Berita Terkini
Trending Tags

PKB Tunjuk Riyin Nur Asiyah Jadi Plt Ketua DPRD Magetan, Gantikan Suratno yang Tersandung Kasus Korupsi Pokir

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • visibility 131
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
PKB tunjuk Riyin Nur Asiyah jadi Plt Ketua DPRD. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Polemik mengenai siapa kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang akan mengisi kursi pimpinan DPRD Magetan akhirnya terjawab. Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB resmi menunjuk Riyin Nur Asiyah sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Magetan menggantikan Suratno yang saat ini berstatus tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana pokok-pokok pikiran (pokir).

Kepastian tersebut diperoleh setelah Sekretariat DPRD Magetan menerima surat resmi dari DPP PKB yang disampaikan melalui Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Magetan pada Selasa (23/6/2026). Surat itu berisi rekomendasi penunjukan Riyin Nur Asiyah untuk mengisi posisi pimpinan DPRD yang saat ini mengalami kekosongan fungsi kepemimpinan.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Magetan, Yok Sujarwadi, membenarkan telah diterimanya surat rekomendasi tersebut.

“Betul, sejak Selasa kemarin Sekretaris DPC PKB Magetan menyampaikan surat dari DPP PKB yang berisi penunjukan pimpinan DPRD dari Partai PKB untuk menggantikan pimpinan definitif yang saat ini berhalangan sementara. Yang diajukan adalah Riyin Nur Asiyah,” ujar Yok, Kamis (25/6/2026).

Penunjukan Riyin sekaligus mengakhiri berbagai spekulasi yang berkembang di kalangan publik maupun internal partai. Sebelumnya, DPC PKB Magetan mengungkapkan terdapat tiga kader yang telah mengikuti dan lolos Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) sebagai calon pimpinan DPRD Magetan. Ketiga nama tersebut adalah Riyin Nur Asiyah, Anton Sholihin, dan Agus Dwi Wibowo.

Meski ketiganya dinilai memiliki peluang yang sama, keputusan akhir berada di tangan DPP PKB. Dari hasil pertimbangan tersebut, Riyin dipilih untuk menjalankan tugas sebagai pimpinan DPRD Magetan hingga ada keputusan hukum tetap terkait status Ketua DPRD definitif.

Yok menjelaskan, setelah surat rekomendasi diterima, DPRD Magetan akan menindaklanjutinya melalui mekanisme administrasi dan politik sesuai ketentuan yang berlaku. Tahapan berikutnya adalah pembahasan dalam rapat paripurna DPRD yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa pekan depan.

“Itu kita proses di lembaga DPRD secara administrasi. Sesuai jadwal nanti hari Selasa dilakukan rapat paripurna,” katanya.

Setelah paripurna menyetujui usulan tersebut, hasil keputusan DPRD akan disampaikan kepada Bupati Magetan untuk diteruskan kepada Gubernur Jawa Timur sebagai dasar penerbitan Surat Keputusan (SK) pengangkatan.

Namun demikian, jabatan yang akan diemban Riyin bukanlah Ketua DPRD definitif. Ia hanya akan menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Magetan.

“Posisinya tetap Plt Ketua DPRD,” tegas Yok.

Status tersebut diberikan karena Suratno selaku Ketua DPRD Magetan hasil penetapan sebelumnya belum diberhentikan secara definitif. Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, proses hukum yang dijalaninya masih berlangsung dan belum memperoleh putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap (inkrah).

Sebagaimana diketahui, Suratno merupakan salah satu dari enam tersangka dalam perkara dugaan korupsi dana pokok-pokok pikiran DPRD Magetan periode 2020–2024. Kasus yang ditangani Kejaksaan Negeri Magetan itu berkaitan dengan proyek-proyek yang memiliki total nilai mencapai Rp242,98 miliar.

Perkara tersebut menjadi salah satu kasus korupsi terbesar yang pernah menyeret unsur pimpinan DPRD di Kabupaten Magetan dan hingga kini masih menjadi perhatian publik. Proses penyidikan terus berjalan sembari menunggu perkembangan lebih lanjut dari aparat penegak hukum.

Dengan telah diterimanya rekomendasi dari DPP PKB, proses pergantian kepemimpinan DPRD Magetan kini memasuki tahap akhir. Apabila seluruh tahapan administrasi dan penerbitan SK Gubernur berjalan lancar, Riyin Nur Asiyah akan segera menjalankan tugas sebagai Plt Ketua DPRD Magetan.

Penunjukan tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas dan keberlangsungan fungsi kelembagaan DPRD Magetan di tengah proses hukum yang masih membelit pimpinan definitif serta meningkatnya tuntutan publik terhadap transparansi dan akuntabilitas pemerintahan daerah. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peristiwa Berdarah Rumah Kos di Nganjuk, 2 Orang Meninggal Dunia, 1 Kritis

    Peristiwa Berdarah Rumah Kos di Nganjuk, 2 Orang Meninggal Dunia, 1 Kritis

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Peristiwa berdarah menghebohkan warga Nganjuk, Jawa Timur. 2 wanita berinisial EN (41) dan EJ (22) penghuni rumah kost di Kelurahan Payaman Kecamatan Nganjuk ditemukan tewas. Sementara, 1 korban lain berinisial ED (18) mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD Nganjuk.  AKP Supriyanto, Kasi Humas Polres Nganjuk membenarkan peristiwa tersebut. Peristiwa dugaan pembunuhan […]

    Bagikan
  • Viral !!! Minibus Tabrak Deretan Motor Parkir, Pelaku Langsung Kabur

    Viral !!! Minibus Tabrak Deretan Motor Parkir, Pelaku Langsung Kabur

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Insiden tabrak lari terjadi di halaman parkir depan salah satu minimarket dekat Lanud Iswahjudi, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, pada Minggu (12/10/2025) sekitar pukul 15.30 WIB. Sebuah mobil minibus berwarna silver menabrak deretan sepeda motor yang terparkir, lalu melarikan diri ke arah barat. Peristiwa ini sempat terekam kamera CCTV minimarket yang membuat […]

    Bagikan
  • DPRD Siap Tancap Gas Susun RPJMD dan RKPD bersama Pemkab Magetan

    DPRD Siap Tancap Gas Susun RPJMD dan RKPD bersama Pemkab Magetan

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Serah terima jabatan (sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Magetan terlantik periode 2025–2030 resmi digelar, membuka jalan bagi percepatan jalannya roda pemerintahan di Kabupaten Magetan. Prosesi yang berlangsung Senin malam (26/5/2025) ini sekaligus menjadi titik balik setelah proses panjang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang sempat diwarnai pemungutan suara ulang (PSU). Ketua DPRD Magetan, […]

    Bagikan
  • Empat Pejabat Bersaing Rebut Kursi Sekda Kabupaten Madiun

    Empat Pejabat Bersaing Rebut Kursi Sekda Kabupaten Madiun

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Empat pejabat internal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun resmi melaju ke tahap lanjutan seleksi terbuka pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda). Mereka dinyatakan lolos seleksi administrasi oleh Panitia Seleksi Terbuka dan Kompetitif Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Senin (2/2/2026). Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Madiun, Heru Kuncoro, mengatakan awalnya […]

    Bagikan
  • Kasus Dugaan Penyalahgunaan Bansos Dinsos-P3A, Kejari Ponorogo Periksa 33 Saksi

    Kasus Dugaan Penyalahgunaan Bansos Dinsos-P3A, Kejari Ponorogo Periksa 33 Saksi

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Penanganan kasus dugaan korupsi atau penyalahgunaan dana bantuan sosial (bansos) di lingkungan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-P3A) Ponorogo terus berlanjut. Hingga kini, penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo telah memeriksa sebanyak 33 orang saksi. Kepala Seksi Intelijen Kejari Ponorogo, I Komang Ugra Jagiwirata menjelaskan, dari total saksi yang telah […]

    Bagikan
  • Petani Gebyog Resah, Distribusi Pupuk Subsidi Tersendat Akibat Tunggakan

    Petani Gebyog Resah, Distribusi Pupuk Subsidi Tersendat Akibat Tunggakan

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Puluhan petani di Desa Gebyog, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, mendatangi kantor desa setempat. Mereka meminta kejelasan distribusi pupuk subsidi untuk musim tanam (MT) kedua yang hingga kini belum tersalurkan. Keterlambatan distribusi membuat para petani cemas. Pasalnya, pemupukan yang tidak tepat waktu dikhawatirkan berimbas pada menurunnya hasil panen, bahkan berpotensi gagal. Permasalahan […]

    Bagikan
expand_less