Pendekar Hijau Banjarejo Kota Madiun Mulai Bergerak, Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah
- account_circle Sinergia Mediatama
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 60
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Relawan Pendekar Hijau Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, mulai turun ke lapangan untuk mengajak masyarakat menerapkan pengelolaan sampah dari rumah. Langkah tersebut dilakukan setelah para relawan resmi dilantik pada 31 Juli 2026 lalu.
Aksi perdana dilakukan di wilayah RW 7, Perumahan Taman Asri, RT 23. Para relawan memberikan sosialisasi kepada warga mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari sumbernya sekaligus mengenalkan sejumlah metode sederhana untuk mengolah sampah organik menjadi kompos.
Relawan Pendekar Hijau Kelurahan Banjarejo, Irza Mega, mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk mendorong masyarakat agar tidak lagi mencampur seluruh jenis sampah rumah tangga.
“Mulai dari RW 7 Perumahan Taman Asri, RT 23, kami melakukan sosialisasi pilah sampah dari rumah,” ujar Irza.
Menurutnya, warga juga dikenalkan dengan sejumlah metode pengolahan sampah organik yang dapat diterapkan menggunakan peralatan sederhana. Salah satunya pembuatan pupuk kompos menggunakan ember tumpuk.

Selain itu, masyarakat diperkenalkan dengan metode LOSIDA (Lobang Sisa Dapur) dan LSO (Lobang Sampah Organik) sebagai alternatif pengolahan sampah organik rumah tangga.
Melalui metode tersebut, sampah organik seperti sisa makanan dan sampah dapur dapat diolah menjadi kompos sehingga tidak seluruhnya berakhir di tempat pembuangan akhir.
“Sampah organik dijadikan kompos, sedangkan sampah anorganik dibawa ke bank sampah,” jelas Irza.
Penerapan pemilahan sejak dari rumah dinilai penting untuk mengurangi volume sampah yang harus dibuang ke tempat pemrosesan akhir. Selain mengurangi timbulan sampah, pengolahan sampah organik juga dapat menghasilkan kompos yang bisa dimanfaatkan kembali untuk tanaman.
Enam Relawan Siap Sosialisasi ke Warga,Targetkan Warga Kelola Sampah Mandiri
Pendekar Hijau di Kelurahan Banjarejo saat ini beranggotakan enam orang relawan yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Keenam relawan tersebut telah menyusun jadwal kegiatan untuk melakukan sosialisasi secara bertahap kepada masyarakat di berbagai wilayah Kelurahan Banjarejo.

Kegiatan tidak hanya diarahkan untuk memberikan pemahaman mengenai pemilahan sampah, tetapi juga mendorong warga agar mampu mengolah sampah secara mandiri dari rumah.
“Kami ingin mengedukasi soal pengelolaan sampah ini secara langsung kepada masyarakat. Relawan akan menjadi penggerak di tingkat lingkungan untuk membangun kebiasaan memilah sampah sekaligus memperkuat partisipasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan,” pungkasnya.
Program tersebut juga sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Madiun untuk mendorong masyarakat mengurangi sampah dari sumbernya. Pilah sampah dari rumah diharapkan menjadi kebiasaan bersama sehingga volume sampah yang masuk ke TPA dapat ditekan.
Ke depan, Pendekar Hijau Kelurahan Banjarejo akan terus bergerak menyambangi warga sesuai jadwal yang telah disusun. Edukasi dilakukan secara bertahap agar pemilahan dan pengolahan sampah tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi benar-benar menjadi kebiasaan masyarakat sehari-hari. (SM)
- Penulis: Sinergia Mediatama
- Editor: Diez



