Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Perubahan KUA-PPAS 2025 Magetan Diteken, Dinilai Minim Pembahasan dan Terburu-buru

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
  • visibility 249
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun 2025 akhirnya disahkan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun 2025 akhirnya disahkan dalam rapat paripurna DPRD Magetan, Kamis (18/09/2025). Penandatanganan dilakukan bersama oleh Bupati Hj. Nanik Endang Rusminiarti dan pimpinan dewan.

Namun, di balik pengesahan itu muncul kritik. Proses pembahasan dinilai terlalu cepat dan minim uji publik. Bahkan, Bupati Nanik sendiri mengakui hal tersebut dalam sambutannya. “Memang pembahasan kali ini relatif singkat,” katanya.

Nanik menegaskan perubahan dokumen anggaran terpaksa dilakukan karena adanya penyesuaian transfer dari pusat.

“Pendapatan daerah berkurang dari Rp1,989 triliun menjadi Rp1,987 triliun. Sedangkan belanja turun dari Rp2,125 triliun menjadi Rp2,096 triliun,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengurangan tersebut berasal dari pemangkasan Dana Alokasi Umum (DAU) mengikat dan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik sebagaimana diatur dalam PMK Nomor 29 Tahun 2025. Meski ada pemotongan, Nanik menegaskan belanja wajib tetap diprioritaskan.

“Selanjutnya, Rancangan Perubahan APBD 2025 akan segera kami ajukan kembali ke DPRD,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Magetan, Suratno, mencoba meredam kritik dengan menyatakan bahwa aspirasi masyarakat tetap diakomodasi.

“Perubahan ini sudah melalui musrenbang dari desa hingga kabupaten, ditambah pokok pikiran dewan. Jadi bukan tanpa proses,” ujarnya.

Suratno juga menyebutkan beberapa program prioritas tetap berjalan, seperti penanganan stunting, gerakan lansia RT, renovasi rumah tidak layak huni, hingga pembangunan ruang kelas baru.

“Bahkan temuan media mengenai kerusakan 50–60 sekolah dasar juga sudah tercatat,” ungkapnya.

Meski demikian, DPRD tak menutup kemungkinan masih adanya SILPA (sisa lebih pembiayaan anggaran) tahun ini.

“Upaya serapan maksimal tetap kami dorong, meskipun realistisnya masih ada potensi SILPA,” kata Suratno.

Rapat paripurna ditutup dengan pernyataan apresiasi Bupati Nanik terhadap DPRD yang dinilai tetap solid meski proses pembahasan berlangsung singkat.

“Keharmonisan ini modal utama untuk membangun Magetan lebih baik. Terima kasih atas dukungan seluruh masyarakat demi Magetan Nyaman, Maju, dan Berkelanjutan,” tutupnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petugas Gabungan Evakuasi ODGJ Yang Meresahkan Masyarakat

    Petugas Gabungan Evakuasi ODGJ Yang Meresahkan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Madiun menertibkan seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang meresahkan warga di Kelurahan Krajan, Kecamatan Mejayan. Kasi Binwasluh Satpol PP dan Damkar Kabupaten Madiun, Tatik Wiyati, mengatakan penanganan dilakukan setelah menerima laporan warga. ODGJ tersebut berada di kawasan itu […]

    Bagikan
  • Pemuda 20 Tahun di Ngawi Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak hingga 5 Kali

    Pemuda 20 Tahun di Ngawi Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak hingga 5 Kali

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ngawi mengamankan seorang pemuda berinisial KY, 20, warga Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, yang diduga terlibat kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap anak di bawah umur. KY diamankan polisi di rumahnya di wilayah Kecamatan Bringin pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 13.40 WIB, setelah penyidik melakukan serangkaian […]

    Bagikan
  • Kronologi Anak 7 Tahun Jatuh dari Lantai Atas RS Hermina Madiun, Polisi Cek CCTV

    Kronologi Anak 7 Tahun Jatuh dari Lantai Atas RS Hermina Madiun, Polisi Cek CCTV

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 561
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun dilaporkan terjatuh dari lantai atas di Rumah Sakit Hermina Madiun, Jalan Ring Road Barat, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Rabu (29/4/2026). Peristiwa tersebut kini dalam penyelidikan pihak kepolisian. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban menjalani terapi di Klinik Tumbuh Kembang di rumah sakit […]

    Bagikan
  • Bakso Lele, Primadona Menu Berbuka Puasa Di Ponorogo

    Bakso Lele, Primadona Menu Berbuka Puasa Di Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Di tengah maraknya olahan bakso berbahan dasar daging sapi dan ayam, inovasi kuliner berbahan ikan lele mulai menarik perhatian masyarakat. Salah satunya datang dari Desa Sedah, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, yang menghadirkan bakso berbahan dasar ikan lele sebagai alternatif menu berbuka puasa. Bakso lele ini dinilai memiliki keunggulan dibanding […]

    Bagikan
  • Mundur Mendadak, Kepala Disnaker-KUKM Kota Madiun Resmi Purnatugas, Ada Apa?

    Mundur Mendadak, Kepala Disnaker-KUKM Kota Madiun Resmi Purnatugas, Ada Apa?

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 510
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disnaker-KUKM) Kota Madiun, Ahsan Sri Hasto, resmi melepas jabatannya setelah pengajuan berhenti dari posisi kepala dinas disetujui Pemerintah Kota Madiun. Surat pengajuan tersebut telah ditandatangani Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, Rabu (8/7/2025). Posisi Kepala Disnaker-KUKM untuk sementara […]

    Bagikan
  • Aset Mangkrak Senilai Rp 8 Miliar, Kebocoran PAD Kabupaten Madiun Disorot

    Aset Mangkrak Senilai Rp 8 Miliar, Kebocoran PAD Kabupaten Madiun Disorot

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Madiun kian menjadi sorotan. Sejumlah aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) yang terbengkalai tak hanya kehilangan potensi pemasukan, tetapi juga berisiko menambah beban pemeliharaan tanpa kontribusi nyata bagi kas daerah. Data dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Madiun mencatat, setidaknya ada enam aset […]

    Bagikan
expand_less