Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Petisi Daring Desak APBD Magetan Lebih Pro Rakyat, DPRD Diberi Tenggat 10 Hari

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
  • visibility 236
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dorongan agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Magetan berpihak pada masyarakat kecil semakin nyaring terdengar, Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Dorongan agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Magetan berpihak pada masyarakat kecil semakin nyaring terdengar. Sejak 4 September 2025, sebuah petisi daring bertajuk “Kawal Pembahasan Perubahan APBD Magetan untuk Lebih Pro Rakyat” ramai mendapat perhatian publik.

Petisi tersebut digagas oleh Agus Pujiono, anggota Forum Rumah Keterbukaan Informasi dan Transparansi Anggaran (KITA). Dalam petisinya, Agus menyoroti struktur APBD Magetan 2025 yang mencatat pendapatan Rp1,98 triliun dengan belanja Rp2,12 triliun. Dari total belanja itu, lebih dari 73 persen tersedot untuk belanja operasional, sementara belanja modal hanya sekitar 9 persen. Kondisi tersebut menyebabkan defisit hingga Rp135 miliar.

“Anggaran daerah seharusnya diarahkan untuk pembangunan yang benar-benar dirasakan langsung masyarakat, bukan justru habis untuk urusan birokrasi,” tulis Agus dalam petisi yang diunggah di Change.org.

Ia menuntut DPRD dan Pemkab Magetan memangkas anggaran kegiatan seremonial maksimal 5 persen, meningkatkan alokasi program langsung untuk rakyat hingga 40 persen, serta membuka ruang partisipasi publik dalam proses pembahasan anggaran. Agus bahkan memberikan tenggat waktu 10 hari kepada DPRD untuk merespons desakan tersebut.

Dukungan terhadap petisi ini datang dari berbagai kalangan, salah satunya Cak Soleh, aktivis LBH No Viral No Justice. Ia menilai langkah ini penting diperkuat dengan desakan tambahan.

“Saya mendukung, karena anggaran untuk kegiatan seremonial, perjalanan dinas, dan tunjangan itu sudah terlalu besar. Bahkan, menurut saya perlu juga dipertimbangkan penghapusan pokir (pokok-pokok pikiran) DPR agar APBD lebih berpihak pada rakyat,” ujarnya.

Petisi yang terus disebarkan melalui media sosial ini diharapkan semakin banyak ditandatangani warga Magetan. Tekanan publik diyakini dapat mendorong wakil rakyat maupun pemerintah daerah untuk memastikan APBD benar-benar mengutamakan kepentingan masyarakat.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Ozon Sedunia, KAI Daop 7 Madiun Bagi Bibit Pohon Buah dan Tanaman Hias

    Hari Ozon Sedunia, KAI Daop 7 Madiun Bagi Bibit Pohon Buah dan Tanaman Hias

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun ikut berpartisipasi dalam peringatan Hari Ozon Sedunia yang jatuh setiap 16 September. Tahun ini, peringatan diangkat dengan tema “Dari Sains Menuju Aksi Global”, sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga lapisan ozon dan kualitas udara di tengah meningkatnya tantangan perubahan iklim. Manajer […]

    Bagikan
  • Dampak Politik Menguat, Kasus Korupsi Pokir Guncang Kepercayaan Publik ke DPRD

    Dampak Politik Menguat, Kasus Korupsi Pokir Guncang Kepercayaan Publik ke DPRD

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penetapan enam tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah pokir DPRD Magetan tidak hanya berdampak secara hukum, tetapi juga memicu efek politik yang signifikan. Keterlibatan Suratno yang menjabat sebagai Ketua DPRD aktif, menjadi sorotan publik dan berpotensi memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif. Kepala Kejari Magetan, Sabrul Iman, menegaskan bahwa penegakan […]

    Bagikan
  • Kejari Madiun Segera Sidangkan Kasus Dugaan Tipikor Pembebasan Lahan Tol

    Kejari Madiun Segera Sidangkan Kasus Dugaan Tipikor Pembebasan Lahan Tol

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun –  Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun dalam waktu dekat akan segera melakukan persidangan terhadap mantan Camat Sawahan, MSD. Yakni tersangka dalam dugaan kasus tindak pidana korupsi (tipikor) proyek pembebasan tanah tol ruas Madiun-Kertosono di titik Desa Cabean, pada 2016-2017 lalu. “Segera, akan kami lakukan sidang pada tersangka mantan camat tersebut,” kata […]

    Bagikan
  • Walikota Madiun, Maidi Pantau MPLS, Maidi : Tidak ada Perpeloncoan

    Walikota Madiun, Maidi Pantau MPLS, Maidi : Tidak ada Perpeloncoan

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, melakukan giat gowes pagi keliling Kota Madiun sembari meninjau hari pertama kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (14/07/2025). Dalam gowes sejauh kurang lebih 25 kilometer tersebut, Maidi menyempatkan diri mengunjungi sejumlah sekolah untuk memastikan kegiatan MPLS berjalan lancar. “Hari ini saya sepedaan kurang lebih 25 […]

    Bagikan
  • Halal Bihalal Asosiasi UMKM Rempah Rimpang Jalin Silaturahmi dan Lestarikan Budaya Jamu

    Halal Bihalal Asosiasi UMKM Rempah Rimpang Jalin Silaturahmi dan Lestarikan Budaya Jamu

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Asosiasi UMKM Rempah Rimpang Kota Madiun kembali menggelar kegiatan tahunan halal bihalal yang menjadi agenda rutin organisasi tersebut. Kegiatan yang berlangsung pada sore hari ini dihadiri oleh para pelaku usaha jamu tradisional serta dihadiri oleh Wali Kota Madiun, Maidi dan sejumlah pemimpin daerah di Kota Madiun. Ketua Asosiasi Rempah Rimpang, […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Ungkap Kasus Pencabulan Terhadap Anak Dibawah Umur

    Polres Madiun Kota Ungkap Kasus Pencabulan Terhadap Anak Dibawah Umur

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota mengamankan seorang pria berinisial MQS atas dugaan pencabulan dan pemerkosaan terhadap anak dibawah umur. Yang bersangkutan dilaporkan oleh orang tua korban yang tidak terima anaknya yang masih berusia belasan tahun mendapat kekerasan seksual. Pria 27 tahun asal Magetan tersebut kini ditahan guna proses penyelidikan lebih lanjut.  Kasat […]

    Bagikan
expand_less