Jumat, 6 Nov 2026
Trending Tags

Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo Jadi Alarm, Pengamat Minta Magetan Perkuat Tata Kelola Administrasi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
  • visibility 242
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pengamat kebijakan publik sekaligus pegiat antikorupsi Madiun Raya, Dimyati Dahlan. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Terungkapnya dugaan korupsi tunjangan perumahan DPRD Kabupaten Ponorogo senilai sekitar Rp3,6 miliar menjadi perhatian pengamat kebijakan publik dan pegiat antikorupsi di Madiun Raya. Kasus tersebut dinilai harus menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah lain, termasuk Kabupaten Magetan, agar memperkuat tata kelola administrasi dalam setiap proses pengambilan kebijakan.

Pengamat kebijakan publik sekaligus pegiat antikorupsi Madiun Raya, Dimyati Dahlan menilai berbagai dokumen administrasi, seperti risalah rapat, daftar hadir, undangan rapat paripurna, kajian pendukung, hingga berita acara memiliki fungsi yang sangat vital. Dokumen tersebut tidak hanya menjadi arsip, tetapi juga merupakan bukti formil yang menentukan keabsahan sebuah keputusan pemerintahan.

“Ketika pengelolaan risalah, kajian pendukung, daftar hadir, dan dokumen formal lainnya tidak dijalankan secara profesional dan ketat, peluang terjadinya penyimpangan seperti di Ponorogo sangat mungkin terjadi di daerah lain,” ujar Dimyati.

Kasus yang tengah ditangani Kejaksaan Negeri Ponorogo itu diduga berkaitan dengan penetapan tunjangan perumahan DPRD periode 2023–2026. Penyidik telah menetapkan sejumlah pejabat dan mantan pimpinan DPRD sebagai tersangka, sementara penyelidikan terhadap perkara tersebut masih terus berlangsung.

Menurut Dimyati, perkara tersebut menjadi pengingat bahwa lemahnya administrasi pemerintahan dapat berujung pada persoalan hukum. Ia mengacu pada putusan Mahkamah Konstitusi terkait Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan yang menegaskan bahwa kesalahan administrasi yang menimbulkan kerugian keuangan negara dapat berimplikasi pidana apabila memenuhi unsur tindak pidana korupsi.

Ia menilai Kabupaten Magetan perlu menjadikan kasus tersebut sebagai pelajaran penting. Pasalnya, proses pengangkatan pimpinan DPRD Magetan pasca pemberhentian mantan Ketua DPRD Suratno beberapa waktu lalu sempat mengalami kendala akibat belum lengkapnya dokumen administrasi rapat paripurna.

Usulan pemberhentian dan pengangkatan pimpinan DPRD hasil rapat paripurna pada 8 Juli 2026 diketahui harus dilengkapi kembali dengan sejumlah dokumen, mulai risalah rapat, daftar hadir peserta, undangan, jadwal Badan Musyawarah (Banmus), hingga dokumentasi rapat sebelum dapat diverifikasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Dokumen-dokumen itu bukan formalitas. Itulah bukti bahwa keputusan diambil sesuai prosedur, memenuhi kuorum, dan memiliki dasar hukum yang kuat,” tegasnya.

Dimyati melihat terdapat kesamaan mendasar antara perkara yang terjadi di Ponorogo dengan dinamika administrasi di Magetan. Perbedaannya, kasus Ponorogo telah memasuki tahap penegakan hukum, sedangkan persoalan di Magetan masih sebatas penyempurnaan persyaratan administrasi. Meski demikian, keduanya menunjukkan bahwa tata kelola dokumen menjadi aspek krusial dalam menjaga akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.

Ia juga mengingatkan agar sengketa pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD Magetan yang sebelumnya sempat bergulir di Pengadilan Negeri maupun Pengadilan Tata Usaha Negara dijadikan pembelajaran bagi seluruh unsur legislatif. Menurutnya, disiplin terhadap prosedur administrasi harus menjadi budaya kerja untuk meminimalkan potensi sengketa maupun persoalan hukum di kemudian hari.

Sebagai langkah pencegahan, Dimyati mendorong DPRD dan pemerintah daerah memperkuat sistem administrasi melalui mekanisme verifikasi berlapis, digitalisasi arsip, serta meningkatkan keterbukaan terhadap risalah rapat dan dokumen yang menjadi dasar setiap pengambilan keputusan.

“Kalau tata kelola administrasi diperkuat, ruang terjadinya penyimpangan akan semakin sempit. Kasus Ponorogo seharusnya menjadi cermin agar Magetan tidak mengalami persoalan serupa di masa mendatang,” pungkasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 811 Warga Binaan Lapas I Madiun Terima Remisi Khusus Idul Fitri, 2 Orang Langsung Bebas

    811 Warga Binaan Lapas I Madiun Terima Remisi Khusus Idul Fitri, 2 Orang Langsung Bebas

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Momen hari raya Idul Fitri 1446 Hijriah menjadi kado spesial bagi 811 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan  Kelas I Madiun. Mereka mendapatkan remisi atau potongan masa tahanan. Dari jumlah tersebut, dua orang dinyatakan langsung bebas setelah mendapatkan remisi. Kepala Lapas I Madiun Andi Wijaya Rivai, menyampaikan bahwa pemberian remisi ini merupakan […]

    Bagikan
  • Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Puluhan Anggota Polres Madiun Donor Darah untuk Kemanusiaan

    Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Puluhan Anggota Polres Madiun Donor Darah untuk Kemanusiaan

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menyambut Hari Bhayangkara ke-79, jajaran Polres Madiun menggelar aksi kemanusiaan berupa kegiatan donor darah yang berlangsung di Aula Joglo Mapolres Madiun, Selasa (24/06/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi Korps Bhayangkara, sekaligus wujud kepedulian terhadap sesama. Puluhan anggota kepolisian, termasuk Kapolres Madiun AKBP Mohammad Zainur Rofik dan […]

    Bagikan
  • Truk Bermuatan Cabai Tabrak Tronton di Tol Nganjuk–Caruban, Satu Orang Tewas photo_camera 2

    Truk Bermuatan Cabai Tabrak Tronton di Tol Nganjuk–Caruban, Satu Orang Tewas

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 878
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan berat terjadi di ruas Tol Nganjuk–Caruban, Jawa Timur, Selasa (3/2/2026) siang. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Peristiwa terjadi di KM 628 Tol Nganjuk–Caruban, tepatnya di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Kecelakaan melibatkan truk bermuatan cabai bernomor polisi N 8795 EV dan […]

    Bagikan
  • Kebut Capaian Kinerja, Puskesmas Dagangan Gencarkan Program Pelita ASI Untuk Tekan Angka Stunting

    Kebut Capaian Kinerja, Puskesmas Dagangan Gencarkan Program Pelita ASI Untuk Tekan Angka Stunting

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Puskesmas Dagangan mencatat capaian signifikan dalam pelayanan kesehatan semester pertama 2025 sekaligus meluncurkan program inovasi untuk mempercepat penurunan angka stunting di Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Dalam rapat lintas sektor yang dihadiri Muspika, kepala desa, PKK Kecamatan, dan Desa, Kepala Puskesmas Dagangan dr. Yanti Umi Anggraeni melaporkan bahwa program Cek Kesehatan […]

    Bagikan
  • Pertamina Patra Niaga Tambah 1,09 Juta Tabung LPG 3 Kg di Jawa Timur Jelang Imlek dan Ramadan 2026

    Pertamina Patra Niaga Tambah 1,09 Juta Tabung LPG 3 Kg di Jawa Timur Jelang Imlek dan Ramadan 2026

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 494
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi di Jawa Timur dalam kondisi aman dan mencukupi selama libur panjang Imlek dan menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah. Perusahaan menambah lebih dari 1 juta tabung LPG 3 kilogram untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat. Libur panjang berlangsung selama empat hari, mulai Sabtu (14/2/2026) hingga Selasa […]

    Bagikan
  • Stok Pupuk Subsidi di Ponorogo Dipastikan Aman Hingga Akhir Tahun

    Stok Pupuk Subsidi di Ponorogo Dipastikan Aman Hingga Akhir Tahun

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ketersediaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Ponorogo dipastikan aman hingga akhir 2025. Hal itu disampaikan Dinas Pertanian setempat menyusul kekhawatiran sebagian petani yang memasuki musim tanam kedua tahun ini. Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian Ponorogo, Tamar Mahara, menegaskan bahwa cadangan pupuk masih mencukupi. Dari total alokasi yang diterima, […]

    Bagikan
expand_less