Berita Terkini
Trending Tags

Seorang Peserta BPJS PBID Merasa Keberatan Dirujuk ke RS Swasta

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
  • visibility 133
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kab Madiun – Seorang warga Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur mengaku kesal dengan layanan dari salah satu staff puskesmas Gantrung setempat. Kekecewaan itu bermula saat pasien bernama Sri Ningsih (48) ingin berobat mengunakan fasilitas BPJS di rumah sakit yang dekat dengan rumahnya.

Akan tetapi dua orang staff puskesmas yang tidak diketahui namanya saat melayani Sri, justru merujuknya ke rumah sakit swasta di Kota Madiun yang berjarak 19 Kilometer dari rumahnya. Menurut pengakuan Sri dirinya saat itu pada bulan Nopember 2024 mendatangi Puskesmas Gantrung, usai terdaftar sebagai peserta BPJS dari pemerintah desanya untuk meminta surat rujukan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dolopo guna mengobati sakit hipertiroid yang sudah lama diderita.

Setelah menjalani pemeriksaan awal, kemudian Sri mendapatkan surat rujukan dari pihak Puskesmas Gantrung ke rumah sakit swasta di wilayah Kota Madiun, bukan di RSUD Dolopo yang hanya berjarak 8 Kilometer dari rumahnya. Dihadapan Sri Pihak Puskesmas mengklaim jika sebelumnya wanita 48 tahun itu pernah ditangani oleh rumah sakit di kota madiun dan harus ditangani disana.

“Pihak puskesmas tanya ini mau di tangani dimana?. Saya jawab di RSUD Dolopo. Namun, pihak puskesmas mengatakan jika pertama ditangianin dirumah sakit sana kenapa kok minta di tangani di RSUD Dolopo. Kan, sudah ada rekam medisnya disana. Nanti, kalo di RSUD Dolopo harus mulai dari nol lagi,” ucap Sri, Sabtu (04/01/2025).

Karena tidak mau berdebat akhirnya Sri mengikuti apa yang dikatakan oleh petugas puskesmas Gantrung.

” Ya sudah terserah yang ngasih rujukan, walaupun saya lebih memilih RSUD Dolopo karena lebih dekat dan gak jauh-jauh transportasi nya,” kata Sri.

Tidak sampai disitu, pada 1 Desember 2024 dia mengalami kecelakaan lalu lintas yang membuat kakinya patah tulang dan harus dioperasi. Kondisi kesehatan tidak memungkinkan jika harus menempuh perjalanan jauh untuk melakukan pengobatan penyakit yang dideritanya.

Dana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Madiun Bongkar Jaringan Sabu-Sabu, Sita 1,1 Kg Barang Bukti

    Polres Madiun Bongkar Jaringan Sabu-Sabu, Sita 1,1 Kg Barang Bukti

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Satuan Reserse Narkoba Polres Madiun membongkar jaringan peredaran sabu-sabu di wilayah Kabupaten Madiun. Empat pelaku dengan peran berbeda diamankan dalam operasi terpisah. Total barang bukti mencapai 1,1 kilogram sabu-sabu. Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara menjelaskan, penangkapan pertama dilakukan terhadap DS di tepi Jalan Raya Madiun–Ponorogo, Kecamatan Geger, Rabu (04/06/2025). […]

    Bagikan
  • Lonjakan Kendaraan di Tol JNK Capai 103 Ribu Selama Libur Idul Adha

    Lonjakan Kendaraan di Tol JNK Capai 103 Ribu Selama Libur Idul Adha

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — PT Jasa Marga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) mencatat lonjakan volume lalu lintas kendaraan selama libur Idul Adha 1446 H yang berlangsung sejak Kamis (05/06/2025) sore hingga Senin (09/06/2025). Total kendaraan yang melintasi ruas tol JNK dalam periode tersebut tembus 103.742 unit — naik 36,75 persen dibandingkan hari biasa. Direktur Teknik […]

    Bagikan
  • Waspada ! Kasus Leptospirosis di Ngawi Meningkat, Enam Petani Terinfeksi hingga Mei 2026

    Waspada ! Kasus Leptospirosis di Ngawi Meningkat, Enam Petani Terinfeksi hingga Mei 2026

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi — Kasus leptospirosis atau penyakit yang dikenal luas sebagai “kencing tikus” mulai menunjukkan tren peningkatan di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Hingga pertengahan Mei 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mencatat sedikitnya enam petani terkonfirmasi terinfeksi bakteri leptospira. Kepala Dinkes Ngawi, Heri Nur Fahrudin, menyebut angka tersebut tergolong tinggi jika dibandingkan periode yang sama […]

    Bagikan
  • BPBD Sosialisasikan Mitigasi Bencana bagi Pelajar di Ponorogo

    BPBD Sosialisasikan Mitigasi Bencana bagi Pelajar di Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur bersama BPBD Ponorogo menggelar simulasi kebencanaan di SMKN 2 Ponorogo pada Kamis (13/02/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan siswa dan tenaga pendidik dalam menghadapi bencana alam, terutama banjir, gempa bumi, dan kebakaran. Simulasi dimulai dengan skenario gempa bumi. Saat sirine berbunyi, para siswa dan guru […]

    Bagikan
  • Bazar UMKM 1001 Malam Fest Meriahkan Libur Panjang Idul Adha di PSC Kota Madiun

    Bazar UMKM 1001 Malam Fest Meriahkan Libur Panjang Idul Adha di PSC Kota Madiun

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Suasana kawasan Pahlawan Street Center (PSC) Kota Madiun tampak lebih semarak dengan dibukanya Bazar UMKM bertema 1001 Malam Fest Selasa (26/5/2026). Kegiatan yang digelar selama libur panjang Idul Adha menghadirkan puluhan pelaku UMKM binaan pemerintah kota dengan beragam sajian kuliner dan produk unggulan. Pembukaan bazar dilakukan langsung oleh Plt Wali […]

    Bagikan
  • Puluhan Kambing Mati Misterius di Pulung, Kerugian Capai Rp 200 Juta

    Puluhan Kambing Mati Misterius di Pulung, Kerugian Capai Rp 200 Juta

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 209
    • 0Komentar

    KAB. PONOROGO – Puluhan kambing milik warga di RT 2 RW 2, Dukuh Pohijo, Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, mati secara misterius dalam satu bulan terakhir. Kejadian ini menyebabkan para peternak mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Salah satu warga, Pandi (50), kehilangan tujuh ekor kambingnya. Empat kambing miliknya mati mendadak tanpa gejala, sementara tiga lainnya […]

    Bagikan
expand_less