Berita Terkini
Trending Tags

Anggaran MBG Belum Cair, Ribuan Siswa Kembali Bawa Bekal dari Rumah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • visibility 145
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gambar Ilustrasi

Sinergia | Magetan – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali menghadapi kendala. Keterlambatan pencairan anggaran dari pemerintah pusat menyebabkan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG menghentikan operasionalnya sementara waktu.

Akibat kondisi tersebut, ribuan siswa di puluhan sekolah yang sebelumnya menjadi penerima manfaat program MBG terpaksa kembali membawa bekal makanan dari rumah masing-masing.

Penghentian layanan terjadi dalam dua hari terakhir. Sejumlah sekolah yang rutin menerima distribusi makanan bergizi gratis kini tidak lagi memperoleh pasokan dari dapur MBG yang melayani wilayah mereka.

Satgas MBG Kabupaten Magetan, Awang Arifani, membenarkan bahwa enam SPPG saat ini tidak beroperasi karena masih menunggu pencairan anggaran dari pemerintah pusat.

“Betul, berdasarkan keterangan perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) di daerah kepada kami, ada sebanyak enam SPPG yang saat ini menunggu anggaran dari pusat cair,” ujar Awang.

Menurutnya, penghentian operasional tersebut bersifat sementara. Aktivitas dapur MBG dipastikan akan kembali berjalan setelah dana operasional diterima oleh masing-masing pengelola.

Awang menjelaskan, keterlambatan pencairan anggaran diduga berkaitan dengan proses pergantian pimpinan di tingkat pusat yang berpengaruh terhadap mekanisme administrasi dan pencairan dana program.

“Kami mendapat informasi bahwa pencairan masih menunggu proses di pusat. Begitu anggaran turun, dapur-dapur yang saat ini berhenti akan kembali beroperasi melayani siswa penerima manfaat,” katanya.

Adapun enam SPPG yang saat ini menghentikan operasional meliputi SPPG Magetan Panekan Milangasri, SPPG Magetan Takeran Jomblang, SPPG Magetan Parang Tamanarum, SPPG Magetan Magetan 3, SPPG Magetan Parang Krajan, dan SPPG Magetan Mangkujayan.

Terhentinya operasional enam dapur tersebut berdampak langsung terhadap ribuan pelajar di berbagai jenjang pendidikan yang selama ini mengandalkan program MBG sebagai sumber asupan makan siang bergizi di sekolah.

Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi keberlanjutan program unggulan pemerintah tersebut. Pasalnya, distribusi makanan bergizi kepada siswa sangat bergantung pada kelancaran anggaran operasional yang diterima setiap dapur penyedia layanan.

Selain persoalan anggaran, pelaksanaan MBG di Magetan juga masih dihadapkan pada kendala teknis lainnya. Dari 11 SPPG yang sebelumnya berstatus suspend atau penghentian sementara, lima di antaranya telah kembali beroperasi setelah memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Namun hingga kini masih terdapat enam SPPG yang belum mendapatkan izin operasional karena terkendala pemenuhan standar Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Enam SPPG yang masih berstatus suspend tersebut yakni SPPG Magetan Lembeyan Pupus, SPPG Magetan Karas Sobontoro, SPPG Magetan Karas Temboro, SPPG Magetan Karas Temboro 2, SPPG Magetan Kawedanan Kawedanan, dan SPPG Magetan Sukomoro Tambakmas.

“Sisa yang enam di atas masih belum beres soal IPAL-nya,” kata Awang.

Dengan kondisi tersebut, total terdapat 12 SPPG di Kabupaten Magetan yang saat ini belum beroperasi normal. Enam dapur berhenti sementara karena menunggu pencairan anggaran dari pemerintah pusat, sedangkan enam lainnya masih terkendala pemenuhan persyaratan teknis terkait pengelolaan limbah.

Pemerintah daerah bersama pihak terkait kini berharap persoalan administrasi maupun teknis dapat segera diselesaikan agar seluruh dapur MBG kembali beroperasi dan pelayanan makan bergizi bagi ribuan siswa di Magetan dapat berjalan normal tanpa gangguan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keren ! Baksos Dharma Pertiwi di Ngawi Catat Rekor MURI, Sasar Anak Kebutuhan Khusus

    Keren ! Baksos Dharma Pertiwi di Ngawi Catat Rekor MURI, Sasar Anak Kebutuhan Khusus

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Dharma Pertiwi Daerah E menggelar bakti sosial (Baksos) di Kodim 0805/Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Selasa (25/2/2025). Baksos serentak oleh Dharma Pertiwi ini dilakukan di 1.430 titik yang tersebar di seluruh Indonesia. Baksos yang diselenggarakan itu dalam rangka memperingati Hari Jadi Dharma Pertiwi yang jatuh pada 15 April 2025. “Kegiatan […]

    Bagikan
  • 125 Siswa Resmi Jadi Peserta Didik Baru Sekolah Rakyat Ponorogo

    125 Siswa Resmi Jadi Peserta Didik Baru Sekolah Rakyat Ponorogo

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sebanyak 125 siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA resmi ditetapkan sebagai peserta didik baru Sekolah Rakyat (SR) Ponorogo. Penetapan itu ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko yang berlangsung di Pendopo Agung Pemkab Ponorogo, Senin (14/07/2025) siang. SK tersebut menjadi bukti sah bahwa mereka kini tercatat […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Ajak Warga Rutin Servis Kendaraan Demi Kendalikan Polusi Udara

    Pemkab Madiun Ajak Warga Rutin Servis Kendaraan Demi Kendalikan Polusi Udara

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan lingkungan dengan rutin melakukan servis kendaraan. Langkah ini dinilai sebagai upaya strategis untuk mengurangi polusi udara yang disebabkan oleh emisi gas buang kendaraan bermotor. Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi menegaskan bahwa pemerintah daerah turut berkontribusi dalam upaya menyelamatkan generasi mendatang […]

    Bagikan
  • KPK Ungkap Dugaan Suap Tenaga Kerja Asing, Jerat 2 Eks Dirjen Kemnaker

    KPK Ungkap Dugaan Suap Tenaga Kerja Asing, Jerat 2 Eks Dirjen Kemnaker

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 8 orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengurusan tenaga kerja asing (TKA) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Ironisnya, 2 tersangka diantaranya merupakan mantan Dirjen Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK). Hal itu disampaikan dalam konfrensi pers oleh Pelaksana Harian (Plh) […]

    Bagikan
  • Janin Ditemukan Di Bawah Kasur Warga Ngebel, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

    Janin Ditemukan Di Bawah Kasur Warga Ngebel, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Warga Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan jenazah janin yang terbungkus plastik dan disimpan di bawah kasur sebuah rumah di Desa Pupus, Kecamatan Ngebel, Kamis (16/4/2026) dini hari. Janin tersebut ditemukan di rumah seorang perempuan berinisial T (40). Penemuan ini bermula saat yang bersangkutan menjalani perawatan di RSUD dr Harjono […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Gelar FGD Proklim, Ajak Semua Pihak Hadapi Dampak Perubahan Iklim

    Pemkab Madiun Gelar FGD Proklim, Ajak Semua Pihak Hadapi Dampak Perubahan Iklim

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka pelaksanaan Program Kampung Iklim (Proklim), Kamis (12/06/2025). Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang IT Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Madiun dan dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, perwakilan camat dan kepala desa dari lokasi Proklim, pengusaha, jajaran Perhutani dari KPH Lawu, […]

    Bagikan
expand_less