Berita Terkini
Trending Tags

Perubahan KUA-PPAS 2025 Magetan Diteken, Dinilai Minim Pembahasan dan Terburu-buru

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
  • visibility 18
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun 2025 akhirnya disahkan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun 2025 akhirnya disahkan dalam rapat paripurna DPRD Magetan, Kamis (18/09/2025). Penandatanganan dilakukan bersama oleh Bupati Hj. Nanik Endang Rusminiarti dan pimpinan dewan.

Namun, di balik pengesahan itu muncul kritik. Proses pembahasan dinilai terlalu cepat dan minim uji publik. Bahkan, Bupati Nanik sendiri mengakui hal tersebut dalam sambutannya. “Memang pembahasan kali ini relatif singkat,” katanya.

Nanik menegaskan perubahan dokumen anggaran terpaksa dilakukan karena adanya penyesuaian transfer dari pusat.

“Pendapatan daerah berkurang dari Rp1,989 triliun menjadi Rp1,987 triliun. Sedangkan belanja turun dari Rp2,125 triliun menjadi Rp2,096 triliun,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengurangan tersebut berasal dari pemangkasan Dana Alokasi Umum (DAU) mengikat dan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik sebagaimana diatur dalam PMK Nomor 29 Tahun 2025. Meski ada pemotongan, Nanik menegaskan belanja wajib tetap diprioritaskan.

“Selanjutnya, Rancangan Perubahan APBD 2025 akan segera kami ajukan kembali ke DPRD,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Magetan, Suratno, mencoba meredam kritik dengan menyatakan bahwa aspirasi masyarakat tetap diakomodasi.

“Perubahan ini sudah melalui musrenbang dari desa hingga kabupaten, ditambah pokok pikiran dewan. Jadi bukan tanpa proses,” ujarnya.

Suratno juga menyebutkan beberapa program prioritas tetap berjalan, seperti penanganan stunting, gerakan lansia RT, renovasi rumah tidak layak huni, hingga pembangunan ruang kelas baru.

“Bahkan temuan media mengenai kerusakan 50–60 sekolah dasar juga sudah tercatat,” ungkapnya.

Meski demikian, DPRD tak menutup kemungkinan masih adanya SILPA (sisa lebih pembiayaan anggaran) tahun ini.

“Upaya serapan maksimal tetap kami dorong, meskipun realistisnya masih ada potensi SILPA,” kata Suratno.

Rapat paripurna ditutup dengan pernyataan apresiasi Bupati Nanik terhadap DPRD yang dinilai tetap solid meski proses pembahasan berlangsung singkat.

“Keharmonisan ini modal utama untuk membangun Magetan lebih baik. Terima kasih atas dukungan seluruh masyarakat demi Magetan Nyaman, Maju, dan Berkelanjutan,” tutupnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meriahnya Festival Barongsai di Kota Madiun, Sambut Tahun Baru Imlek 2025 dengan Penuh Warna.

    Meriahnya Festival Barongsai di Kota Madiun, Sambut Tahun Baru Imlek 2025 dengan Penuh Warna.

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam memperingati imlek Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kota Madiun menyelenggarakan festival Barongsai pada Senin (28/01/2025). Ratusan warga Kota Madiun tumpah ruah memadati jalan area festival untuk menyaksikan kemeriahan Festival Barongsai. Acara ini yang semula diadakan pada hari Senin sore (27/01/2025) harus di tunda karena terkendala cuaca.  Ketua FOBI Kota […]

    Bagikan
  • Job Fair PNM 2025, Dorong Konektivitas Dunia Kampus dan Industri

    Job Fair PNM 2025, Dorong Konektivitas Dunia Kampus dan Industri

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Politeknik Negeri Madiun (PNM) menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dengan dunia kerja melalui penyelenggaraan Job Fair PNM tahun 2025. Kegiatan ini pada Rabu (29/10/2025) di Graha Vokasi Kampus II PNM ini menghadirkan 18 perusahaan dari berbagai sektor industri meliputi bidang manufaktur, perhotelan, perbankan, teknologi, hingga pendidikan. Job […]

    Bagikan
  • Sidak Pasar Sleko, Bulog Pastikan Stok Pangan Aman Selama Ramadan 1447 H

    Sidak Pasar Sleko, Bulog Pastikan Stok Pangan Aman Selama Ramadan 1447 H

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perum Bulog Cabang Madiun melakukan inspeksi mendadak (Sidak) dan monitoring harga bahan pokok di Pasar Sleko selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan pangan bagi masyarakat. Wakil Pemimpin Cabang Perum Bulog Madiun, Willy Adi, turun langsung ke lapangan bersama jajaran staf. […]

    Bagikan
  • Polres Ngawi Amankan Truk Bermuatan 3 Ton Pupuk Subsidi Tanpa Dokumen Resmi

    Polres Ngawi Amankan Truk Bermuatan 3 Ton Pupuk Subsidi Tanpa Dokumen Resmi

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Satreskrim Polres Ngawi mengungkap kasus penyalahgunaan pupuk bersubsidi jenis Urea dan Phonska, yang dilakukan oleh pelaku berinisial R bin R (58) dan AR bin NF (25). Keduanya, beralamat di Desa Karanganyar Kecamatan Reban Kabupaten Batang Provinsi Jawa Tengah. Kasus ini bermula, pada Selasa (04/03/2025) sekira pukul 19.00 WIB, Tim Tiger […]

    Bagikan
  • Tepis Isu Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Magetan, Pertamina Tegaskan Distribusi Aman

    Tepis Isu Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Magetan, Pertamina Tegaskan Distribusi Aman

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sejumlah warga di Kabupaten Magetan mengeluhkan sulitnya mendapatkan elpiji 3 kilogram bersubsidi menjelang dan setelah Tahun Baru Islam 1447 Hijriah. Meski kelangkaan dilaporkan terjadi di beberapa titik, pihak Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan distribusi berjalan aman dan sesuai prosedur. Kekosongan di tingkat pangkalan disebut bukan disebabkan kelangkaan pasokan, melainkan […]

    Bagikan
  • Kasus PSU diusut Kejari, Puluhan Pengembang Buru-Buru Urus Alih Aset ke Pemkot Madiun

    Kasus PSU diusut Kejari, Puluhan Pengembang Buru-Buru Urus Alih Aset ke Pemkot Madiun

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Sinergia – Kota Madiun | Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun kini tengah mengusut perkara penyalahgunaan prasarana, sarana, utilitas umum (PSU) perumahan. Rupanya hal itu berdampak luas bagi para pengembang perumahan di Kota Madiun.  Bahkan satu per satu pengembang perumahan mulai mengurus penyerahan aset PSU ke Pemkot Madiun. Sesuai data Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman […]

    Bagikan
expand_less