Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Pemkab Magetan Gencarkan Program Jumingsih, Kang Suyat Tegaskan Pengelolaan Sampah Harus Dimulai dari Rumah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 85
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Program Jumingsih yang dilaksanakan di kawasan Kali Tengah Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Selosari, Kecamatan Magetan Kota.
Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan kembali menggencarkan Program JUMINGSIH (Jumat Minggu Bersih) sebagai upaya memperkuat budaya kerja bakti dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Pada pelaksanaan Jumat (6/2/2026), kegiatan difokuskan di kawasan Kali Tengah (samping utara Klenteng), Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Selosari, Kecamatan Magetan Kota.

Program yang melibatkan ASN, TNI, Polri, instansi pemerintah, sekolah, hingga masyarakat umum ini menjadi gerakan rutin yang terus digalakkan Pemkab Magetan sebagai komitmen menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan sehat.

Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro (Kang Suyat), menegaskan bahwa persoalan sampah tidak akan dapat ditangani hanya oleh pemerintah tanpa peran aktif masyarakat. Menurutnya, kesadaran mengelola sampah harus dimulai dari rumah masing-masing.

“Pemerintah sudah bergerak bersama ASN dan aparat sesuai instruksi pusat, tapi sebanyak apa pun upaya pemerintah tidak akan cukup tanpa keterlibatan masyarakat. Minimal masyarakat harus mulai sadar mengelola sampah di lingkungan terdekatnya,” ujarnya.

Kang Suyat menyebut Pemkab Magetan dalam waktu dekat akan meluncurkan Gerakan Pilah Sampah yang diterapkan mulai dari rumah tangga hingga perkantoran dan sekolah. Sistem pemilahan tersebut dirancang hanya dengan kategori organik (sisa makanan, sayuran, dan limbah rumah tangga lain) dan anorganik (plastik, botol, dan material daur ulang).

“Jika seluruh rumah tangga di Magetan memisahkan sampah organik dan anorganik tanpa terkecuali, maka persoalan sampah bisa teratasi hingga 90 persen,” jelasnya.

Image Not Found
Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro (Kang Suyat) ikut terjunlangsung dalam pelaksanaan kerja bakti. Foto : Kusnanto-Sinergia

Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Milang Asri yang disebut sudah berada dalam status darurat menambah urgensi penataan ulang sistem persampahan di Magetan. Pemerintah pusat dan daerah kini tengah memproses pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) berskala besar dengan nilai investasi mencapai ratusan miliar rupiah.

“Era TPA sudah lewat. Yang tepat sekarang adalah TPST, dan proses perencanaannya sedang berjalan bersama pemerintah pusat,” kata Kang Suyat.

Untuk kawasan perkotaan, Pemkab juga menyiapkan empat titik rumah kompos tempat pembuangan sampah organik terpilah, guna mengurangi beban TPA hingga 70 persen.

Memasuki musim penghujan, Wakil Bupati mengingatkan masyarakat agar tidak membiarkan genangan air terutama di area yang bercampur sampah. Kondisi tersebut berpotensi menjadi sumber penyakit.

“Air yang menggenang dan bercampur sampah adalah kombinasi pemicu penyakit. Karena itu masyarakat harus waspada dan menjaga lingkungannya masing-masing,” tegasnya.

Program JUMINGSIH selama ini tak hanya menjadi agenda rutin kerja bakti, namun juga momentum penguatan budaya gotong royong di masyarakat. Melalui gerakan ini, Pemkab Magetan berharap partisipasi masyarakat semakin meningkat, terutama dalam menghadapi masalah persampahan yang kian kompleks.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebakaran Pabrik Pupuk Organik di Ngawi, Api Diduga dari Sisa Bara Pembakaran

    Kebakaran Pabrik Pupuk Organik di Ngawi, Api Diduga dari Sisa Bara Pembakaran

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kebakaran melanda area pengolahan pupuk organik milik PT Bumi Subur Sentosa di Desa Geneng, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jumat (04/07/2025) malam. Meski tidak ada korban jiwa, kobaran api sempat membesar dan melahap nyaris seluruh tumpukan kayu bakar. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 22.30 WIB, pertama kali diketahui oleh seorang karyawan […]

    Bagikan
  • Seleksi JPTP Pemkab Madiun Masuki Tahap Uji Kompetensi di UNS Solo

    Seleksi JPTP Pemkab Madiun Masuki Tahap Uji Kompetensi di UNS Solo

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Sinergia | Solo – Sebanyak 15 peserta seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemerintah Kabupaten Madiun menjalani uji kompetensi di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo sejak Senin (08/09/2025). Tahap ini berlangsung dua hari, dilanjutkan wawancara oleh panitia seleksi pada Rabu (10/09/2025). Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kabupaten Madiun, Heru Kuncoro, menjelaskan seluruh peserta […]

    Bagikan
  • Seorang Peserta BPJS PBID Merasa Keberatan Dirujuk ke RS Swasta

    Seorang Peserta BPJS PBID Merasa Keberatan Dirujuk ke RS Swasta

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Kab Madiun – Seorang warga Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur mengaku kesal dengan layanan dari salah satu staff puskesmas Gantrung setempat. Kekecewaan itu bermula saat pasien bernama Sri Ningsih (48) ingin berobat mengunakan fasilitas BPJS di rumah sakit yang dekat dengan rumahnya. Akan tetapi dua orang staff puskesmas yang tidak diketahui namanya […]

    Bagikan
  • Kepatihan Ngawi Terancam Runtuh, Bangunan Bersejarah Tahun 1828 Menanti Revitalisasi

    Kepatihan Ngawi Terancam Runtuh, Bangunan Bersejarah Tahun 1828 Menanti Revitalisasi

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Salah satu bangunan bersejarah penting di Kabupaten Ngawi, yakni Kepatihan yang terletak di Jalan Patiunus, Kelurahan Ketanggi, kini dalam kondisi rusak parah. Bangunan bergaya arsitektur Jawa yang berdiri sejak tahun 1828 ini terlihat nyaris roboh. Dindingnya retak, plafon ambrol, pintu-pintu rusak, dan sejumlah bagian jebol. Meski masih difungsikan sebagai Sekretariat […]

    Bagikan
  • Hari Jadi ke-457, Pemkab Madiun Serahkan 15 Unit Mobil Siaga Untuk 15 Desa

    Hari Jadi ke-457, Pemkab Madiun Serahkan 15 Unit Mobil Siaga Untuk 15 Desa

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menyalurkan 15 unit mobil siaga kepada seluruh kecamatan dalam momen Peringatan Hari Jadi ke-457 Kabupaten Madiun. Penyerahan dilakukan di halaman Pendopo Ronggo Djoemeno, Kecamatan Mejayan, Jumat pagi (18/07/2025). Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan distribusi ambulans merupakan bagian dari program “100 Hari Kerja Kabupaten Madiun Bersahaja” dan bertujuan […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Ubah Pasar Pahingan Jadi Sentra UMKM, Pasar Hewan Kemana ?

    Pemkab Magetan Ubah Pasar Pahingan Jadi Sentra UMKM, Pasar Hewan Kemana ?

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, berencana mengubah fungsi Pasar Pahingan atau Pasar Hewan Maospati menjadi pusat kuliner dan UMKM (foodcourt). Langkah ini dilakukan guna mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut serta mendukung aktivitas perguruan tinggi yang berada tidak jauh dari lokasi pasar. Rencana tersebut disampaikan oleh Penjabat (Pj) Bupati […]

    Bagikan
expand_less