Jumat, 6 Nov 2026
Trending Tags

Permintaan Sandal Kulit Magetan Menurun Jelang Lebaran 2026, Perajin Hadapi Tantangan Baru

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
  • visibility 208
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Perajin sandal kulit asal Jejeruk, Desa Candirejo Magetan keluhkan turunnya pesanan jelang lebaran, Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, para perajin sandal kulit di Kabupaten Magetan menghadapi situasi yang berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Momentum yang biasanya menjadi puncak penjualan justru tidak memberikan lonjakan signifikan pada permintaan.

Sejumlah perajin mengaku, peningkatan pesanan menjelang Lebaran tahun ini tidak setinggi biasanya. Jika pada periode yang sama di tahun-tahun sebelumnya permintaan bisa melonjak hingga 30–40 persen, kini kenaikan tersebut cenderung lebih rendah.

Agus Juwanto, perajin sandal kulit asal Jejeruk, Desa Candirejo, mengatakan bahwa tren penurunan ini cukup terasa pada usahanya. Ia menyebut, kenaikan pesanan hanya berada di kisaran 20 persen dibanding hari biasa.

“Kalau dibandingkan dengan tahun-tahun lalu, peningkatannya memang tidak sebesar biasanya. Sekarang hanya sekitar 20 persen saja, tidak sampai 30 atau 40 persen seperti sebelumnya,” ujar Agus, Selasa (17/3/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut berdampak pada pendapatan para perajin yang selama ini sangat mengandalkan momen Lebaran sebagai puncak penjualan tahunan.

Agus menilai, perubahan perilaku konsumen menjadi salah satu faktor utama. Masyarakat kini lebih banyak berbelanja melalui platform daring, sehingga permintaan langsung ke perajin mengalami penurunan.

Image Not Found
Saat ini pemasaran sandal kulit Magetan masih didominasi pasar lokal, Foto : Kus-Sinergia

“Sekarang pembeli cenderung memilih belanja lewat marketplace, jadi pesanan ke perajin seperti kami berkurang. Selain itu, sandal kulit juga cukup tahan lama, sehingga orang tidak sering membeli,” jelasnya.

Hingga saat ini, pemasaran sandal kulit Magetan masih didominasi pasar lokal, seperti toko-toko di Pasar Baru, Jalan Sawo, serta kawasan wisata Telaga Sarangan. Ketergantungan pada pasar konvensional ini dinilai menjadi tantangan tersendiri di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat.

Para perajin pun dituntut untuk mulai beradaptasi dengan pemasaran digital agar dapat memperluas jangkauan pasar dan tetap bersaing di tengah perkembangan zaman. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabah PMK Kembali Serang Magetan, Peternak Terpaksa Jual Murah Sapi

    Wabah PMK Kembali Serang Magetan, Peternak Terpaksa Jual Murah Sapi

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali merebak di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Desa Bogoarum, Kecamatan Plaosan, menjadi pusat perhatian setelah tiga ekor sapi dilaporkan mati sejak awal September 2025. Kondisi ini membuat lebih dari separuh populasi sapi di desa tersebut terinfeksi. Para peternak pun tak punya banyak pilihan selain menjual […]

    Bagikan
  • Masjid Al Manshur Rejosari Fasilitasi Warga Belajar Al-Qur’an dan Gelar Bazar Ramadan

    Masjid Al Manshur Rejosari Fasilitasi Warga Belajar Al-Qur’an dan Gelar Bazar Ramadan

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Takmir Masjid Al Manshur, Desa Rejosari, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, kembali menggelar kegiatan pembelajaran Al-Qur’an selama bulan Ramadan. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat setempat, dengan jumlah peserta mencapai 60 orang per hari, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Imam Masjid Al Manshur, Nur Edi Susanto, mengungkapkan bahwa kegiatan belajar […]

    Bagikan
  • Disdukcapil Magetan Evaluasi SI-PAK HER, Dorong Layanan Adminduk Beralih ke Digital

    Disdukcapil Magetan Evaluasi SI-PAK HER, Dorong Layanan Adminduk Beralih ke Digital

    • calendar_month Kamis, 5 Nov 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magetan terus mendorong transformasi pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital melalui aplikasi SI-PAK HER. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan lantaran masyarakat cenderung memilih pelayanan tatap muka dibandingkan mengurus dokumen secara mandiri melalui aplikasi. Persoalan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun […]

    Bagikan
  • Tekan Angka Kehamilan Remaja, Pemkot Madiun Gencarkan Edukasi dan Pembinaan Dini

    Tekan Angka Kehamilan Remaja, Pemkot Madiun Gencarkan Edukasi dan Pembinaan Dini

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun terus berupaya menekan angka kehamilan di kalangan remaja. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Puskesmas Demangan, Kamis (30/10/2025). Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam memberikan edukasi serta pembinaan kepada remaja agar lebih memahami risiko pernikahan […]

    Bagikan
  • DPRD Desak Dinsos Madiun Melek Data Soal Peringkat Kedua ODGJ Pasung di Jatim

    DPRD Desak Dinsos Madiun Melek Data Soal Peringkat Kedua ODGJ Pasung di Jatim

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun mendesak Dinas Sosial (Dinsos) setempat segera menuntaskan pemutakhiran data orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang masih dipasung. Langkah ini dinilai penting agar kondisi riil kasus pasung di Kabupaten Madiun bisa diketahui secara jelas. Desakan itu muncul setelah data Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur menyebut Kabupaten Madiun menempati posisi […]

    Bagikan
  • Kapolres Madiun Kumpulkan Bhabinkamtibmas, Singgung Soal Jebakan Tikus Beraliran Listrik

    Kapolres Madiun Kumpulkan Bhabinkamtibmas, Singgung Soal Jebakan Tikus Beraliran Listrik

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kapolres Madiun, AKBP Mohammad Zainur Rofik memberikan pengarahan kepada para Bhabinkamtibmas Polres Madiun yang digelar di Gedung Bhayangkara Polres Madiun, Rabu (5/2/2025). 179 personil Bhabinkamtibmas dinilai menjadi ujung tombak kepolisian di tingkat desa/kelurahan. Kapolres Madiun juga menyinggung permasalahan yang berkaitan dengan jebakan tikus beraliran listrik di persawahan. AKBP Mohammad Zainur […]

    Bagikan
expand_less