Senin, 2 Nov 2026
Trending Tags

Istri Tersangka Mutilasi Madiun Ungkap soal Aktivitas Suami di Belakang Rumah

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 51
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Martha Amalia Iflahah memberikan keterangan dalam konferensi pers. (2/11/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Martha Amalia Iflahah, istri sah tersangka pembunuhan dan mutilasi Dwi Bagus Martono (DBM), mengaku tidak mengetahui aktivitas suaminya di halaman belakang rumah yang diduga menjadi lokasi pembakaran jasad korban. Martha menyebut dirinya sedang mengajar di sekolah saat peristiwa tersebut terjadi.

Pernyataan itu disampaikan Martha saat konferensi pers didampingi kuasa hukumnya. Dia sekaligus membantah mengetahui aktivitas suaminya maupun hubungan DBM dengan perempuan lain yang belakangan terungkap sebagai istri siri tersangka.

Martha menjelaskan, sebagai seorang guru, dirinya memiliki jam kerja mulai pukul 07.00 hingga 15.30 WIB. Setiap pagi, dia sudah harus berada di sekolah untuk melakukan absensi dan baru pulang setelah jam kerja berakhir.

“Pada saat peristiwa itu terjadi dan dilakukan, karena saya seorang guru, saya full sedang mengajar di sekolah. Artinya, saya benar-benar tidak mengetahui peristiwa itu terjadi, benar-benar tidak mengetahui apa yang suami saya lakukan,” kata Martha dihadapan awak media Senin (2/11/2026).

Dia menegaskan, jika aktivitas pembunuhan hingga pembakaran jasad korban dilakukan suaminya di halaman belakang rumah, dirinya sama sekali tidak mengetahui kejadian tersebut.

“Kalau misalnya memang itu semua dilakukan oleh suami saya di rumah kami, di halaman belakang itu, saya benar-benar tidak mengetahui peristiwa itu terjadi dan apa yang suami saya lakukan,” ujarnya.

Martha juga mengaku tidak melihat perubahan perilaku maupun gerak-gerik mencurigakan dari DBM selama berada di rumah. Menurutnya, komunikasi dan interaksi keduanya masih berjalan normal layaknya pasangan suami istri.

DBM Mengaku kepada Martha Telah Menikah Siri

Dia bahkan mengaku baru mengetahui suaminya menjalin hubungan hingga menikah siri dengan Dini Hardiyanti, pada tanggal 10 Oktober 2026, sesuai pengakuan dari DBM kepadanya. Dan saat itu DBM mengaku bahwa istri siri dan anaknya Dini menghilang.

“Jadi awalnya saya tau itu ditanggal 10 Oktober 2026, itu hanya, suami saya menceritakan bahwasanya dia punya hubungan lain, artinya dia punya wanita lain. Kemudian dia sudah menikah siri selama 2 tahun,” ungkapnya.

Di tengah bergulirnya kasus tersebut, Martha mengaku mengalami tekanan emosional setelah mengetahui suaminya diduga terlibat dalam pembunuhan sadis terhadap Dini Hardiyanti dan anaknya, AGF. Dia menyebut peristiwa itu datang secara tiba-tiba dan membuat dirinya sulit menerima kenyataan.

“Kalau dibilang marah, kecewa, sedih, itu pas. Karena saya merasa semuanya seperti tiba-tiba. Saya berusaha untuk kuat, bekerja sama dan kooperatif dengan kepolisian untuk penyelidikan, serta mendampingi suami saya agar berani bertanggung jawab atas proses hukum yang sedang berlanjut,” tuturnya.

Diketahui, Dwi Bagus Martono merupakan tersangka kasus pembunuhan berencana terhadap Dini Hardiyanti, istri sirinya, beserta anak korban berinisial AGF. Kasus tersebut juga disertai dugaan mutilasi dan pembakaran jasad korban untuk menghilangkan jejak kejahatan.

Sebelumnya, penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Timur telah melakukan prarekonstruksi untuk mengungkap rangkaian peristiwa dan sejumlah lokasi yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Atas perbuatannya, DBM dijerat Pasal 459 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait pembunuhan berencana. Tersangka terancam pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Orderan Fiktif, Puluhan Ojol Geruduk Sepasang Remaja

    Diduga Orderan Fiktif, Puluhan Ojol Geruduk Sepasang Remaja

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Seorang remaja perempuan berinisial P (17), warga Perum Tiara, Sragen, dan diduga kekasihnya berinisial MTA (22) dibawa ke Polsek Taman oleh puluhan ojek online (Ojol). Keduanya diduga terlibat dalam kasus penipuan bermodus orderan fiktif terhadap para driver ojol. Akibat perbuatanya tersebut, dinilai merugikan setidaknya delapan driver di Kota Madiun. Koordinator […]

    Bagikan
  • Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Ngawi, Delapan Santri Diduga Jadi Korban

    Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Ngawi, Delapan Santri Diduga Jadi Korban

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Pengasuh Pondok Pesantren Ngawitan Kanjeng Sunan Kalijogo di Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, berinisial DAN resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan dan persetubuhan terhadap sejumlah santri. Penetapan tersangka dilakukan penyidik Unit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ngawi setelah polisi mengantongi alat bukti yang cukup. Kasatreskrim Polres […]

    Bagikan
  • BPR Bank Madiun Serahkan Hadiah Utama Honda Brio Undian Simarmas

    BPR Bank Madiun Serahkan Hadiah Utama Honda Brio Undian Simarmas

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Perumda BPR Bank Madiun menyerahkan hadiah utama program tabungan berjangka Simarmas kepada salah satu nasabahnya, Winarni, warga Desa Ngampel, Kabupaten Madiun. Ia berhak membawa pulang satu unit Honda Brio setelah mengikuti program tersebut melalui 10 rekening aktif. Penyerahan hadiah berlangsung di Kantor BPR Kabupaten Madiun, Jalan Raya Solo–Jiwan, Jumat (21/11/2025). Hadiah […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Berikan Kado Pajak 2026 untuk Ribuan Wajib Pajak

    Pemkot Madiun Berikan Kado Pajak 2026 untuk Ribuan Wajib Pajak

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menyiapkan sejumlah insentif perpajakan bagi ribuan wajib pajak (WP) pada tahun 2026mendatang. Melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), pemkot berencana membebaskan pembayaran PBB-P2 bagi 1.949 WP dengan nilai pajak di bawah Rp 25 ribu. Selain itu, potongan 50 persen akan diberikan kepada 6.148 WP dengan nominal PBB antara […]

    Bagikan
  • 58 Pejabat Pemkot Madiun Dirombak, Kasatpol PP jadi Sekretaris Inspektorat

    58 Pejabat Pemkot Madiun Dirombak, Kasatpol PP jadi Sekretaris Inspektorat

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 429
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelantikan 58 pejabat fungsional dan administrator di lingkungan Pemerintah Kota Madiun pada Selasa (03/09/2025) menghadirkan kejutan. Salah satunya, Sunardi Nurcahyono yang sebelumnya menjabat Kasatpol PP dan Damkar kini resmi mengemban amanah sebagai Sekretaris Inspektorat. Terkait hal itu, Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan mutasi tersebut bukanlah bentuk penurunan jabatan. “Pak Nardi […]

    Bagikan
  • Jumlah Warga Miskin Tahun 2025 Menurun, Dinsos Gencar Verval di Lapangan

    Jumlah Warga Miskin Tahun 2025 Menurun, Dinsos Gencar Verval di Lapangan

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jumlah masyarakat miskin di Kabupaten Madiun per tahun 2025 alami penurunan. Ini seiring dengan jumlah warga yang terdaftar pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) alami penurunan tiga tahun berturut-turut. Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Hendro Suwondo melalui Kabid Perlindungan Jaminan Sosial, Dedy Anggoro menyebutkan pada 2024 jumlah DTKS wilayah […]

    Bagikan
expand_less