Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Polemik Tak Berujung PBNU, Ini Sikap PCNU Kota Madiun

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • visibility 54
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polemik Tak Berujung PBNU, PCNU Kota Madiun membuat pernyataan sikap bersama syuriah-tanfidziyah,
Foto : Jepretan Gambar

Sinergia | Kota Madiun – Polemik di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) hingga kini belum ada kata selesai. Menyikapi hal itu, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Madiun membuat pernyataan sikap bersama syuriah-tanfidziyah. Selain itu, juga meninda atas musyawarah kubro Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, pada Minggu (21/12/2025) lalu.

Ketua PCNU Kota Madiun, KH Agus Musoffa Izzudin mengungkapkan dalam musyawarah kubro tersebut kedua belah pihak melakukan islah dengan batas waktu selambat-lambatnya tiga hari terhitung dari musyawarah kubro. Namun, jika tidak ditemukan kesepakatan untuk islah, maka kedua belah pihak harus menyerahkan mandat kepada mustasyar untuk membentuk panitia muktamar netral dengan tempo paling lama satu hari ke depan.

Image Not Found
Hasil Musyawaroh Kubro yang dilaksanakan di Lirboyo, Foto : Sinergia

“Dan kalau nanti keduanya tidak bisa dilakukan maka pengurus-pengurus cabang akan siap untuk melakukan muktamar luar biasa (MLB),” ujarnya, Selasa (23/12/2025).

Meski begitu, pihaknya berharap ada kesepakatan yang tercapai sehingga tidak ada MLB. Pihaknya juga menghormati keputusan masyaikh dan para kyai sepuh NU yang peduli terhadap organisasi Islam besar di Indonesia ini.

“Para masyayikh turun gunung. Ini perlu dicermati bersama,” ucap Gus Soffa.

Kemenkumham hingga kini masih mencatat KH Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum dan KH Miftachul Akhyar sebagai rais PBNU. Namun ditengah polemik tersebut, hasil rapat pleno PBNU terbaru yang dilaksanakan pada 9 Desember, KH Zulfa Mustofa telah ditetapkan sebagai Penjabat (Pj.) Ketua Umum PBNU.

Namun, menurut musyawarah kubro, para mustasyar dan masyaikh menganggap tidak sesuai dengan AD ART.

Gus Soffa berharap permasalahan jajaran PBNU cepat terselesaikan karena dapat mengganggu dalam urusan adminitrasi PCNU, PWNU seluruh Indonesia ke depannya.

“Ini adalah ujiannya Nahdlatul Ulama, mudah-mudahan setelah ini nanti di abad kedua insyaallah akan lebih mendunia dan cita-cita Mbah Hasyim Asy’ari tentang memperjuangkan ahlusunah waljamaah an-naqdiyyah itu bisa betul-betul terlaksana khususnya di negeri tercinta,” tutupnya.(Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sajikan Konsep Hey Day, Nusantara Edupark Diserbu Ribuan Pengunjung

    Sajikan Konsep Hey Day, Nusantara Edupark Diserbu Ribuan Pengunjung

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) membawa berkah bagi sektor pariwisata di Kabupaten Madiun. Sejumlah destinasi wisata mengalami lonjakan kunjungan, salah satunya Nusantara Edupark yang berlokasi di Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu. Mengusung konsep wisata edukatif bertema pertanian dan peternakan melalui event bertajuk Hey Day Edupark, tempat wisata ini menawarkan pengalaman […]

    Bagikan
  • Ayo Warga Kota Madiun, Jangan Lewatkan Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas

    Ayo Warga Kota Madiun, Jangan Lewatkan Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Warga Kota Madiun tak perlu lagi bingung jika ingin cek kesehatan. Melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto, warga bisa langsung periksa kesehatan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terdekat. 6 Puskesmas di Kota Madiun kini sudah bisa melayani cek kesehatan gratis tersebut. Seperti yang terpantau […]

    Bagikan
  • Warga Nambangan Lor Tangkap Ular Sanca Kembang Sepanjang Empat Meter

    Warga Nambangan Lor Tangkap Ular Sanca Kembang Sepanjang Empat Meter

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penangkapan ular jenis sanca kembang (Malayopython reticulatus) dengan panjang sekitar empat meter di Sungai Gempol, Jalan Mayjen Sungkono, Gang Menco, Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, menjadi perhatian warga setempat. Ketua RW 13 Kelurahan Nambangan Lor, Suntoyo, menyampaikan bahwa beberapa hari sebelumnya, pihaknya menerima laporan dari warga yang melihat […]

    Bagikan
  • Porprov Jatim IX 2025, Magetan Terpuruk di Papan Bawah, Publik Desak Evaluasi Total

    Porprov Jatim IX 2025, Magetan Terpuruk di Papan Bawah, Publik Desak Evaluasi Total

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025 resmi berakhir. Namun bukan euforia yang menyelimuti Kabupaten Magetan, melainkan kekecewaan mendalam. Harapan untuk memperbaiki prestasi kandas, setelah kontingen Magetan hanya mampu menempati peringkat ke-36 dari total 38 daerah di Jawa Timur. Dalam ajang olahraga terbesar di Jawa Timur itu, Magetan mengumpulkan 5 […]

    Bagikan
  • Geliat Aktivitas Denhubrem 081/DSJ Budidaya Ayam dan Ikan

    Geliat Aktivitas Denhubrem 081/DSJ Budidaya Ayam dan Ikan

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Program nasional ketahanan pangan terus digalakkan pemerintahan Presiden Prabowo Subiyanto. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan kemandirian pangan dan menuju Indonesia swasembada pangan. Hal itulah yang tergambar di lingkungan TNI AD yang terus gencar melakukan berbagai inovasi untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, tak terkecuali satuan Denhubrem 081/DSJ yang bermarkas di Kota […]

    Bagikan
  • 224 Sekolah di Magetan Rusak, Pemkab Hanya Tangani 20 Titik pada 2026

    224 Sekolah di Magetan Rusak, Pemkab Hanya Tangani 20 Titik pada 2026

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan hanya mampu memperbaiki 20 titik sekolah rusak pada tahun anggaran 2026. Padahal Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Magetan mencatat ada 224 lembaga pendidikan yang membutuhkan perbaikan. Kondisi ini menegaskan bahwa keterbatasan anggaran masih menjadi persoalan utama dalam pemenuhan sarana pendidikan di daerah. Pejabat PPID Dikpora, Aulia Ahmad […]

    Bagikan
expand_less