Berita Terkini
Trending Tags

Dugaan Korupsi Pokir DPRD Magetan Menguat, MAKI Klaim Kantongi Dua Alat Bukti dan Siap Gelar Aksi Akbar

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • visibility 277
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Koordinator MAKI Jawa Timur, Heru Satriyo. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Polemik dugaan korupsi dana Pokok Pikiran (Pokir) di lingkungan DPRD Kabupaten Magetan kembali mencuat. Sorotan kini datang dari Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur yang mengaku telah mengantongi dua alat bukti kuat untuk mendorong perkara ini naik ke tahap penyidikan.

Koordinator MAKI Jawa Timur, Heru Satriyo, menjelaskan bahwa kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat yang diterima sekretariat lembaganya. Temuan awal itu kemudian diperiksa lebih dalam oleh tim Litbang dan unit investigasi internal.

“Laporan pertama datang dari warga. Setelah tim Litbang dan investigasi turun ke lapangan, kami menemukan sejumlah fakta yang cukup mengejutkan,” ujarnya, Sabtu (21/2/2026).

Dalam pemeriksaan lanjutan, tim investigasi MAKI menemukan tujuh lembar kwitansi ijon yang diduga terkait aliran dana hibah di Magetan. Dokumen tersebut diyakini menjadi salah satu bukti kunci yang membuka dugaan praktik penyimpangan.

“Tujuh kwitansi itu berhasil dikumpulkan tim kami. Dari situ muncul dugaan kuat adanya keterkaitan dengan penyaluran dana hibah,” tegas Heru.

MAKI menyebut temuan tersebut telah dianalisis oleh Koordinator Bidang Hukum internal dan dinilai memenuhi syarat minimal dua alat bukti sebagaimana ketentuan hukum acara pidana. Artinya, secara formil, perkara dinilai layak dinaikkan ke tahap penyidikan.

“Menurut analisa bidang hukum kami, dokumen-dokumen itu sudah dapat dijadikan alat bukti yang memenuhi unsur dua bukti permulaan. Pihak-pihak yang namanya tercantum di dalamnya patut dimintai pertanggungjawaban,” jelasnya.

Heru menambahkan bahwa dugaan praktik korupsi tersebut menunjukkan pola terstruktur, sistematis, dan masif (TSM). Penilaian itu didapat setelah tim menyusun peta alur dugaan distribusi dana hibah.

“Indikasi TSM terlihat jelas. Ada peran dari tingkat pimpinan yang kemudian diikuti oleh lapisan di bawahnya,” ujarnya.

Saat ini, kasus tersebut masih berada pada tahap penyelidikan di Kejaksaan Negeri Magetan. MAKI mendesak agar aparat penegak hukum segera meningkatkan statusnya menjadi penyidikan.

“Kami meminta agar prosesnya dipercepat dan segera dinaikkan ke penyidikan berdasarkan temuan yang sudah kami serahkan,” tambah Heru.

Sebagai bentuk tekanan publik, MAKI Jawa Timur berencana menggelar aksi demonstrasi besar di Magetan pada Rabu pekan depan. Massa yang hadir diperkirakan mencapai 300–400 orang.

“Kami akan menggelar aksi akbar di Magetan untuk memberikan dorongan moral dan publik kepada Kejaksaan Negeri Magetan agar mempercepat proses penanganan,” tutupnya.

MAKI memastikan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Sementara itu, publik Magetan menantikan langkah tegas aparat penegak hukum dalam menindaklanjuti dua alat bukti yang diklaim telah dikantongi lembaga antikorupsi tersebut.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inspektorat Turun Gunung Audit Desa Dempelan Soal Pengelolaan Dana PADes

    Inspektorat Turun Gunung Audit Desa Dempelan Soal Pengelolaan Dana PADes

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Desakan warga terkait dugaan penyimpangan dana desa di Dempelan berujung pada langkah audit oleh Inspektorat Kabupaten Madiun. Tim auditor dijadwalkan turun dalam waktu dekat setelah menerima surat permohonan resmi dari Pj Kepala Desa Dempelan. Inspektur Kabupaten Madiun Joko Lelono menegaskan pihaknya telah menyiapkan surat perintah tugas. “Insyaallah Senin tim sudah […]

    Bagikan
  • Klaim Asuransi Aset Daerah Kota Madiun Tahun 2024 Hanya 10 Persen dari Nilai Polis

    Klaim Asuransi Aset Daerah Kota Madiun Tahun 2024 Hanya 10 Persen dari Nilai Polis

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pengadaan asuransi untuk aset Pemerintah Kota Madiun tahun lalu tetap menggunakan pagu anggaran yang sama seperti tahun sebelumnya. Namun, dari hasil evaluasi, klaim asuransi yang diajukan sepanjang tahun 2024 didominasi oleh kendaraan dinas, baik kendaraan operasional maupun kendaraan pejabat. Menurut Lilis Hartutik, Kepala Bidang Akuntansi dan Aset BKAD Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • DPRD Soroti Sekolah Rusak, Tekankan Perbaikan Diminta Tepat Sasaran

    DPRD Soroti Sekolah Rusak, Tekankan Perbaikan Diminta Tepat Sasaran

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kondisi banyaknya sekolah rusak di Kabupaten Madiun mendapat sorotan tajam dari DPRD setempat. Komisi A meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan lebih selektif dalam mengklasifikasi tingkat kerusakan gedung sekolah agar penanganannya bisa diprioritaskan secara tepat. Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Madiun, Purwadi, menekankan bahwa gedung sekolah yang masuk kategori rusak berat […]

    Bagikan
  • Tancap Gas, Wali Kota Madiun Maidi Lakukan Penataan Titik Nol Km

    Tancap Gas, Wali Kota Madiun Maidi Lakukan Penataan Titik Nol Km

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Mengawali bulan suci Ramadhan, Wali Kota Madiun, Maidi tancap gas menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat. Salah satunya terkait laporan masyarakat mengenai kondisi simpang 4 tugu atau titik nol kilometer saat kondisi hujan. Pasalnya, banyak pengendara yang terjatuh akibat kondisi jalan yang licin. Menyikapi hal itu, Maidi yang didampingi Wakil Walikota […]

    Bagikan
  • Ini Temuan Polres Ponorogo Terkait Kematian Remaja Saat Latihan Pencak Silat

    Ini Temuan Polres Ponorogo Terkait Kematian Remaja Saat Latihan Pencak Silat

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Polres Ponorogo terus mendalami kasus meninggalnya MA (17), warga Desa Wonoketro, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, yang meninggal dunia saat mengikuti latihan rutin pencak silat di Balai Desa Josari pada Selasa malam (20/05/2025) Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Rudy Hidajanto, menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi […]

    Bagikan
  • Pembentukan Satgas TPPO, Fokus Lindungi Perempuan dan Anak

    Pembentukan Satgas TPPO, Fokus Lindungi Perempuan dan Anak

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kabupaten Magetan terus diperkuat. Polres Magetan menggandeng Pemerintah Kabupaten Magetan bersama sejumlah instansi terkait dalam kegiatan Advokasi Satgas TPPO yang digelar di Gedung Pesat Gatra Polres Magetan Rabu (17/12/2025). Wakapolres Magetan Kompol Dodik Wibowo menyampaikan bahwa kasus perdagangan orang perlu mendapat perhatian serius. […]

    Bagikan
expand_less