Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Penataan Kampung Jepang Madiun Dimatangkan, Disiapkan Jadi Wisata Edukasi dan Pusat Bahasa

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
  • visibility 505
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kawasan Kampung Jepang di Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus mematangkan rencana penataan kawasan Kampung Jepang di Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman dengan fokus pada pemanfaatan yang lebih jelas dan berkelanjutan. Proyek ini diarahkan tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan pengembangan potensi lokal.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menegaskan pentingnya penyamaan persepsi antar organisasi perangkat daerah (OPD) sebelum proyek dilanjutkan. Hal ini karena terdapat beberapa dinas yang terlibat langsung dalam pengelolaan kawasan tersebut.

“Harus ada satu persepsi dulu, Kampung Jepang ini ke depan akan dimanfaatkan untuk apa. Siapa yang bertanggung jawab, siapa yang menangani, dan siapa yang merawat harus jelas sebelum proyek dijalankan,” ujar Jumat (16/4/2026).

Menurutnya, konsep penataan saat ini masih dalam tahap pembenahan. Ia memberikan tenggat waktu hingga akhir bulan kepada tim OPD terkait untuk merumuskan konsep final yang nantinya akan dilaporkan secara langsung kepadanya.

Dalam rencana pengembangannya, Kampung Jepang tetap akan difokuskan sebagai kawasan wisata. Namun, Pemkot Madiun juga membuka peluang pengembangan fungsi lain, terutama di bidang edukasi.

Salah satu konsep yakni pengembangan edukasi berbasis pertanian dengan memanfaatkan lahan yang tersedia di kawasan tersebut. Selain itu, juga direncanakan pembangunan laboratorium bahasa yang akan melibatkan kerja sama dengan perguruan tinggi di Kota Madiun.

“Selain wisata, ada peluang ke arah edukasi. Bisa tentang tanaman pertanian, kemudian ada juga rencana lab bahasa yang nanti dikolaborasikan dengan kampus,” jelasnya.

Dari sisi infrastruktur, pemerintah belum merencanakan perubahan fisik secara signifikan dalam waktu dekat. Namun, akan ada penyesuaian fungsi dari fasilitas yang sudah ada agar lebih optimal dan sesuai dengan konsep baru yang disusun.

Tak hanya Kampung Jepang, penataan serupa juga akan dilakukan di kawasan Kampung Korea sebagai bagian dari pengembangan destinasi tematik di Kota Madiun.

Pemkot Madiun berharap, dengan konsep yang matang dan pengelolaan yang jelas, kawasan Kampung Jepang dapat segera dimanfaatkan secara maksimal dan memberikan dampak ekonomi serta edukatif bagi masyarakat. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bulog Ponorogo Salurkan Bantuan Beras, 141.935 KPM Terima Jatah

    Bulog Ponorogo Salurkan Bantuan Beras, 141.935 KPM Terima Jatah

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Ratusan ribu keluarga penerima manfaat (KPM) di wilayah kerja Perum Bulog Cabang Ponorogo mulai menerima bantuan pangan berupa beras. Di Kabupaten Ponorogo sendiri, tercatat sebanyak 141.935 KPM masuk dalam daftar penerima. Pemimpin Cabang Perum Bulog Ponorogo, Budiwan Susanto, mengatakan penyaluran tersebut merupakan tindak lanjut instruksi pemerintah terkait bantuan pangan untuk tiga […]

    Bagikan
  • Arus Mudik Mulai Naik, 15.600 Kendaraan Keluar Tol Madiun dalam Sehari

    Arus Mudik Mulai Naik, 15.600 Kendaraan Keluar Tol Madiun dalam Sehari

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Volume kendaraan pada masa arus mudik Lebaran 2026 mulai mengalami peningkatan signifikan di wilayah Madiun. Hingga Selasa malam (17/3/2026), tercatat belasan ribu kendaraan pribadi keluar melalui Gerbang Tol Madiun. Direktur Utama PT Jasa Marga Ngawi Kertosono Kediri (JNK), Arie Irianto, menyebut lonjakan mulai terlihat sejak H-5 hingga H-4 Lebaran. “Dari data […]

    Bagikan
  • Kurang Hati-Hati Saat Menyalip, Dua Remaja Tabrak Sedan di Kawedanan Magetan

    Kurang Hati-Hati Saat Menyalip, Dua Remaja Tabrak Sedan di Kawedanan Magetan

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas jalan Kawedanan–Maospati, tepatnya di utara Jembatan Gandong, Desa Karangrejo, Kecamatan Kawedanan, Rabu malam (16/7/2025). Dua remaja pengendara motor mengalami patah tulang setelah motor yang mereka kendarai menabrak mobil sedan dari arah berlawanan. Informasi yang dihimpun, M. Ainur Rofiq dan berboncengan dengan Putra Pratama, keduanya warga […]

    Bagikan
  • Peringatan Hari Nyepi Ditutup Dharma Shanti, Masyarakat Jawa Timur Guyub Rukun

    Peringatan Hari Nyepi Ditutup Dharma Shanti, Masyarakat Jawa Timur Guyub Rukun

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Pasuruan – Sebagai puncak rangkaian peringatan Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1947 (2025), ribuan umat Hindu dari seluruh Jawa Timur mengikuti kegiatan Dharma Shanti yang digelar di Taman Candra Wilwatikta, Pandaan, Pasuruan, pada Sabtu (11/05/2025). Tak hanya umat, kegiatan ini juga dihadiri oleh seluruh pengurus dan perwakilan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) dari tingkat […]

    Bagikan
  • Klaim Aset Pemkot, Dosen UNS Sebut Surat BPN Bukan Produk Hukum

    Klaim Aset Pemkot, Dosen UNS Sebut Surat BPN Bukan Produk Hukum

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polemik Surat produk ATR/BPN Kota Madiun yang berisi klaim tanah warga jadi aset Pemkot Madiun terus bergulir. Dosen Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret ( UNS ) Solo menyebut surat BPN itu secara regulasi bukanlah sebuah produk hukum yang sah dari kantor BPN. “Saya mencermati surat BPN itu hanya untuk internal […]

    Bagikan
  • Ini Dugaan Penyebab Tewasnya Mahasiswi UGM di Magetan

    Ini Dugaan Penyebab Tewasnya Mahasiswi UGM di Magetan

    • calendar_month Minggu, 13 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tim infisnPolres Magetan telah merampungkan autopsi terhadap jenazah mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM) di RSUD dr. Sayidiman, Minggu dini hari (13/4/2025). Sheila Amalia Cristanti (21), warga Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun dilaporkan hilang sejak akhir Maret 2025. Jenazahnya ditemukan dalam kondisi memprihatinkan di sebuah parit di kawasan Tikungan Lawu Green Forest, tepatnya […]

    Bagikan
expand_less