Berita Terkini
Trending Tags

Olahan Lele Jumbo Disulap Jadi Makanan Kekinian

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
  • visibility 28
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga ponorogo ubah lele jumbo menjadi makanan kekinian, Foto : Ega Patria -Sinergia 

Sinergia | Ponorogo – Melimpahnya hasil budidaya ikan lele di Ponorogo, Jawa Timur, kerap tidak sepenuhnya terserap pasar. Terlebih untuk lele ukuran jumbo yang dianggap kurang diminati konsumen. Namun, kondisi ini justru menjadi peluang emas bagi Asri Ananda (40), warga Desa Siman, Kecamatan Siman, Ponorogo.

Sejak 2013, ibu tiga anak ini menyulap lele jumbo menjadi aneka makanan kekinian yang praktis, lezat, dan bergizi. Berkat ketelatenan serta dukungan sang suami, Wasis Subagio, kini ia sukses mengembangkan usaha olahan lele dengan omzet jutaan rupiah per bulan.

Di rumah produksinya, Asri bersama 12 karyawan mengolah lele jumbo menjadi berbagai produk. Prosesnya cukup sederhana, dimulai dari membersihkan lele, memisahkan daging melalui proses fillet, menggilingnya dengan bumbu rahasia, hingga mencampurkannya dengan sayuran segar. Adonan kemudian dibungkus dengan kulit lumpia dan dibentuk menjadi wonton, salah satu produk andalannya.

Selain wonton, ada pula dimsum, tahu bakso lele, hingga sate lilit yang menjadi favorit pelanggan. Produk-produk ini disukai banyak kalangan, termasuk anak-anak, meski di dalamnya terkandung sayuran. Harganya pun terjangkau, berkisar antara Rp16 ribu hingga Rp24 ribu per bungkus, tergantung jenis dan isinya.

“Awalnya karena stok lele jumbo petani tidak terserap pasar, lalu saya mencoba mengolahnya. Ternyata banyak yang suka, bahkan kini pembelinya datang dari berbagai daerah, tidak hanya Ponorogo, tetapi juga Jawa dan Bali,” ungkap Asri.

Setiap minggu, usahanya mampu menghabiskan sedikitnya 80 kilogram lele jumbo. Tidak hanya memberikan nilai tambah bagi para petani, olahan lele ini juga membuka peluang kerja baru bagi warga sekitar. Menariknya, usaha ini tidak hanya berhenti pada bahan baku lele. Asri juga memproduksi makanan berbahan dasar udang, ayam, hingga tuna.

Keberhasilan Asri Ananda menjadi bukti bahwa kreativitas mampu mengubah tantangan menjadi peluang. Dari ikan lele yang kerap dipandang sebelah mata, kini lahir produk-produk modern yang mengangkat nama Ponorogo sekaligus menyejahterakan masyarakatnya.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Siap Tancap Gas Susun RPJMD dan RKPD bersama Pemkab Magetan

    DPRD Siap Tancap Gas Susun RPJMD dan RKPD bersama Pemkab Magetan

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Serah terima jabatan (sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Magetan terlantik periode 2025–2030 resmi digelar, membuka jalan bagi percepatan jalannya roda pemerintahan di Kabupaten Magetan. Prosesi yang berlangsung Senin malam (26/5/2025) ini sekaligus menjadi titik balik setelah proses panjang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang sempat diwarnai pemungutan suara ulang (PSU). Ketua DPRD Magetan, […]

    Bagikan
  • Jemaah Calon Haji Gelombang Dua Tiba di Makkah, Langsung Menunaikan Umrah

    Jemaah Calon Haji Gelombang Dua Tiba di Makkah, Langsung Menunaikan Umrah

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Makkah – Rombongan jemaah calon haji asal Indonesia yang tergabung dalam gelombang kedua mulai berdatangan ke Kota Makkah, Sabtu (18/05/2025). Mereka tiba melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, dan langsung melanjutkan perjalanan menuju kota suci menggunakan bus yang telah disiapkan. Kedatangan jemaah disambut hangat oleh pihak hotel dan syarikah atau penyedia layanan […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Ambil Langkah Preventif Usai Viral Aksi “Balap Orang” di Jalan Raya Sugihwaras

    Polres Magetan Ambil Langkah Preventif Usai Viral Aksi “Balap Orang” di Jalan Raya Sugihwaras

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Viralnya aksi “balap orang” yang menggunakan akses jalan raya di Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, mendorong Polres Magetan untuk segera mengambil langkah cepat. Aksi yang memanfaatkan fasilitas jalan umum untuk kepentingan pribadi tanpa izin resmi, sehingga memicu perhatian publik. Sebagai tindak lanjut, Satuan Lalu Lintas Polres Magetan melalui Unit Kamsel bersama jajaran […]

    Bagikan
  • Ini Respon KPU dan Bawaslu Magetan soal Sidang Sengketa Pilkada Berlanjut ke Pembuktian

    Ini Respon KPU dan Bawaslu Magetan soal Sidang Sengketa Pilkada Berlanjut ke Pembuktian

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Mahkamah Konstitusi telah memutuskan Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), Bupati dan Wakil Bupati Magetan berlanjut ke pembuktian. Putusan tersebut disampaikan Hakim Mahkamah Konstitusi Saldi Isra, dalam Putusan Dismissal, disiarkan secara live streaming kanal Youtube, Selasa (4/2/2025) lalu. Menyikapi hal itu, KPU Magetan tengah fokus menyiapkan berbagai hal. “Kami siapkan […]

    Bagikan
  • BPK Perwakilan Jatim Periksa Laporan Keuangan dan Audit Fisik Penggunaan Anggaran Pemkab Madiun

    BPK Perwakilan Jatim Periksa Laporan Keuangan dan Audit Fisik Penggunaan Anggaran Pemkab Madiun

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) PerwakilanProvinsi Jawa Timur memulai rangkaian pemeriksaan laporan keuangan dan audit fisik atas penggunaan anggaran Pemerintah Kabupaten Madiun tahun 2025. Entry meeting digelar pada Selasa (18/11/2025) dan audit dijadwalkan berlangsung selama satu bulan. Pemeriksaan lanjutan ini akan mengulas laporan akuntansi, keuangan, capaian fisik pekerjaan, serta evaluasi program di […]

    Bagikan
  • Fenomena Rojali dan Rohana Marak di Mal Madiun, Pengunjung Ramai tapi Jarang Belanja

    Fenomena Rojali dan Rohana Marak di Mal Madiun, Pengunjung Ramai tapi Jarang Belanja

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun tengah mengalami fenomena unik di pusat-pusat perbelanjaannya. Istilah Rojali (rombongan jarang beli) dan Rohana (rombongan hanya nanya-nanya) kini makin sering terdengar, menggambarkan perilaku pengunjung yang ramai datang ke mal, namun minim transaksi. Manajer Lawu Plaza, Andreas Nugroho, mengakui bahwa tren tersebut cukup terasa di tempatnya. Ia menyebut banyak […]

    Bagikan
expand_less