Berita Terkini
Trending Tags

Ratusan Warga Geruduk Kantor Kelurahan Bangunsari, Tolak TPST di Dekat Permukiman

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
  • visibility 417
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ratusan warga Bangunsari tolak pengembangan TPST. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Ratusan warga Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, mendatangi kantor kelurahan setempat pada Minggu (23/8/2026) malam. Mereka menolak rencana pembangunan dan pengembangan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di Dusun Punjul yang dinilai terlalu dekat dengan kawasan permukiman.

Forum yang awalnya digelar untuk menyosialisasikan rencana pengelolaan sampah di TPST Bangunsari itu justru berubah menjadi aksi protes. Warga secara terbuka meminta pemerintah membatalkan rencana pengembangan TPST.

Penolakan warga dipicu kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kesehatan. Mereka juga mempersoalkan minimnya musyawarah dengan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi proyek.

Ketua RW 07 Kelurahan Bangunsari, Mujiono, mengatakan warganya dengan tegas menolak pembangunan maupun pengembangan TPST di wilayah tersebut.

“Tuntutannya warga RW 07 menolak adanya pembangunan TPST. Jadi, menolak pembangunan TPST di lingkungan RW 07,” kata Mujiono di tengah aksi.

Menurut dia, lokasi TPST yang direncanakan berada sangat dekat dengan rumah warga. Warga juga mendapat informasi bahwa fasilitas tersebut akan menampung sampah dari tujuh kecamatan dengan volume hampir 100 ton per hari.

“Kenapa menolaknya, itu dekat sama pemukiman. Jadi kasihan rumah-rumah orang-orang itu,” ujarnya.

Mujiono mengatakan, lahan yang diwacanakan untuk pengembangan TPST memiliki luas sekitar dua hektare dan berstatus sebagai aset pemerintah. Meski demikian, warga meminta pemerintah mempertimbangkan dampak proyek tersebut terhadap masyarakat sekitar.

Penolakan terhadap pengembangan TPST, kata Mujiono, bukan kali pertama disuarakan. Sebelumnya, warga telah memasang sejumlah spanduk sebagai bentuk keberatan di sekitar lokasi TPST Dusun Punjul.

Warga juga mengaku tidak pernah dilibatkan dalam musyawarah sebelum rencana pembangunan tersebut disosialisasikan.

Menurut Mujiono, perwakilan RT dan RW sempat diminta datang ke pusat pemerintahan Kabupaten Madiun di Caruban. Namun, pertemuan itu disebut hanya berisi pemaparan rencana pembangunan, bukan pembahasan bersama warga.

“Tidak ada perundingan. Dari awal tidak ada. Langsung RT/RW dikirim di Caruban. Di sana bukan musyawarah, tapi dipaparkan gambar-gambar yang akan dibangun di lingkungan RW 07. Jadi kaget seluruh warga,” ungkapnya.

Selain persoalan lokasi dan minimnya pelibatan warga, masyarakat juga mempertanyakan rekam jejak pengelolaan tempat pembuangan sampah yang telah ada di kawasan tersebut.

Mujiono menyebut tumpukan sampah di lokasi eksisting telah ada selama bertahun-tahun. Kondisi itu dinilai mengganggu aktivitas warga dan berpotensi menimbulkan dampak terhadap kesehatan.

“Itu ada sampah yang sudah lama, hampir 20 tahun. Itu sebetulnya gagal. Sampah yang ada di TPS di lingkungan RW 07 itu katanya di sana baik-baik, ternyata gagal. Kenapa akan dibangun lagi lebih besar?” katanya.

Warga pun meminta rencana pengembangan TPST tidak dilanjutkan sebelum ada pembahasan terbuka yang melibatkan masyarakat terdampak.

Hingga aksi berlangsung, belum ada keputusan final terkait tuntutan warga. Mujiono mengatakan massa masih menunggu hasil pembahasan lebih lanjut dari pihak terkait.

“Belum jelas nanti. Belum deal kalau penolakan ini. Belum di-ACC. Nunggu nanti malam katanya,” ujarnya.

Ia menegaskan, warga akan kembali menggelar aksi lebih besar apabila tuntutan mereka tidak diakomodasi.

Aksi lanjutan tersebut disebut berpotensi melibatkan warga dari tiga wilayah, yakni Dusun Banaran, Dusun Pikatan, serta warga RW 07 Kelurahan Bangunsari. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angin Kencang Terjang Sukorejo Dan Kauman, Tenda Pernikahan Dan Satu Rumah Rusak

    Angin Kencang Terjang Sukorejo Dan Kauman, Tenda Pernikahan Dan Satu Rumah Rusak

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Ponorogo, Rabu (1/10) sore. Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan di dua lokasi, yakni Kecamatan Sukorejo dan Kauman. Di Kecamatan Sukorejo, sebuah tenda pernikahan porak-poranda setelah diterjang angin. Sejumlah tamu undangan panik dan berhamburan menyelamatkan diri. Bahkan kedua pengantin terpaksa dievakuasi ke tempat aman karena khawatir […]

    Bagikan
  • Pemerintah Tambah Kuota Pupuk Bersubsidi untuk Magetan pada 2026

    Pemerintah Tambah Kuota Pupuk Bersubsidi untuk Magetan pada 2026

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani di Kabupaten Magetan pada 2026 dipastikan lebih aman. Pemerintah pusat meningkatkan alokasi pupuk untuk sejumlah daerah, termasuk Magetan. Hal itu sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga produktivitas sektor pertanian. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan, Uswatul Chasanah, menyebut tambahan tersebut merupakan […]

    Bagikan
  • Plt Wali Kota Madiun Cek Kawasan Bosbow, Siapkan Pengembangan P2L hingga Wisata Heritage

    Plt Wali Kota Madiun Cek Kawasan Bosbow, Siapkan Pengembangan P2L hingga Wisata Heritage

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun bersama jajaran Pemerintah Kota Madiun melakukan peninjauan ke kawasan Bosbow, Selasa (7/7/2026). Kunjungan tersebut difokuskan untuk melihat potensi Pekarangan Pangan Lestari (P2L) sekaligus meninjau pengembangan kawasan heritage yang direncanakan menjadi destinasi wisata. Dalam peninjauan tersebut, Bagus menjelaskan bahwa P2L di Bosbow […]

    Bagikan
  • Video Mapping Show Meriahkan Pembukaan Grebeg Suro Ponorogo

    Video Mapping Show Meriahkan Pembukaan Grebeg Suro Ponorogo

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo terus berinovasi dalam memeriahkan gelaran tahunan Grebeg Suro. Tahun ini, untuk menghindari kesan monoton, Pemkab menghadirkan pertunjukan Video Mapping Show sebagai bagian dari pembukaan acara. Pertunjukan video mapping ini diklaim menjadi yang pertama kali digelar dalam sejarah perayaan Grebeg Suro. Tak tanggung-tanggung, tampilan visual spektakuler tersebut […]

    Bagikan
  • Diguyur Hujan Terus Menerus, Warga Terdampak Tanah Retak di Madiun Pilih Mengungsi ke Tenda Darurat 

    Diguyur Hujan Terus Menerus, Warga Terdampak Tanah Retak di Madiun Pilih Mengungsi ke Tenda Darurat 

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Retakan tanah di Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, semakin mengkhawatirkan. Sedikitnya delapan rumah warga mengalami kerusakan dengan lebar retakan mencapai 10 hingga 15 sentimeter. Retakan tanah sepanjang sekitar 500 meter itu membentang di Dusun Morosowo dan Mendak membentuk pola menyerupai huruf U. Kondisi tersebut diperparah oleh hujan […]

    Bagikan
  • Anggaran Terpangkas, DPRD Kota Madiun Stop Perjalanan Dinas Sejak Awal Agustus

    Anggaran Terpangkas, DPRD Kota Madiun Stop Perjalanan Dinas Sejak Awal Agustus

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aktivitas perjalanan dinas anggota DPRD Kota Madiun terhenti sejak awal Agustus 2025. Kebijakan tersebut merupakan dampak dari instruksi pemerintah pusat terkait efisiensi anggaran yang memangkas pos sekretariat dewan hingga 50 persen. Wakil Ketua DPRD Kota Madiun, Istono, membenarkan kondisi itu. Menurutnya, pemangkasan anggaran otomatis berimbas pada kegiatan dewan yang sudah […]

    Bagikan
expand_less