Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Oknum Satpol PP Kota Madiun Diduga Tipu Warga Rp150 Juta, Langsung Dipecat

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 369
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Madiun Agus Purwo ambil langkah tegas, (5/3/2026), Foto : Kriswanto

Sinergia | Kota Madiun – Satpol PP dan Damkar Kota Madiun mengambil langkah tegas terkait kasus yang membelit salah satu anggotanya. HA oknum anggota penegak Perda tersebut diduga terlibat kasus penipuan yang kini ditangani Polres Madiun.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Madiun, Agus Purwo Widagdo, membenarkan bahwa HA merupakan anggota di instansinya. Namun, ia menegaskan status HA bukan pegawai negeri sipil (PNS), melainkan tenaga paruh waktu.

“Betul namanya Henri. Bukan PNS, tetapi tenaga paruh waktu,” terang Agus, Kamis (5/3/2026).

Pihaknya telah memproses pemberhentian HA sebagai anggota Satpol PP dan Damkar Kota Madiun tanpa toleransi. Menurutnya, setiap pelanggaran hukum yang dilakukan anggota akan langsung ditindak tegas.

“Pokoknya kalau ada pelanggaran langsung saya pecat. Tidak ada lagi surat teguran atau semacamnya. Kalau melanggar langsung diberhentikan,” tegasnya.

Terkait proses hukum yang berjalan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian.

Agus juga mengingatkan seluruh anggota Satpol PP dan Damkar Kota Madiun agar tidak melakukan pelanggaran hukum, baik yang berkaitan dengan disiplin maupun tindak pidana.

“Ada pelanggaran langsung kami berhentikan,” tambahnya.

Diketahui, kasus dugaan penipuan ini bermula ketika HA mengaku kepada korban berinisial SP, warga Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, bahwa dirinya bisa membantu memasukkan anak korban ke Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun.

Untuk itu, pelaku meminta uang sebesar Rp300 juta sebagai syarat. Karena percaya, korban kemudian menyerahkan uang sebesar Rp150 juta kepada HA.

Namun, setelah uang diserahkan, anak korban ternyata tidak diterima di kampus tersebut. Merasa tertipu, korban akhirnya melaporkan HA ke kepolisian di Polres Madiun. Kasus ini kini masih dalam penanganan aparat kepolisian. (krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Magetan Pastikan PBB Tak Naik, Bunda Nanik: “Jangan Sampai Memberatkan Rakyat”

    Pemkab Magetan Pastikan PBB Tak Naik, Bunda Nanik: “Jangan Sampai Memberatkan Rakyat”

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Kabupaten Magetan bisa sedikit bernapas lega. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) memastikan tidak akan ada kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) pada tahun ini. Kepastian itu disampaikan langsung oleh Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti. “Pajak bumi dan bangunan di Magetan nggak naik, mas,” tegas Bunda Nanik, sapaan akrabnya. Menurutnya, […]

    Bagikan
  • Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Semeru 2025, Ini Target Sasaran Selama Momen Nataru 2025/2026

    Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Semeru 2025, Ini Target Sasaran Selama Momen Nataru 2025/2026

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota menggelar apel pasukan dalam kesiapan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Semeru 2025 di halaman Mapolres pada Jumat (19/12/2025). Dalam kegiatan ini melibatkan personil TNI-Polri, Pemerintah Daerah, DPRD Kota Madiun, relawan hingga instansi terkait. Operasi ini menjadi awal dalam kesiapsiagaan aparat dalam pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru […]

    Bagikan
  • Cerita Al Arsy, Murid Tunggal Kelas 1 SDN Jalen Ponorogo yang Tak Gentar Sekolah Sendirian

    Cerita Al Arsy, Murid Tunggal Kelas 1 SDN Jalen Ponorogo yang Tak Gentar Sekolah Sendirian

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Al Arsy Al Farizi menjadi satu-satunya siswa baru di SDN Jalen, Kecamatan Balong, Ponorogo. Saat ditemui di hari kedua masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Selasa (15/07/2025), Arsy tampak antusias mengikuti kegiatan bersama kakak kelasnya dalam satu ruang kelas. Tak tampak sedikit pun rasa takut, canggung, atau minder di wajah bocah berusia […]

    Bagikan
  • Hindari Pejalan Kaki, Truk Masuk Parit di Sukorejo Ponorogo

    Hindari Pejalan Kaki, Truk Masuk Parit di Sukorejo Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Ponorogo–Solo, tepatnya di barat Jembatan Sekayu, Desa Karanglo Lor, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Truk bernomor polisi H 1636 MM yang dikemudikan Yahya (22) bersama pemilik truk, Dwi Purwantio (42), warga Desa Banjarejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, terperosok ke dalam parit […]

    Bagikan
  • Korupsi Dana Hibah Pokir DPRD Magetan Terbongkar, Kejari Periksa 35 Saksi dan Tetapkan 6 Tersangka

    Korupsi Dana Hibah Pokir DPRD Magetan Terbongkar, Kejari Periksa 35 Saksi dan Tetapkan 6 Tersangka

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan mengungkap secara rinci konstruksi perkara dugaan korupsi dana hibah pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Kabupaten Magetan tahun anggaran 2020–2024. Kasus ini dinilai tidak berdiri pada satu peristiwa tunggal, melainkan merupakan rangkaian tindakan yang terstruktur dan melibatkan berbagai pihak. Kepala Kejari Magetan, Sabrul Iman, menyebutkan bahwa penyidikan dilakukan secara […]

    Bagikan
  • Penertiban Kabel Optik Dimulai, Provider Diminta Benahi Jalur Padat di Magetan

    Penertiban Kabel Optik Dimulai, Provider Diminta Benahi Jalur Padat di Magetan

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Magetan mulai menata kabel optik yang selama ini semrawut di sejumlah ruas kota. Penertiban melibatkan delapan provider dan difokuskan pada kawasan Alun-Alun serta beberapa titik utama lainnya. Kepala Diskominfo Magetan, Cahaya Wijaya, mengatakan langkah ini dipercepat agar kondisi kabel tidak semakin semrawut. “Penataan sudah dimulai. Delapan […]

    Bagikan
expand_less