Berita Terkini
Trending Tags

Telur Kotor dalam Paket Program MBG Lembeyan Viral, DPRD Magetan Desak Evaluasi Total

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • visibility 222
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DPRD Magetan langsung melakukan pengecekan lapangan terkait Telur Kotor dalam Paket Program MBG Lembeyan. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, kembali memantik perhatian publik. Sebuah foto telur rebus yang masih tampak bernoda kotoran ayam pada cangkangnya beredar luas di media sosial dan memicu gelombang kritik warganet.

Unggahan itu pertama kali disebarkan akun Facebook Tri Winarsih melalui grup Info Seputar Lembeyan. Dalam foto, telur rebus tersebut terlihat dikemas bersama roti tawar, kecap sachet, dan kacang dalam plastik bening yang dibagikan kepada siswa.

Tri Winarsih menuliskan kekecewaannya dan berharap kejadian serupa tidak terulang. Unggahan itu kemudian viral dan langsung dibanjiri komentar warganet hingga ratusan kali dibagikan ulang.

Banyak warganet menyoroti proses sortir dan pencucian bahan pangan di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Mereka menilai telur dengan cangkang yang tidak dibersihkan dapat berpotensi membawa bakteri, terlebih makanan tersebut dikonsumsi anak sekolah.

Program MBG sejatinya dirancang untuk meningkatkan asupan gizi siswa. Namun, insiden kecil seperti ini disebut dapat merusak kepercayaan publik terhadap kualitas pelaksanaannya.

Menanggapi viralnya foto tersebut, DPRD Kabupaten Magetan menyatakan telah menerima laporan melalui media sosial dan langsung melakukan pengecekan lapangan.

Wakil Ketua DPRD Magetan, Putut Pujiono, menyebut pihaknya segera mengumpulkan seluruh Kepala SPPG untuk melakukan evaluasi menyeluruh.

“Kami akan berkoordinasi dengan Satgas. Semua Kepala SPPG se-Magetan akan kami kumpulkan agar kejadian seperti ini tidak terulang,” ujarnya setelah melakukan sidak, Rabu (25/2/2026).

Putut juga menyoroti fungsi relawan dapur dalam memeriksa bahan pangan sebelum proses pengolahan.

“Relawan seharusnya bisa mencermati kondisi bahan makanan sebelum diproses. Itu tugas penting yang tidak boleh terlewat,” tambahnya.

DPRD memastikan akan memperkuat pengawasan dan meningkatkan standar pengecekan di seluruh dapur SPPG. Menurut mereka, tujuan program ini adalah membentuk generasi yang sehat dan cerdas, sehingga kebersihan makanan menjadi aspek yang tidak boleh dinegosiasikan, meski hanya pada sebutir telur.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berempati, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 081 Jenguk Prajurit yang Sakit

    Berempati, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 081 Jenguk Prajurit yang Sakit

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dua prajurit Korem 081/DSJ saat ini tengah dirawat di rumah sakit. Lettu Czi Siswanto dirawat di RS. DKT Madiun, sedangkan Lettu Inf Eka Adli Prayitno dirawat di RS. Soedono. Ketua Persit KCK Koorcab Rem 081 PD V/Brawijaya, Frieda Untoro berempati terhadap kondisi mereka. Bersama beberapa anggotanya, ia pun menjenguk keduanya. […]

    Bagikan
  • Pencarian Bocah 4 Tahun Hilang di Madiun Belum Membuahkan Hasil, Radius Diperluas

    Pencarian Bocah 4 Tahun Hilang di Madiun Belum Membuahkan Hasil, Radius Diperluas

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Upaya pencarian terhadap Rizuka Putra Ramadhan (4), bocah yang dilaporkan hilang di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, hingga Selasa (14/4/2026) siang masih belum membuahkan hasil. Tim gabungan dari BPBD, kepolisian, relawan, hingga Brimob terus menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi terakhir korban. Kapolsek Saradan, AKP Sukoco, mengatakan pencarian dilakukan […]

    Bagikan
  • Puluhan Kendaraan Dinas Akan Dilelang, Mayoritas dalam Kondisi Rusak Berat

    Puluhan Kendaraan Dinas Akan Dilelang, Mayoritas dalam Kondisi Rusak Berat

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) bakal melelang puluhan kendaraan dinas yang sudah tak lagi layak pakai. Proses lelang akan digelar secara daring lewat situs resmi milik negara. Total ada 95 unit kendaraan yang akan dilepas, terdiri dari 12 mobil dan 83 sepeda motor. Seluruhnya […]

    Bagikan
  • Cerita Warga Soal Perlintasan KA Mangge Magetan, 3 Kali Makan Korban

    Cerita Warga Soal Perlintasan KA Mangge Magetan, 3 Kali Makan Korban

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Perlintasan kereta api di wilayah Desa Mangge, Kecamatan Barat Magetan, Jawa Timur, kembali menorehkan luka. Empat orang tewas seketika setelah kendaraan yang mereka tumpangi dihantam KA Malioboro Ekspres, Senin (19/05/2025). Tragedi ini menjadi kecelakaan ketiga dalam beberapa tahun terakhir di lokasi yang sama dan kali ini yang terparah sejauh ini. […]

    Bagikan
  • Petugas Damkar Madiun Evakuasi Ular Sanca 5 Meter di Permukiman Warga

    Petugas Damkar Madiun Evakuasi Ular Sanca 5 Meter di Permukiman Warga

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun, mengevakuasi seekor ular sanca kembang berukuran besar yang ditemukan warga di selokan dekat permukiman di Jalan Teratai, Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Sabtu tengah malam (22/3/2025). Mendapat laporan dari warga, petugas segera menuju lokasi dan menemukan ular dengan panjang sekitar 5 meter. Proses evakuasi sempat […]

    Bagikan
  • Mengejutkan, Kepala Desa Taji Magetan Mengajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya

    Mengejutkan, Kepala Desa Taji Magetan Mengajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang tutup tahun 2025, Pemerintahan Desa Taji, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, diguncang kabar mengejutkan. Kepala Desa Taji, Sigit Supriyadi, diketahui mengajukan pengunduran diri secara resmi melalui surat yang ditandatangani pada 19 Desember 2025 di atas materai. Dalam dokumen tersebut, Sigit menyampaikan permohonan izin mengundurkan diri tanpa paksaan pihak mana pun. Ia […]

    Bagikan
expand_less