Berita Terkini
Trending Tags

PDIP Magetan Dapat “Alarm Keras” dari DPP, Diana Sasa Tegaskan Evaluasi Total

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • visibility 25
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketua DPC PDIP Magetan terpilih, Diana Sasa, Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – PDI Perjuangan Magetan memasuki fase evaluasi besar setelah mengalami rangkaian hasil kurang memuaskan pada Pemilu 2024 serta dua Pilkada beruntun. Ketua DPC PDIP Magetan terpilih, Diana Sasa, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut membuat DPP memberikan perhatian serius pada Magetan.

Menurut Diana, kekalahan beruntun di tingkat legislatif dan eksekutif merupakan penanda bahwa PDIP Magetan butuh pembenahan menyeluruh. Ia menyampaikan bahwa sejak era reformasi, pimpinan DPRD Magetan selalu diduduki PDIP, namun situasi berubah pada Pemilu 2024.

“Kami harus jujur menilai diri sendiri setelah rangkaian kekalahan itu. Hilangnya kursi pimpinan DPRD menjadi peringatan keras bagi kami, bahwa ada aspek-aspek yang memang perlu dievaluasi secara mendalam,” ujarnya, Selasa (23/12/2025).

Diana menambahkan, turunnya perolehan kursi legislatif semakin menegaskan perlunya PDIP membaca ulang aspirasi masyarakat. “Penurunan jumlah kursi ini adalah penanda kedua. Ini menunjukkan ada jarak yang terbentuk antara partai dan masyarakat, dan itu harus kami akui. Tidak cukup berpegang pada kejayaan masa lalu, karena konteks sosial dan politik terus berubah,” jelasnya.

Tak hanya pileg, kegagalan PDIP memenangkan dua Pilkada terakhir turut menjadi perhatian. Diana menyebut hasil tersebut bukan sesuatu yang bisa diabaikan.

“Fakta bahwa kami kalah dua kali di Pilkada tentu menjadi bahan refleksi penting. Dari situ kami belajar untuk memperbaiki pendekatan, cara bekerja, dan cara menjalin komunikasi dengan masyarakat,” terangnya.

Di tengah berbagai tantangan elektoral, Diana menekankan pentingnya PDIP Magetan kembali meneguhkan jati diri sebagai partai ideologis, bukan hanya mengincar kemenangan politik.

“Jika partai terlalu fokus pada elektabilitas, ada risiko kehilangan nilai-nilai dasar. Kemenangan memang relevan, namun yang lebih penting adalah bagaimana PDIP tetap hadir di hati rakyat,” tuturnya.

Diana menilai keberhasilan PDIP Magetan ke depan ditentukan oleh kemampuan menggabungkan pengalaman kader senior dengan energi generasi muda. “Para senior bertugas menjaga arah dan nilai partai, sementara kader muda memberi dorongan perubahan. Bila keduanya selaras, tantangan masa depan akan bisa dihadapi lebih ringan,” kata Diana.

Di akhir pernyataannya, Diana menegaskan bahwa kepemimpinan di DPC bukan sekadar posisi. Ia memaknainya sebagai tugas untuk merapikan organisasi dan merebut kembali kepercayaan masyarakat Magetan.

“Ini tanggung jawab yang besar. Tapi selama kami mau bekerja dengan jujur, teratur, dan kembali turun langsung ke rakyat, saya yakin PDIP Magetan masih punya masa depan,” pungkasnya. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Audiensi Dengan Mahasiswa. Sampaikan 7 Tuntutan ke Forkopimda Ponorogo

    DPRD Audiensi Dengan Mahasiswa. Sampaikan 7 Tuntutan ke Forkopimda Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Puluhan mahasiswa dari 2 organisasi Mahasiswa mendatangi gedung DPRD Ponorogo, Kamis (04/09/2025). Tidak dengan aksi turun jalan, mereka memilih berdialog langsung dengan pimpinan DPRD dan Bupati Ponorogo. Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat paripurna, mahasiswa menyodorkan tujuh poin aspirasi. Di antaranya, penghentian tindakan represif aparat, evaluasi oknum pelanggar HAM, serta […]

    Bagikan
  • Dispendikbud Madiun Akui Ada Kelalaian Sistem Perihal Siswa Tak Terdaftar Meski Ikut MPLS di SMPN 2 Dagangan

    Dispendikbud Madiun Akui Ada Kelalaian Sistem Perihal Siswa Tak Terdaftar Meski Ikut MPLS di SMPN 2 Dagangan

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Madiun akhirnya angkat bicara terkait polemik seorang siswa yang sempat mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 2 Dagangan, namun belakangan dinyatakan tidak terdaftar secara resmi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Insiden ini memicu kegaduhan publik, mengingat siswa tersebut telah mengikuti seluruh […]

    Bagikan
  • Polisi: Unjuk Rasa DPRD Madiun Tak Sesuai Prosedur Hukum

    Polisi: Unjuk Rasa DPRD Madiun Tak Sesuai Prosedur Hukum

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aksi demonstrasi di Gedung DPRD Kota Madiun pada Sabtu (30/08/2025) lalu ternyata tidak memenuhi prosedur sebagaimana diatur dalam undang-undang. Polisi menyebut, aksi yang berakhir ricuh hingga terjadi penjarahan tersebut digelar tanpa surat pemberitahuan resmi. Kasi Humas Polres Madiun Kota, Iptu Ubaidillah, menegaskan bahwa pihaknya hanya menerima satu pemberitahuan yang disampaikan […]

    Bagikan
  • Dua Truk Bertabrakan di Ngawi, Muatan Sapi Berserakan dan Empat Orang Luka-Luka

    Dua Truk Bertabrakan di Ngawi, Muatan Sapi Berserakan dan Empat Orang Luka-Luka

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua truk terjadi di Jalan Raya Ngawi–Karangjati, tepatnya di Desa Padas, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, Jumat (13/2/2026) sekitar pukul 05.15 WIB. Benturan keras antara truk pengangkut sapi dan truk bermuatan kain perca itu menyebabkan empat orang terluka serta menimbulkan kemacetan panjang di jalur utama tersebut. Kecelakaan yang […]

    Bagikan
  • Balon Udara Jatuh di Atap Rumah Warga Madiun, Lansia Panik, Warga Serbu Lokasi

    Balon Udara Jatuh di Atap Rumah Warga Madiun, Lansia Panik, Warga Serbu Lokasi

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Tradisi menerbangkan balon udara tanpa awak dalam rangka Hari Raya Iduladha kembali menimbulkan keresahan warga. Insiden terbaru terjadi di Dusun Balungasri, Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jumat (06/06/2025) pagi. Sebuah balon udara berukuran jumbo dilaporkan jatuh dan menimpa atap rumah milik seorang lansia bernama Suratun (68). Momen tersebut terekam […]

    Bagikan
  • Terdampak Perang Iran–AS, Belasan Jemaah Umroh Asal Ponorogo Sempat Tertahan di Jeddah

    Terdampak Perang Iran–AS, Belasan Jemaah Umroh Asal Ponorogo Sempat Tertahan di Jeddah

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Eskalasi konflik bersenjata antara Iran dan Amerika Serikat berdampak langsung terhadap aktivitas penerbangan internasional di kawasan Timur Tengah. Belasan jemaah umroh asal Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, sempat tertahan di Bandara Jeddah akibat pengaturan ulang jadwal penerbangan dan faktor keamanan. Konflik yang memanas membuat sejumlah jalur udara di kawasan tersebut ditutup sementara. […]

    Bagikan
expand_less