Senin, 2 Nov 2026
Trending Tags

Polres Magetan Perkuat Polisi Jogo Sekolah, Cegah Bullying hingga Kenakalan Remaja

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 21
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polres Magetan memperkuat pencegahan bullying di lingkungan sekolah. (2/11/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Polres Magetan memperkuat upaya pencegahan perundungan (bullying), tawuran, penyalahgunaan narkoba, hingga berbagai bentuk kenakalan remaja melalui program Satgas Pre-Emptive Strike Polisi Jogo Sekolah. Program preventif tersebut menyasar lingkungan pendidikan untuk menciptakan ruang belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi para pelajar.

Penguatan program ditandai dengan Apel Satgas Pre-Emptive Strike Polisi Jogo Sekolah yang dipimpin Kapolres Magetan AKBP Bagas Sancoyoning Aji, S.I.K., M.M., di halaman SMAN 1 Maospati, Senin (2/11/2026).

Program yang merupakan inisiatif Polda Jawa Timur tersebut digencarkan di seluruh jajaran kepolisian sebagai langkah preventif dan preemtif dalam melindungi generasi muda dari berbagai ancaman, mulai dari perundungan, kekerasan, tawuran antarpelajar, penyalahgunaan narkoba, judi online, hingga minuman keras.

Dalam amanatnya, Bagas menegaskan bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan masa depan generasi muda. Karena itu, lingkungan pendidikan harus menjadi tempat yang aman bagi siswa untuk belajar sekaligus mengembangkan diri.

Image Not Found
Kapolres Magetan AKBP Bagas memimpin apel Polisi Jogo Sekolah. Foto : Kus-Sinergia

“Sekolah sejatinya adalah rumah kedua, tempat karakter dibentuk, ilmu ditabur, dan masa depan bangsa dianyam. Namun, kita tidak boleh menutup mata bahwa tantangan zaman semakin kompleks. Ancaman seperti bullying, judi online, bahaya narkoba, hingga kenakalan remaja lainnya terus mengintai anak-anak kita. Karena itu, diperlukan langkah nyata dan kerja sama semua pihak untuk melindungi generasi muda,” tegas Bagas.

Menurutnya, Polisi Jogo Sekolah menjadi salah satu implementasi upaya menciptakan ruang publik yang aman sebagaimana ditekankan dalam Commander Wish Kapolri. Melalui pendekatan bapak asuh, ibu asuh, dan sahabat pelajar, personel kepolisian diharapkan mampu membangun kedekatan dengan siswa sekaligus mendeteksi dini potensi permasalahan di lingkungan sekolah.

Pendekatan tersebut tidak hanya menitikberatkan pada pengawasan, tetapi juga membangun komunikasi yang terbuka antara polisi dan pelajar. Dengan demikian, siswa diharapkan lebih berani menyampaikan persoalan yang dihadapi sebelum berkembang menjadi tindakan yang mengarah pada pelanggaran maupun tindak pidana.

Bagas juga menekankan pentingnya pemetaan zonasi sekolah berdasarkan tingkat kerawanan. Sekolah yang masuk zona merah diharapkan dapat diturunkan menjadi zona kuning, kemudian zona hijau. Sementara itu, sekolah yang telah berada di zona hijau harus terus dipertahankan melalui langkah pencegahan berkelanjutan.

Kapolres meminta seluruh personel polisi pendamping menerapkan konsep 5P, yakni Pembina, Pendamping, Penyuluh, Pencegah, dan Pendengar. Kelima peran tersebut menjadi pedoman agar kehadiran polisi di sekolah benar-benar memberikan perlindungan dan manfaat bagi siswa.

Image Not Found
Polisi Jogo Sekolah menjadi sahabat dan pelindung para pelajar. Foto : Kus-Sinergia

“Kepada seluruh personel polisi pendamping, saya tekankan untuk menerapkan konsep 5P, yakni Pembina, Pendamping, Penyuluh, Pencegah, dan Pendengar. Dekati para siswa dengan hati, jadilah teladan sekaligus sahabat yang dapat dipercaya. Dengarkan keluh kesah mereka, perlakukan siswa secara wajar, dan jangan sampai kehadiran polisi justru membuat mereka merasa diawasi atau ditakuti. Kita hadir untuk melindungi dan membantu. Jaga pula kerahasiaan data siswa maupun orang tua,” lanjutnya.

Selain keterlibatan kepolisian, Bagas menilai perlindungan pelajar membutuhkan sinergi antara sekolah, guru Bimbingan Konseling (BK), dan orang tua. Kolaborasi tersebut diperlukan untuk membangun lingkungan pendidikan yang mampu mengenali serta menangani potensi permasalahan siswa sejak dini.

Melalui Satgas Polisi Jogo Sekolah, Polres Magetan berkomitmen memperkuat peran kepolisian sebagai sahabat pelajar, meningkatkan komunikasi dengan lingkungan pendidikan, serta mencegah berbagai ancaman yang dapat menghambat perkembangan generasi muda.

Program tersebut juga menjadi implementasi semangat Polisi Bersama Masyarakat dan Commander Wish Kapolda Jawa Timur Jogo Omah dengan nilai Merakyat, Bersahabat, dan Bermanfaat.

Dengan keterlibatan kepolisian, sekolah, guru, dan keluarga, upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan kondusif di Kabupaten Magetan diharapkan semakin optimal. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Krz/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Terminal Purboyo Madiun Dipadati Ribuan Penumpang photo_camera 2

    Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Terminal Purboyo Madiun Dipadati Ribuan Penumpang

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Terminal Tipe A Purboyo Madiun sudah dipadati penumpang arus balik sejak H+1 atau pada 22 Maret 2026. Terpantau pada H+4 lebaran atau Kamis (25/3/2026) ini, kepadatan penumpang terlihat di area peron bus maupun ruang tunggu terminal. Bahkan, kedatangan bus pun langsung diserbu para penumpang untuk mendapatkan tempat. Kepala Satuan Pelaksana […]

    Bagikan
  • Jemaah Haji Asal Ngawi Wafat Saat Akan Wukuf di Arafah, Diduga Sesak Napas dan Gula Darah Tinggi

    Jemaah Haji Asal Ngawi Wafat Saat Akan Wukuf di Arafah, Diduga Sesak Napas dan Gula Darah Tinggi

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kabar duka datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Ngawi, Sugiharto Isman Satromiharjo (59), meninggal dunia saat akan menjalani ibadah wukuf di Arafah, Kamis (05/06/2025). Almarhum diduga mengalami sesak napas parah disertai lonjakan kadar gula darah. Sugiharto merupakan warga Perumahan Griya Rahayu, Desa Jururejo, Kecamatan Ngawi, dan tergabung dalam […]

    Bagikan
  • Motif Pengeroyokan Pemuda di Ngawi Terungkap, Dipicu Ikut-ikutan dan Pengaruh Miras

    Motif Pengeroyokan Pemuda di Ngawi Terungkap, Dipicu Ikut-ikutan dan Pengaruh Miras

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Polres Ngawi mengungkap motif di balik aksi penganiayaan terhadap seorang pemuda berinisial AZ (20) yang terjadi di sekitar Pasar Kerten, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Insiden yang berlangsung pada Minggu siang (5/4/2026) yang sempat viral di media sosial dan menjadi perbincangan hangat warganet. Sebelumnya, beredar narasi yang menyebut korban tengah berboncengan dengan […]

    Bagikan
  • Luncurkan Selamat Asri, Pemkab Madiun Sinkronkan Program Kebersihan dengan Instruksi Presiden Prabowo

    Luncurkan Selamat Asri, Pemkab Madiun Sinkronkan Program Kebersihan dengan Instruksi Presiden Prabowo

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 958
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mulai mengakselerasi gerakan lingkungan bersih, sehat, dan rapi melalui program Selamat Asri (Selasa Jumat Aman Sehat Resik Indah). Program ini menjadi tindak lanjut dari instruksi Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong terciptanya budaya hidup bersih secara serentak di seluruh Indonesia. Langkah tersebut juga diselaraskan dengan visi daerah “MADIUN […]

    Bagikan
  • Dramatis! Nenek 72 Tahun Dijambret Usai Keluar Kamar Mandi, Pelaku Ternyata Orang Dekat

    Dramatis! Nenek 72 Tahun Dijambret Usai Keluar Kamar Mandi, Pelaku Ternyata Orang Dekat

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang wanita paruh baya bernama Janem (55), warga Kelurahan Tawanganom, Kecamatan/Kabupaten Magetan, diamankan warga setelah nekat menjambret kalung emas milik mantan majikannya, Selasa (3/3/2026) pagi. Aksi tersebut dilakukan di rumah korban, Sukini (72), warga Kelurahan Sukowinangun. Insiden berlangsung sekitar pukul 06.30 WIB, ketika korban baru keluar dari kamar mandi dan mendapati […]

    Bagikan
  • Harga Sayur Anjlok Usai Nataru, Diduga Dampak Libur Program MBG

    Harga Sayur Anjlok Usai Nataru, Diduga Dampak Libur Program MBG

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penurunan harga sayur secara drastis di berbagai pasar tradisional Kabupaten Magetan setelah libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Selain itu juga diduga belum beroperasinya kembali Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selama dua pekan terakhir, sebagian besar komoditas sayuran mengalami koreksi harga yang cukup besar. Kondisi ini dirasakan pedagang dan petani sebagai […]

    Bagikan
expand_less