Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Petani Madiun Keluhkan Sawah Tercemar Limbah Diduga dari SPPG

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • visibility 35
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi parit tempat aliran limbah yang diduga berasal dari dapur SPPG mengalir ke sawah warga, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Petani di Desa Sumberejo, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, mengeluhkan sawah mereka tercemar limbah sisa makanan. Limbah tersebut diduga berasal dari aktivitas pencucian milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Assalam. Limbah berupa air sisa cucian makanan itu mengalir ke lahan pertanian warga dan menimbulkan bau menyengat.

Podo, salah satu petani mengatakan air yang menggenang di sawah terlihat bercampur minyak dan menimbulkan endapan berwarna keruh. Kondisi itu diduga berasal dari pembuangan limbah rumah tangga SPPG yang mengalir langsung ke area persawahan.

“Nggeh mboten sae. Harusnya air limbah tidak dibuang ke sawah, tapi diarahkan ke parit,” ujar Podo saat ditemui di lokasi, Senin (08/12/2025).

Keluhan serupa disampaikan pemilik sawah, Putut Wagi Mitoyo. Ia menegaskan sawahnya kini berbau tidak sedap dan berpotensi tidak dapat diolah dalam musim tanam berikutnya akibat penumpukan endapan limbah.

“Harapannya limbah sisa cucian jangan dilewatkan sawah. Dibuat aliran sendiri menuju instalasi pembuangan air limbah agar tidak mengganggu lingkungan,” kata Mitoyo.

Menurut warga, limbah yang mencemari lahan terdiri dari sisa makanan, sabun, dan minyak goreng. Endapan limbah disebut semakin tebal setiap hari. Mereka juga mengaku tidak pernah diajak komunikasi maupun musyawarah oleh pengelola SPPG yang mengcover sekitar 2800 siswa tingkat SMP dan SMA tersebut, maupun pemerintah desa terkait operasional layanan tersebut.

Ditemui secara terpisah, pemilik SPPG Assalam, Slamet, menyampaikan bahwa pembuangan limbah selama ini sudah diarahkan ke area resapan. Ia tidak menampik kemungkinan adanya aliran yang terbawa hingga ke area sawah warga.

“Kalau limbah itu dibuang di resapan. Kalau sampai sana ya mungkin ada beberapa hal, namanya juga rumah tangga,” kata Slamet.

Ia menyebut di sekitar lokasi terdapat parit yang menjadi saluran pembuangan, namun mengaku belum mengetahui pasti arah aliran limbah yang dipersoalkan warga.

“Kalau memang ada keluhan dan permintaan warga, saya akan ikuti aturan dan saran,” ucapnya.

Warga berharap pemerintah desa dan dinas terkait turun tangan meninjau dugaan pencemaran tersebut, mengingat pembuangan limbah tanpa instalasi pengolahan dapat merusak kualitas tanah, mematikan organisme lahan, serta mengancam produktivitas panen. (Tov/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Madiun Ajak Generasi Muda Untuk Cerdas dan Berkarakter Pancasila

    Wali Kota Madiun Ajak Generasi Muda Untuk Cerdas dan Berkarakter Pancasila

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, mengajak generasi muda untuk menjadi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter, dan berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila serta norma agama. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan wawasan kebangsaan bersama para pemuda dan karang taruna se-Kecamatan Kartoharjo, pada Senin (27/10/2025). Dalam arahannya, Maidi menegaskan pentingnya membangun karakter generasi muda […]

    Bagikan
  • Jelang Angkutan Lebaran 2026, Direksi KAI dan KNKT Inspeksi Lintas di Wilayah Daop 7 Madiun

    Jelang Angkutan Lebaran 2026, Direksi KAI dan KNKT Inspeksi Lintas di Wilayah Daop 7 Madiun

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan kesiapan operasional menjelang Angkutan Lebaran 2026 dengan melakukan inspeksi lintas di wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, Rabu (11/2/2026). Inspeksi dipimpin langsung oleh Direktur Operasi KAI, Awan Hermawan Purwadinata. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Direksi dan Komisaris KAI, perwakilan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), serta […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Terima Ribuan Pengaduan Terkait Kasus Koperasi MSI

    Polres Magetan Terima Ribuan Pengaduan Terkait Kasus Koperasi MSI

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polemik kasus dugaan penipuan Koperasi Mitra Sejahtera Indonesia (MSI) Magetan terus bergulir. Bahkan, Polres Magetan bekerja sama dengan dinas terkait dari Pemkab Magetan telah membuka posko pengaduan untuk menampung pengaduan nasabah atas kasus ini. Diketahui, nasabah di sejumlah cabang yang ada di wilayah Magetan mencapai sekitar 3.000 anggota. Kapolres Magetan, AKBP […]

    Bagikan
  • Harga Cabai Naik, Pengusaha Kuliner dan Produsen Sambal Tercekik

    Harga Cabai Naik, Pengusaha Kuliner dan Produsen Sambal Tercekik

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Harga cabai rawit di Ponorogo, Jawa Timur hingga kini masih tinggi. Bahkan sempat menyentuh angka Rp. 120 Ribu per kilogramnya. Meski kini turun di kisaran harga Rp. 85 Ribu per kilogram, namun itu masih jauh dari harga normal. Kondisi ini memberikan tekanan besar terhadap pelaku usaha kuliner dan produsen sambal […]

    Bagikan
  • Gus Wahid Gugat PAW DPRD Magetan, Sengketa Internal PKB Memanas

    Gus Wahid Gugat PAW DPRD Magetan, Sengketa Internal PKB Memanas

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suhu politik di Kabupaten Magetan, kembali meningkat seiring dengan langkah hukum yang diambil Nur Wahid atau akrab disapa Gus Wahid. Anggota DPRD Magetan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu resmi menggugat keputusan partainya yang memberhentikannya melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW). Persoalan ini bermula dari Surat Keputusan DPP PKB Nomor […]

    Bagikan
  • Jika Nekad Beroperasi, Satpol PP Pemkab Madiun Ancam Segel PT Wah Lung Indonesia

    Jika Nekad Beroperasi, Satpol PP Pemkab Madiun Ancam Segel PT Wah Lung Indonesia

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dugaan pembangkangan terhadap perintah pemerintah daerah mencuat dalam aktivitas pembangunan yang dilakukan PT Wah Lung Indonesia di Desa Kuwu, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun. Satpol PP bahkan mengancam siap menyegelnya. Kepala Satpol PP Kabupaten Madiun, Imam Nurwedi, menyatakan pihaknya akan melakukan pengecekan langsung ke lokasi. “Nanti kami akan turun untuk memastikan kondisi […]

    Bagikan
expand_less