Berita Terkini
Trending Tags

Permintaan Sandal Kulit Magetan Menurun Jelang Lebaran 2026, Perajin Hadapi Tantangan Baru

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
  • visibility 123
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Perajin sandal kulit asal Jejeruk, Desa Candirejo Magetan keluhkan turunnya pesanan jelang lebaran, Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, para perajin sandal kulit di Kabupaten Magetan menghadapi situasi yang berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Momentum yang biasanya menjadi puncak penjualan justru tidak memberikan lonjakan signifikan pada permintaan.

Sejumlah perajin mengaku, peningkatan pesanan menjelang Lebaran tahun ini tidak setinggi biasanya. Jika pada periode yang sama di tahun-tahun sebelumnya permintaan bisa melonjak hingga 30–40 persen, kini kenaikan tersebut cenderung lebih rendah.

Agus Juwanto, perajin sandal kulit asal Jejeruk, Desa Candirejo, mengatakan bahwa tren penurunan ini cukup terasa pada usahanya. Ia menyebut, kenaikan pesanan hanya berada di kisaran 20 persen dibanding hari biasa.

“Kalau dibandingkan dengan tahun-tahun lalu, peningkatannya memang tidak sebesar biasanya. Sekarang hanya sekitar 20 persen saja, tidak sampai 30 atau 40 persen seperti sebelumnya,” ujar Agus, Selasa (17/3/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut berdampak pada pendapatan para perajin yang selama ini sangat mengandalkan momen Lebaran sebagai puncak penjualan tahunan.

Agus menilai, perubahan perilaku konsumen menjadi salah satu faktor utama. Masyarakat kini lebih banyak berbelanja melalui platform daring, sehingga permintaan langsung ke perajin mengalami penurunan.

Image Not Found
Saat ini pemasaran sandal kulit Magetan masih didominasi pasar lokal, Foto : Kus-Sinergia

“Sekarang pembeli cenderung memilih belanja lewat marketplace, jadi pesanan ke perajin seperti kami berkurang. Selain itu, sandal kulit juga cukup tahan lama, sehingga orang tidak sering membeli,” jelasnya.

Hingga saat ini, pemasaran sandal kulit Magetan masih didominasi pasar lokal, seperti toko-toko di Pasar Baru, Jalan Sawo, serta kawasan wisata Telaga Sarangan. Ketergantungan pada pasar konvensional ini dinilai menjadi tantangan tersendiri di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat.

Para perajin pun dituntut untuk mulai beradaptasi dengan pemasaran digital agar dapat memperluas jangkauan pasar dan tetap bersaing di tengah perkembangan zaman. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Terkait OTT Wali Kota Nonaktif, KPK Geledah Ruko di Kota Madiun

    Diduga Terkait OTT Wali Kota Nonaktif, KPK Geledah Ruko di Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan dalam rangka pengembangan kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi. Kini, penyidik KPK menyasar sebuah ruko di Jalan Jenderal S. Parman, Kelurahan Oro-Oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Senin (26/1/2026). Pantauan di lokasi, sedikitnya empat mobil Toyota Innova […]

    Bagikan
  • DUH ! Ibu di Magetan Tertipu Mahasiswi Mengaku Dukun, Kerugian Miliaran Rupiah

    DUH ! Ibu di Magetan Tertipu Mahasiswi Mengaku Dukun, Kerugian Miliaran Rupiah

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satreskrim Polres Magetan menangkap seorang dukun palsu yang diduga melakukan penipuan terhadap S (46) warga Magetan. Pelaku berinisial NYW alias Yana alias Eno (28), perempuan asal Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah yang akhirnya ditangkap setelah serangkaian aksi tipu muslihatnya terbongkar. Modusnya mengaku bisa memindahkan janin dari dalam kandungan yang merugikan korban […]

    Bagikan
  • Segera Hadir Mini Zoo Bertema Australia, Pemkot Madiun Target Dibuka Tahun 2026

    Segera Hadir Mini Zoo Bertema Australia, Pemkot Madiun Target Dibuka Tahun 2026

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus berinovasi dalam mengembangkan destinasi wisata edukatif. Kali ini, Pemkot tengah menyiapkan pembangunan mini zoo bertema Australia yang akan menjadi bagian dari kawasan wisata Kampung Australia di area Ngrowo Edu Park. Proyek ini merupakan hasil kerja sama antara Pemkot Madiun dengan Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya. […]

    Bagikan
  • Kemenag Kota Madiun Ajak Santri Jadi Benteng Moral di Era Digital

    Kemenag Kota Madiun Ajak Santri Jadi Benteng Moral di Era Digital

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2025 yang jatuh pada Selasa (22/10/2025), siswa-siswi MAN 2 Kota Madiun bersama Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) se-Kota Madiun menggelar apel peringatan di halaman MAN 2 Kota Madiun. Kegiatan yang berlangsung khidmat itu dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • Piodalan Pura Mandara Giri Semeru Agung 2025, Simbol Persatuan Umat Hindu Nusantara

    Piodalan Pura Mandara Giri Semeru Agung 2025, Simbol Persatuan Umat Hindu Nusantara

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Sinergia | Lumajang – Suasana religius kembali menyelimuti kawasan kaki Gunung Semeru, Sabtu (19/07/2025), saat ribuan umat Hindu memadati Pura Mandara Giri Semeru Agung di Desa Senduro, Kabupaten Lumajang. Kehadiran mereka adalah bagian dari perayaan Piodalan, yaitu upacara sakral ulang tahun pura yang digelar setiap 210 hari menurut kalender Bali. Piodalan tahun ini berlangsung meriah […]

    Bagikan
  • 227 Calon Jemaah Haji Kota Madiun Terima Uang Saku 750 Riyal, Permudah Pembayaran Dam

    227 Calon Jemaah Haji Kota Madiun Terima Uang Saku 750 Riyal, Permudah Pembayaran Dam

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Persiapan keberangkatan jemaah haji Kota Madiun tahun 2026 telah memasuki tahap akhir. Selain kesiapan fisik dan administrasi, perhatian utama juga tertuju pada pemberian uang saku (living allowance) bagi jemaah sebagai bekal selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Sebanyak 227 Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Madiun dipastikan telah menerima perlengkapan utama, […]

    Bagikan
expand_less