Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Magetan Ubah Pasar Pahingan Jadi Sentra UMKM, Pasar Hewan Kemana ?

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
  • visibility 251
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab Magetan sedang meninjau pasar pahingan yang akan di jadikan sebagai pusat kuliner, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, berencana mengubah fungsi Pasar Pahingan atau Pasar Hewan Maospati menjadi pusat kuliner dan UMKM (foodcourt). Langkah ini dilakukan guna mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut serta mendukung aktivitas perguruan tinggi yang berada tidak jauh dari lokasi pasar.

Rencana tersebut disampaikan oleh Penjabat (Pj) Bupati Magetan, Nizhamul, saat melakukan peninjauan lapangan pada Jumat (16/05/2025) yang didampingi sejumlah pejabat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Pj Bupati menjelaskan bahwa pasar hewan yang selama ini berlokasi di Kelurahan Mranggen akan dipindah ke lahan seluas 8.000 meter persegi di Kelurahan Maospati. Sekitar 3.000 meter persegi lahan tersebut akan dimanfaatkan untuk pasar hewan, sementara sisanya akan ditata menjadi penunjang pasar.

“Di sini ada tanah aset Pemkab Magetan kurang lebih 8.000 meter persegi. Untuk pasar hewan cukup 3.000 meter. Sisanya akan kita manfaatkan untuk mendukung aktivitas pasar,” ujar Nizhamul.

Namun, di lokasi yang direncanakan untuk pasar hewan tersebut, masih terdapat sekitar 18 kepala keluarga yang telah menempati lahan secara turun-temurun. Pj Bupati menegaskan bahwa pihaknya telah berdialog langsung dengan warga dan mendapat respons positif.

Image Not Found
Pemkab Magetan sedang meninjau pasar pahingan yang akan di jadikan sebagai pusat kuliner, Foto : Kusnanto – Sinergia

“Benar, ada sekitar 18 KK yang menempati area ini. Tapi mereka siap direlokasi tanpa meminta ganti rugi. Mereka memahami bahwa mereka hanya memiliki hak pakai atas lahan ini,” jelasnya.

Pemkab Magetan juga akan memfasilitasi proses relokasi, termasuk penyediaan kendaraan angkut saat warga memindahkan barang ke tempat tinggal baru.

“Kami tidak membebankan semuanya kepada warga. Pemkab akan bantu proses relokasi agar berjalan lancar,” imbuhnya.

Pemkab Magetan menargetkan pembangunan pasar hewan baru dapat dimulai secepatnya pada tahun 2025 dengan menggunakan anggaran sebesar Rp. 650 juta.

Sementara, keberadaan pusat UMKM di bekas lokasi pasar hewan juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan menciptakan ruang interaksi publik yang lebih tertata. Pembangunan foodcourt sendiri bakal menelan anggaran Rp. 570 juta.

“Lokasi ini strategis. Setelah pasar hewan dipindah, kawasan ini bisa dikembangkan jadi pusat UMKM yang bermanfaat bagi banyak pihak,” pungkas Nizhamul.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penumpang Kereta Saat Mudik Wajib Tahu! KAI Daop 7 Madiun Buka Jalur Cepat Pengaduan

    Penumpang Kereta Saat Mudik Wajib Tahu! KAI Daop 7 Madiun Buka Jalur Cepat Pengaduan

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang puncak arus mudik, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 7 Madiun memperkuat layanan aspirasi masyarakat guna menjaga kenyamanan penumpang selama masa Angkutan Lebaran 2026. Langkah tersebut dilakukan dengan mengoptimalkan implementasi SP4N-LAPOR! sebagai kanal resmi penyampaian aspirasi dan pengaduan publik, baik di area stasiun maupun selama perjalanan kereta api. Manager […]

    Bagikan
  • Solar Sulit, Sopir Madiun Menjerit,  Pertamina Klaim Beberapa SPBU Tunggu Pengiriman

    Solar Sulit, Sopir Madiun Menjerit,  Pertamina Klaim Beberapa SPBU Tunggu Pengiriman

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Warga di wilayah Madiun dalam beberapa minggu terakhir mengeluhkan sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis biosolar. Sejumlah SPBU di Kabupaten maupun Kota Madiun diketahui mengalami kekosongan stok, sehingga antrean panjang kendaraan tak terhindarkan. Pantauan di lapangan SPBU Jiwan misalnya memasang pemberitahuan pada pukul 10.00 WIB “Sedang menunggu kiriman”.Sementara di […]

    Bagikan
  • Ratusan Knalpot Brong Dimusnahkan, Pelanggar Didominasi Pelajar

    Ratusan Knalpot Brong Dimusnahkan, Pelanggar Didominasi Pelajar

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan knalpot brong hasil razia selama pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dimusnahkan oleh jajaran Satlantas Polres Ponorogo. Barang bukti tersebut dihancurkan dengan cara digergaji agar tidak dapat dipasang kembali pada kendaraan. Pemusnahan dilakukan setelah polisi melakukan penindakan di sejumlah titik wilayah Kabupaten Ponorogo selama operasi berlangsung. Knalpot yang tidak sesuai standar […]

    Bagikan
  • Pro Kontra Program MBG Hingga Muncul Keracunan Massal di Madiun Raya

    Pro Kontra Program MBG Hingga Muncul Keracunan Massal di Madiun Raya

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Program Makanan Bergizi Gratis ( MBG) belakangan menuai pro dan kontra publik baik di Kab Magetan, Kab Ngawi dan Kab Madiun. Pemicunya sama yaitu peristiwa keracunan massal yang menimpa pelajar. Tercatat keracunan MBG di Madiun Raya pertama kali muncul di Kec Sine Kab Ngawi. Tak berapa lama, sejumlah pelajar di Kec […]

    Bagikan
  • Audit Koperasi MSI Jadi Penentu Langkah Hukum, Hasil Baru Keluar Akhir September

    Audit Koperasi MSI Jadi Penentu Langkah Hukum, Hasil Baru Keluar Akhir September

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penanganan dugaan permasalahan di Koperasi MSI masih menunggu titik terang. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, mengungkapkan bahwa proses audit internal yang tengah dilakukan Dinas Koperasi menjadi penentu arah penyelidikan selanjutnya. Audit tersebut dijadwalkan rampung pada akhir September 2025. Hasilnya akan menjadi acuan untuk menentukan ada atau tidaknya indikasi tindak […]

    Bagikan
  • Was – Was , Warga Pomahan Minta Sukar Jalani Pengobatan Sebelum Kembali

    Was – Was , Warga Pomahan Minta Sukar Jalani Pengobatan Sebelum Kembali

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Warga Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, masih diliputi rasa was-was pasca peristiwa tragis pembunuhan pasangan suami istri Kaseno dan Sarilah oleh anak kandungnya sendiri, Sukar. Pantauan Kamis (25/09/2025), warga terus berdatangan untuk takziah ke rumah duka. Meski suasana duka masih terasa, kecemasan masyarakat belum mereda. Mereka khawatir Sukar yang diduga […]

    Bagikan
expand_less