Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Tambang Ilegal Makin Marak, Walhi Jatim Desak Penegakan Hukum Tegas

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
  • visibility 198
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Aktivitas tambang ilegal di wilayah Magetan, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Magetan – Aktivitas tambang ilegal di wilayah Magetan, Jawa Timur, masih menjadi sorotan. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Timur meminta pemerintah daerah dan aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap perusahaan yang terbukti melanggar aturan, terutama di kawasan Parang dan sekitarnya.

Direktur Eksekutif Walhi Jatim, Wahyu Eka Setyawan, mengungkapkan bahwa kegiatan penambangan yang berlangsung tanpa izin resmi atau melebihi batas wilayah administratif harus dikategorikan sebagai ilegal. Ia menyoroti adanya perusahaan yang telah melakukan eksploitasi padahal izin baru sebatas tahap eksplorasi, bahkan ada yang tidak memiliki izin sama sekali.

“Jika izinnya berada di Jawa Tengah tetapi operasinya dilakukan di wilayah Jawa Timur, itu jelas pelanggaran. Pemerintah daerah tidak boleh diam. Pemkab Magetan punya dasar hukum untuk membawa ini ke ranah hukum,” kata Wahyu, Kamis (15/05/2025).

Menurutnya, tindakan seperti itu bukan hanya soal pelanggaran administratif, tetapi juga berdampak langsung pada lingkungan hidup dan hak masyarakat. Penambangan ilegal berisiko merusak ekosistem, mengganggu sumber daya air, dan meninggalkan beban pemulihan pada negara.

“Satpol PP bisa menjadi ujung tombak penindakan di lapangan. Tapi harus ada koordinasi dengan kepolisian agar penegakan hukum berjalan maksimal,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemkab Magetan sempat memerintahkan penghentian operasional tambang serta mendorong reklamasi lahan. Namun Wahyu menilai langkah tersebut masih setengah hati jika tidak disertai penegakan hukum secara serius. Kasus tambang di Desa Sayutan, Kecamatan Parang oleh CV Putra Anugerah dianggap merugikan masyarakat.

“Ini bukan sekadar kesalahan teknis. Bila benar terbukti melanggar izin dan merusak lingkungan, maka pelakunya harus bertanggung jawab secara hukum, bahkan bisa dijerat pidana lewat UU PPLH dan UU Minerba,” tegas Wahyu.

Ia menambahkan, bila negara abai dalam penindakan, maka potensi bencana lingkungan akan ditanggung oleh masyarakat dan pemerintah sendiri.

“Jika kerusakan terjadi, negara yang harus menanggung biaya pemulihan. Padahal, seharusnya pelaku kerusakan bertanggung jawab penuh secara hukum dan finansial,” tandasnya.

Diketahui, sebagai tindak lanjut, Pemkab Magetan telah melakukan inspeksi ke sejumlah lokasi tambang bermasalah dan mengeluarkan instruksi penghentian operasional. Namun, publik kini menanti langkah hukum konkret sebagai bentuk perlindungan terhadap lingkungan dan keadilan bagi warga terdampak.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tabrakan Argo Bromo Anggrek vs KRL di Bekasi Timur, 4 Penumpang Meninggal, 2 KAJJ di Daop 7 Dibatalkan

    Tabrakan Argo Bromo Anggrek vs KRL di Bekasi Timur, 4 Penumpang Meninggal, 2 KAJJ di Daop 7 Dibatalkan

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Sinergia | Nasional — Insiden tabrakan antara kereta Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line terjadi di Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026). Peristiwa ini mengakibatkan empat penumpang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka. VP Corporate Communication, Anne Purba, menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut. Ia memastikan seluruh 240 penumpang Argo Bromo Anggrek berhasil dievakuasi […]

    Bagikan
  • Hujan Deras Picu Banjir di Magetan, Tanggul Jebol hingga Jalan Rusak

    Hujan Deras Picu Banjir di Magetan, Tanggul Jebol hingga Jalan Rusak

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pada Sabtu (4/4/2026) sore, memicu banjir di sejumlah titik. Air meluap ke permukiman warga hingga ruas jalan utama, menyebabkan kerusakan infrastruktur dan gangguan arus lalu lintas. Salah satu kejadian paling parah terjadi di Jalan Raya Magetan–Sarangan, tepatnya di depan SMA Negeri 3 […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Beruntun 4 Motor di Magetan, Pelajar 17 Tahun Tewas Usai Tabrakan Saat Menyalip

    Kecelakaan Beruntun 4 Motor di Magetan, Pelajar 17 Tahun Tewas Usai Tabrakan Saat Menyalip

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan empat sepeda motor terjadi di Jalan Ngariboyo–Kawedanan, tepatnya di Desa Sugihrejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 06.45 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia, satu korban mengalami luka berat, dan dua lainnya menderita luka ringan. Kasatlantas Polres Magetan AKP Safiq Jundhira […]

    Bagikan
  • Serapan Anggaran 2025 Disorot DPRD, Pemkab Ponorogo Akui Ada Proyek Tertunda Pasca OTT KPK

    Serapan Anggaran 2025 Disorot DPRD, Pemkab Ponorogo Akui Ada Proyek Tertunda Pasca OTT KPK

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Serapan anggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo tahun 2025 menjadi sorotan DPRD. Sejumlah program yang tidak terealisasi hingga akhir tahun menyebabkan munculnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA). Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, mengatakan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kali ini merupakan kelanjutan agenda yang sempat tertunda. DPRD pun membentuk panitia khusus […]

    Bagikan
  • Libur Lebaran, Wahana Air di Kabupaten Madiun Dipadati Pengunjung

    Libur Lebaran, Wahana Air di Kabupaten Madiun Dipadati Pengunjung

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Libur Idul Fitri tahun 2025 dimanfaatkan masyarakat untuk mengunjungi berbagai tempat wisata, salah satunya wahana air di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Sejak H+1 Lebaran, jumlah pengunjung mengalami peningkatan drastis, mencapai hampir 5.000 orang. Mayoritas pengunjung merupakan para pemudik dari luar daerah, seperti wilayah Karesidenan Madiun hingga Jakarta. Kenaikan ini tercatat […]

    Bagikan
  • Naik Oman Air, Jemaah Sindo Wisata Berangkat Menuju Jeddah Arab Saudi

    Naik Oman Air, Jemaah Sindo Wisata Berangkat Menuju Jeddah Arab Saudi

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Oman – Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata tiba di Bandara Udara Internasional Muscat (MCT) Oman. Mereka pun menuju ruang tunggu sebelum masuk ke pesawat. Jemaah pun merasa senang akhirnya bisa berangkat menuju ke Jeddah, Arab Saudi. Seperti yang dirasakan oleh jemaah Haji Khusus Sindo Wisata, Zainal dan istrinya Suwarti yang menceritakan perjuangannya untuk […]

    Bagikan
expand_less