Berita Terkini
Trending Tags

PKB Tunjuk Riyin Nur Asiyah Jadi Plt Ketua DPRD Magetan, Gantikan Suratno yang Tersandung Kasus Korupsi Pokir

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • visibility 129
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
PKB tunjuk Riyin Nur Asiyah jadi Plt Ketua DPRD. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Polemik mengenai siapa kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang akan mengisi kursi pimpinan DPRD Magetan akhirnya terjawab. Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB resmi menunjuk Riyin Nur Asiyah sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Magetan menggantikan Suratno yang saat ini berstatus tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana pokok-pokok pikiran (pokir).

Kepastian tersebut diperoleh setelah Sekretariat DPRD Magetan menerima surat resmi dari DPP PKB yang disampaikan melalui Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Magetan pada Selasa (23/6/2026). Surat itu berisi rekomendasi penunjukan Riyin Nur Asiyah untuk mengisi posisi pimpinan DPRD yang saat ini mengalami kekosongan fungsi kepemimpinan.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Magetan, Yok Sujarwadi, membenarkan telah diterimanya surat rekomendasi tersebut.

“Betul, sejak Selasa kemarin Sekretaris DPC PKB Magetan menyampaikan surat dari DPP PKB yang berisi penunjukan pimpinan DPRD dari Partai PKB untuk menggantikan pimpinan definitif yang saat ini berhalangan sementara. Yang diajukan adalah Riyin Nur Asiyah,” ujar Yok, Kamis (25/6/2026).

Penunjukan Riyin sekaligus mengakhiri berbagai spekulasi yang berkembang di kalangan publik maupun internal partai. Sebelumnya, DPC PKB Magetan mengungkapkan terdapat tiga kader yang telah mengikuti dan lolos Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) sebagai calon pimpinan DPRD Magetan. Ketiga nama tersebut adalah Riyin Nur Asiyah, Anton Sholihin, dan Agus Dwi Wibowo.

Meski ketiganya dinilai memiliki peluang yang sama, keputusan akhir berada di tangan DPP PKB. Dari hasil pertimbangan tersebut, Riyin dipilih untuk menjalankan tugas sebagai pimpinan DPRD Magetan hingga ada keputusan hukum tetap terkait status Ketua DPRD definitif.

Yok menjelaskan, setelah surat rekomendasi diterima, DPRD Magetan akan menindaklanjutinya melalui mekanisme administrasi dan politik sesuai ketentuan yang berlaku. Tahapan berikutnya adalah pembahasan dalam rapat paripurna DPRD yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa pekan depan.

“Itu kita proses di lembaga DPRD secara administrasi. Sesuai jadwal nanti hari Selasa dilakukan rapat paripurna,” katanya.

Setelah paripurna menyetujui usulan tersebut, hasil keputusan DPRD akan disampaikan kepada Bupati Magetan untuk diteruskan kepada Gubernur Jawa Timur sebagai dasar penerbitan Surat Keputusan (SK) pengangkatan.

Namun demikian, jabatan yang akan diemban Riyin bukanlah Ketua DPRD definitif. Ia hanya akan menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Magetan.

“Posisinya tetap Plt Ketua DPRD,” tegas Yok.

Status tersebut diberikan karena Suratno selaku Ketua DPRD Magetan hasil penetapan sebelumnya belum diberhentikan secara definitif. Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, proses hukum yang dijalaninya masih berlangsung dan belum memperoleh putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap (inkrah).

Sebagaimana diketahui, Suratno merupakan salah satu dari enam tersangka dalam perkara dugaan korupsi dana pokok-pokok pikiran DPRD Magetan periode 2020–2024. Kasus yang ditangani Kejaksaan Negeri Magetan itu berkaitan dengan proyek-proyek yang memiliki total nilai mencapai Rp242,98 miliar.

Perkara tersebut menjadi salah satu kasus korupsi terbesar yang pernah menyeret unsur pimpinan DPRD di Kabupaten Magetan dan hingga kini masih menjadi perhatian publik. Proses penyidikan terus berjalan sembari menunggu perkembangan lebih lanjut dari aparat penegak hukum.

Dengan telah diterimanya rekomendasi dari DPP PKB, proses pergantian kepemimpinan DPRD Magetan kini memasuki tahap akhir. Apabila seluruh tahapan administrasi dan penerbitan SK Gubernur berjalan lancar, Riyin Nur Asiyah akan segera menjalankan tugas sebagai Plt Ketua DPRD Magetan.

Penunjukan tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas dan keberlangsungan fungsi kelembagaan DPRD Magetan di tengah proses hukum yang masih membelit pimpinan definitif serta meningkatnya tuntutan publik terhadap transparansi dan akuntabilitas pemerintahan daerah. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maidi – F.Bagus Panuntun Resmi Ditetapkan Sebagai Walikota – Wakil Walikota Madiun Terpilih

    Maidi – F.Bagus Panuntun Resmi Ditetapkan Sebagai Walikota – Wakil Walikota Madiun Terpilih

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Maidi – F. Bagus Panuntun tinggal selangkah lagi menjadi Walikota – Wakil Walikota Madiun. Hal itu berdasarkan Rapat Pleno Terbuka Penetapan Walikota-Walikota Madiun Terpilih Pemilihan tahun 2024 pada Kamis (9/1/2025). Dalam rapat pleno terbuka yang dipimpin oleh Ketua KPU Kota Madiun, Pita Anjarsari ini menetapkan pasangan calon Maidi – F. […]

    Bagikan
  • Ini Link Download Logo Kemerdekaan RI ke-80, Usung tema ‘Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju

    Ini Link Download Logo Kemerdekaan RI ke-80, Usung tema ‘Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) akhirnya diluncurkan. Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan logo sekaligus tema HUT ke-80 pada Rabu (23/07/2025). Logo yang diluncurkan merupakan karya anak bangsa yang menampilkan angka 8 dan 0, yang menunjukkan arti tanpa batas atau infinity. Dalam rilis yang disampaikan Sekretariat Negara […]

    Bagikan
  • Kakak Adik Penambang Batu di Ponorogo Tewas Tertimbun Longsor

    Kakak Adik Penambang Batu di Ponorogo Tewas Tertimbun Longsor

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Nasib tragis menimpa kakak beradik asal Desa Biting, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo. Keduanya tewas tertimbun material longsor saat menambang batu di bantaran Sungai Dung Gamping, Jumat (05/09/2025). Kedua korban diketahui bernama Tukimun (44) dan Sarno (50). Selain mereka, terdapat satu korban selamat, Leri Windaryanto (36), yang mengalami luka di bagian kaki […]

    Bagikan
  • KA BIAS Catat Lonjakan Penumpang, Capai 153 Ribu dalam Enam Bulan

    KA BIAS Catat Lonjakan Penumpang, Capai 153 Ribu dalam Enam Bulan

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kereta Api Bandara Internasional Adi Soemarmo (KA BIAS) relasi Madiun–Solo kian diminati masyarakat. Sejak perpanjangan rute hingga Stasiun Madiun, layanan ini menunjukkan performa gemilang. Pada semester pertama tahun 2025, tepatnya periode Januari hingga Juni, tercatat sebanyak 153.254 penumpang telah memanfaatkan layanan KA lokal bersubsidi ini. Manajer Humas Daop 7 Madiun, […]

    Bagikan
  • Gedung Bekas Disbudpar Magetan Bakal Disulap Jadi Kantor PMD

    Gedung Bekas Disbudpar Magetan Bakal Disulap Jadi Kantor PMD

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gedung lama milik Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) di Jalan Tripandita, Kelurahan Sukowinangun segera alih fungsi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan memastikan bangunan tersebut tidak lagi dipakai sebagai gudang penyimpanan barang, melainkan akan dialihfungsikan untuk mendukung pelayanan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD). Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Magetan, Muhtar Wakid, mengatakan […]

    Bagikan
  • Sumur Dalam Bertambah, 15 Kelompok Tani di Ponorogo Terima Manfaat IATD

    Sumur Dalam Bertambah, 15 Kelompok Tani di Ponorogo Terima Manfaat IATD

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Program Irigasi Air Tanah Dalam (IATD) kembali digulirkan di Kabupaten Ponorogo tahun ini. Sebanyak 15 kelompok tani (poktan) ditetapkan sebagai penerima manfaat, dengan alokasi anggaran bervariasi sesuai kondisi lapangan. Poktan Margo Utomo di Desa Ngadirojo, Kecamatan Sooko, menjadi salah satu penerima. Lokasi yang berada di medan sulit membuat anggaran yang dikucurkan […]

    Bagikan
expand_less