Berita Terkini
Trending Tags

Permintaan Sandal Kulit Magetan Menurun Jelang Lebaran 2026, Perajin Hadapi Tantangan Baru

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 14
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Perajin sandal kulit asal Jejeruk, Desa Candirejo Magetan keluhkan turunnya pesanan jelang lebaran, Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, para perajin sandal kulit di Kabupaten Magetan menghadapi situasi yang berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Momentum yang biasanya menjadi puncak penjualan justru tidak memberikan lonjakan signifikan pada permintaan.

Sejumlah perajin mengaku, peningkatan pesanan menjelang Lebaran tahun ini tidak setinggi biasanya. Jika pada periode yang sama di tahun-tahun sebelumnya permintaan bisa melonjak hingga 30–40 persen, kini kenaikan tersebut cenderung lebih rendah.

Agus Juwanto, perajin sandal kulit asal Jejeruk, Desa Candirejo, mengatakan bahwa tren penurunan ini cukup terasa pada usahanya. Ia menyebut, kenaikan pesanan hanya berada di kisaran 20 persen dibanding hari biasa.

“Kalau dibandingkan dengan tahun-tahun lalu, peningkatannya memang tidak sebesar biasanya. Sekarang hanya sekitar 20 persen saja, tidak sampai 30 atau 40 persen seperti sebelumnya,” ujar Agus, Selasa (17/3/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut berdampak pada pendapatan para perajin yang selama ini sangat mengandalkan momen Lebaran sebagai puncak penjualan tahunan.

Agus menilai, perubahan perilaku konsumen menjadi salah satu faktor utama. Masyarakat kini lebih banyak berbelanja melalui platform daring, sehingga permintaan langsung ke perajin mengalami penurunan.

Image Not Found
Saat ini pemasaran sandal kulit Magetan masih didominasi pasar lokal, Foto : Kus-Sinergia

“Sekarang pembeli cenderung memilih belanja lewat marketplace, jadi pesanan ke perajin seperti kami berkurang. Selain itu, sandal kulit juga cukup tahan lama, sehingga orang tidak sering membeli,” jelasnya.

Hingga saat ini, pemasaran sandal kulit Magetan masih didominasi pasar lokal, seperti toko-toko di Pasar Baru, Jalan Sawo, serta kawasan wisata Telaga Sarangan. Ketergantungan pada pasar konvensional ini dinilai menjadi tantangan tersendiri di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat.

Para perajin pun dituntut untuk mulai beradaptasi dengan pemasaran digital agar dapat memperluas jangkauan pasar dan tetap bersaing di tengah perkembangan zaman. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Magetan Gelar Aksi Bersih Jalur Pendakian Gunung Lawu Dukung Gerakan Indonesia ASRI

    Polres Magetan Gelar Aksi Bersih Jalur Pendakian Gunung Lawu Dukung Gerakan Indonesia ASRI

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan menggelar aksi bersih-bersih di jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu, sebagai bagian dari program Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa bersama jajaran Pejabat Utama, para Kapolsek, personel Kopasgat TNI AU, serta Perhutani KPH Lawu. Aksi korve […]

    Bagikan
  • Stok BBM dan LPG di Depo Madiun Dipastikan Aman Jelang Lebaran 2026, Pertamina Imbau Warga Tidak Panic Buying

    Stok BBM dan LPG di Depo Madiun Dipastikan Aman Jelang Lebaran 2026, Pertamina Imbau Warga Tidak Panic Buying

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di wilayah Madiun dan sekitarnya dipastikan dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Pengelola depo memastikan pasokan energi tetap terjaga selama periode mudik dan libur Lebaran. Fuel Terminal Manager PT Pertamina Patra Niaga Madiun, Kadek Dwi Ariyanto mengatakan pihaknya telah mengantisipasi potensi […]

    Bagikan
  • Pendapatan Daerah pada Rencana P-APBD 2025 Kota Madiun Turun Rp. 33,9 Miliar

    Pendapatan Daerah pada Rencana P-APBD 2025 Kota Madiun Turun Rp. 33,9 Miliar

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dampak efisiensi oleh Pemerintah Pusat, pendapatan daerah pada rencana perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Madiun tahun anggaran 2025 diproyeksikan turun. Hal itu terungkap dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun pada Senin (14/07/2025) dengan agenda Penyampaian Nota Keuangan Wali Kota Madiun atas Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran […]

    Bagikan
  • Dugaan Korupsi Pokir DPRD Magetan Menguat, MAKI Klaim Kantongi Dua Alat Bukti dan Siap Gelar Aksi Akbar

    Dugaan Korupsi Pokir DPRD Magetan Menguat, MAKI Klaim Kantongi Dua Alat Bukti dan Siap Gelar Aksi Akbar

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polemik dugaan korupsi dana Pokok Pikiran (Pokir) di lingkungan DPRD Kabupaten Magetan kembali mencuat. Sorotan kini datang dari Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur yang mengaku telah mengantongi dua alat bukti kuat untuk mendorong perkara ini naik ke tahap penyidikan. Koordinator MAKI Jawa Timur, Heru Satriyo, menjelaskan bahwa kasus tersebut […]

    Bagikan
  • Fogging di SDN 02 Madiun Lor, 1 Guru dan 2 Murid Terjangkit DBD

    Fogging di SDN 02 Madiun Lor, 1 Guru dan 2 Murid Terjangkit DBD

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Kesehatan Kota Madiun serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun melakukan fogging atau pengasapan di lingkungan SDN 02 Madiun Lor pada Kamis (05/06/2025) sebagai langkah antisipasi perkembangbiakan nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD). Kepala SDN 02 Madiun Lor, Yuli Sugianingsih, menjelaskan bahwa fogging dilakukan setelah ditemukannya kasus DBD di […]

    Bagikan
  • Kades Sukosari Ajukan Eksepsi, Dakwaan JPU Kasus Korupsi Kolam Renang Dinilai Kabur

    Kades Sukosari Ajukan Eksepsi, Dakwaan JPU Kasus Korupsi Kolam Renang Dinilai Kabur

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Sidang dugaan korupsi pembangunan kolam renang Desa Sukosari, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, dengan terdakwa Kepala Desa Kusno kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Kamis (23/10/2025). Agenda sidang kali ini adalah pembacaan nota keberatan atau eksepsi dari tim penasihat hukum terdakwa. Dalam eksepsi yang dibacakan kuasa hukum terdakwa, R. […]

    Bagikan
expand_less