya. Namun, ia menegaskan status HA bukan pegawai negeri sipil (PNS), melainkan tenaga paruh waktu.

“Betul namanya Henri. Bukan PNS, tetapi tenaga paruh waktu,” terang Agus, Kamis (5/3/2026).

Pihaknya telah memproses pemberhentian HA sebagai anggota Satpol PP dan Damkar Kota Madiun tanpa toleransi. Menurutnya, setiap pelanggaran hukum yang dilakukan anggota akan langsung ditindak tegas.

“Pokoknya kalau ada pelanggaran langsung saya pecat. Tidak ada lagi surat teguran atau semacamnya. Kalau melanggar langsung diberhentikan,” tegasnya.

Terkait proses hukum yang berjalan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian.

Agus juga mengingatkan seluruh anggota Satpol PP dan Damkar Kota Madiun agar tidak melakukan pelanggaran hukum, baik yang berkaitan dengan disiplin maupun tindak pidana.

“Ada pelanggaran langsung kami berhentikan,” tambahnya.

Diketahui, kasus dugaan penipuan ini bermula ketika HA mengaku kepada korban berinisial SP, warga Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, bahwa dirinya bisa membantu memasukkan anak korban ke Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun.

Untuk itu, pelaku meminta uang sebesar Rp300 juta sebagai syarat. Karena percaya, korban kemudian menyerahkan uang sebesar Rp150 juta kepada HA.

Namun, setelah uang diserahkan, anak korban ternyata tidak diterima di kampus tersebut. Merasa tertipu, korban akhirnya melaporkan HA ke kepolisian di Polres Madiun. Kasus ini kini masih dalam penanganan aparat kepolisian. (krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stasiun Magetan Makin Sibuk! Ribuan Penumpang Turun Naik, Ini Alasannya!

    Stasiun Magetan Makin Sibuk! Ribuan Penumpang Turun Naik, Ini Alasannya!

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Tidak banyak yang menyangka, Stasiun Magetan yang dahulu bernama Stasiun Barat kini menjelma menjadi simpul penting transportasi kereta api di jalur selatan Jawa. Terletak di Desa Karangsono, Kecamatan Barat, stasiun ini bukan sekadar titik pemberhentian melainkan bagian strategis dari mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi regional. Pada tahun 2025, jumlah penumpang […]

    Bagikan
  • Keren ! Baksos Dharma Pertiwi di Ngawi Catat Rekor MURI, Sasar Anak Kebutuhan Khusus

    Keren ! Baksos Dharma Pertiwi di Ngawi Catat Rekor MURI, Sasar Anak Kebutuhan Khusus

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Dharma Pertiwi Daerah E menggelar bakti sosial (Baksos) di Kodim 0805/Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Selasa (25/2/2025). Baksos serentak oleh Dharma Pertiwi ini dilakukan di 1.430 titik yang tersebar di seluruh Indonesia. Baksos yang diselenggarakan itu dalam rangka memperingati Hari Jadi Dharma Pertiwi yang jatuh pada 15 April 2025. “Kegiatan […]

    Bagikan
  • Grand Final Fashion Show Sepasma 2026 Angkat Pamor Batik Kabupaten Madiun, Bupati Ajak Masyarakat Bangga Kenakan Produk Lokal

    Grand Final Fashion Show Sepasma 2026 Angkat Pamor Batik Kabupaten Madiun, Bupati Ajak Masyarakat Bangga Kenakan Produk Lokal

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Grand Final Fashion Show Batik Kabupaten Madiun menjadi salah satu agenda yang menyedot perhatian masyarakat dalam rangkaian Sepasar Ing Madiun (Sepasma) 2026 di Alun-Alun Reksogati Caruban, Kamis (16/7/2026) malam. Ajang ini tidak hanya menghadirkan parade busana berbahan batik khas Kabupaten Madiun, tetapi juga menjadi panggung promosi bagi para perajin, desainer, serta […]

    Bagikan
  • Kasus Keji di Madiun, Ayah Diduga Lakukan Kekerasan Seksual Berulang pada Anak Kandung

    Kasus Keji di Madiun, Ayah Diduga Lakukan Kekerasan Seksual Berulang pada Anak Kandung

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Polres Madiun mengamankan seorang pria berinisial H (43), warga Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. H diringkus polisi lantaran tega memperkosa anak kandungnya sendiri yang masih di bawah umur secara berulang kali. Berdasarkan keterangan kepolisian, kronologi bermula saat tersangka tidur dalam satu kamar bersama korban dan anak laki-lakinya yang masih berusia […]

    Bagikan
  • Diduga Mengantuk, Dump Truk Hantam Pohon di Jalur Nasional Madiun, Sopir Terjepit di Kabin

    Diduga Mengantuk, Dump Truk Hantam Pohon di Jalur Nasional Madiun, Sopir Terjepit di Kabin

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan tunggal terjadi di jalur nasional Kota Madiun arah Ponorogo, tepatnya di Jalan MT Haryono, Kamis (19/3/2026) sekitar pukul 03.45 WIB. Sebuah dump truk Mitsubishi warna putih biru dengan nomor polisi AE-8950-SM menabrak pohon di tepi jalan hingga membuat pengemudinya terjepit di dalam kabin. Pengemudi truk diketahui berinisial RBP, warga […]

    Bagikan
  • Sejumlah Pejabat Teras Pemkab Ponorogo Penuhi Undangan Evaluasi APBD di KPK

    Sejumlah Pejabat Teras Pemkab Ponorogo Penuhi Undangan Evaluasi APBD di KPK

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sejumlah pejabat teras Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo memenuhi undangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Rabu (22/10/2025). Pertemuan yang digelar di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, tersebut bukan agenda pemeriksaan, melainkan rapat evaluasi pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024–2025. Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Pramono, membenarkan agenda tersebut. Ia menyebut, […]

    Bagikan
expand_less