Berita Terkini
Trending Tags

Jelang Ramadhan, Harga Cabai Tembus Rp. 95 Ribu per Kg, Ayam Potong Rp. 35 Ribu per Kg

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
  • visibility 161
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Harga cabai meroket jadi 95 ribu rupiah perkilogram, Foto : Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Menjelang bulan suci Ramadhan, harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Legi Ponorogo, Jawa Timur, mengalami kenaikan signifikan. Kenaikan harga paling mencolok terjadi pada cabai rawit yang kini menembus Rp95 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp70 ribu per kilogram.

Selain cabai rawit, kenaikan juga terjadi pada jenis cabai lainnya. Cabai merah besar yang sebelumnya Rp40 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp50 ribu. Hal serupa juga terjadi pada cabai keriting, yang mengalami kenaikan dari Rp40 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram.

Pedagang mengaku kenaikan harga ini berdampak pada omzet penjualan. Pembeli cenderung mengurangi jumlah belanjaan untuk menyesuaikan dengan harga yang semakin tinggi.

“Naik mas, sekarang 95 ribu rupiah. Dampaknya banyak yang mengurangi belanjaan, stok tidak berani banyak-banyak. Biasa bisa menjual 30 kilo, sekarang hanya 15 kilo,” ujar Suprihatin, salah satu pedagang cabai di Pasar Legi, Kamis (27/2/2025).

Tak hanya cabai, harga ayam potong juga mengalami lonjakan. Dari harga sebelumnya Rp30 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp35 ribu per kilogram. Kenaikan tersebut terjadi secara bertahap, dengan kenaikan seribu rupiah setiap harinya sejak sepekan terakhir.

“Sudah sepekan ini naik jadi 35 ribu. Tiap hari kenaikan seribu rupiah. Ya berdampak, pembeli jadi sedikit belanjanya,” kata Sri Pujiati, penjual ayam potong.

Kenaikan harga ini membuat pembeli harus lebih cermat dalam mengatur belanja.

“Hampir semua naik, mas, jelang Ramadhan ini. Biasanya beli setengah kilo cabai, sekarang ya beli sedikit, tiga ribu atau lima ribu rupiah. Yang penting harian aman,” tutur Nita Sugiarti, salah satu pembeli.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok agar tidak memberatkan masyarakat, terutama menjelang bulan Ramadhan.

Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Kurang Hati-Hati, Remaja di Kota Madiun Tewas Usai Tabrak Pick Up

    Diduga Kurang Hati-Hati, Remaja di Kota Madiun Tewas Usai Tabrak Pick Up

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Kapten Tendean Kota Madiun pada Rabu (12/03/2025) malam. Kecelakaan ini melibatkan sebuah pick up bernopol AE 8453 G yang dikendarai oleh Purbandaru Cahyo Laksono (31) warga Kelurahan Kelun Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun, dengan sepeda motor Honda Vario bernopol AE 3647 FC yang dikendarai oleh […]

    Bagikan
  • DLH Madiun Uji Kualitas Air untuk Penuhi Syarat Akreditasi Laboratorium Lingkungan

    DLH Madiun Uji Kualitas Air untuk Penuhi Syarat Akreditasi Laboratorium Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun melakukan pengambilan sampel air di sejumlah aliran sungai sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kaliabu pada Senin (02/09/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pemenuhan syarat akreditasi bagi laboratorium lingkungan yang dikelola UPTD DLH setempat. Kepala DLH Kabupaten Madiun, Muhammad Zahrowi, menjelaskan uji kualitas air […]

    Bagikan
  • KPU Ponorogo Gelar FGD Evaluasi Pemilihan Serentak 2024

    KPU Ponorogo Gelar FGD Evaluasi Pemilihan Serentak 2024

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ponorogo menggelar Focus Group Discussion (FGD) guna menyusun laporan evaluasi pelaksanaan Pemilihan Serentak 2024. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Amaris Ponorogo pada Selasa (25/02/2025) dan menghadirkan empat akademisi sebagai narasumber. Ketua KPU Ponorogo, R. Gaguk Ika Prayitna, menjelaskan diskusi ini terbagi dalam empat sesi. Pembahasan […]

    Bagikan
  • Ini Jurus Wali Kota Maidi Hadapi Pemangkasan Transfer Daerah

    Ini Jurus Wali Kota Maidi Hadapi Pemangkasan Transfer Daerah

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mulai menyiapkan langkah strategis untuk menghadapi kebijakan pemangkasan transfer daerah dari pemerintah pusat. Wali Kota Madiun, Maidi, menyebutkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sembilan jurus atau strategi utama guna menjaga stabilitas keuangan daerah serta memastikan pembangunan tetap berjalan optimal. “Sudah mulai kita siapkan jurus-jurus menghadapi adanya pemangkasan transfer […]

    Bagikan
  • Enam Ribu Santri Ponpes Darul Huda Mayak Dipulangkan Dengan 70 Bus

    Enam Ribu Santri Ponpes Darul Huda Mayak Dipulangkan Dengan 70 Bus

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 731
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sekitar enam ribu santri dan santriwati Pondok Pesantren Darul Huda Mayak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dipulangkan ke daerah asal masing-masing pada Sabtu (7/3/2026). Proses pemulangan dilakukan secara bertahap dengan menyiapkan puluhan armada bus. Sejak pagi hari, para santri tampak bersiap meninggalkan kompleks pondok. Mereka mengemas pakaian serta buku ke dalam tas […]

    Bagikan
  • Coverage Jamsostek Magetan Baru 20,78 Persen, Ratusan Ribu Pekerja Masih Belum Terlindungi

    Coverage Jamsostek Magetan Baru 20,78 Persen, Ratusan Ribu Pekerja Masih Belum Terlindungi

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya mewujudkan perlindungan menyeluruh bagi pekerja di Kabupaten Magetan masih menghadapi tantangan besar. Hingga pertengahan 2026, cakupan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) di Magetan baru mencapai 20,78 persen atau menjadi yang terendah dibandingkan Kota Madiun dan Kabupaten Madiun. Data BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madiun menunjukkan, dari total 328.422 pekerja yang masuk […]

    Bagikan
expand_less