Berita Terkini
Trending Tags

Serapan Anggaran Lambat, Pemkab Magetan Tunda TPP Puluhan OPD, Ini Sebabnya

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
  • visibility 114
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Kabupaten Magetan memutuskan menunda pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Lambannya realisasi anggaran belanja di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Magetan hingga pertengahan Juli 2025 berbuntut sanksi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) memutuskan menunda pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi puluhan OPD dengan progres serapan anggaran yang dinilai minim.

Hingga pertengahan bulan ini, rata-rata realisasi belanja OPD baru mencapai kisaran 40 persen. Penjabat Sekda Magetan, Muchtar Wahid, menegaskan bahwa langkah penundaan TPP dilakukan sebagai bentuk evaluasi kinerja dan dorongan percepatan belanja.

“Kita ingin belanja APBD selesai tepat waktu dan sesuai aturan. Kalau progresnya lambat tanpa alasan yang jelas, tentu ada sanksi administratif,” ujar Muchtar, Rabu (16/07/2025).

Namun, di balik lambatnya eksekusi anggaran, terselip sejumlah persoalan teknis yang turut menghambat. Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Kabupaten Magetan, Diah Muharini, mengungkapkan bahwa sejumlah OPD ragu mengeksekusi kegiatan karena kekhawatiran akan efisiensi anggaran.

“Tahun ini banyak efisiensi. OPD jadi khawatir kalau anggarannya dipangkas di tengah jalan. ATK, perjalanan dinas, hingga proyek fisik jadi serba hati-hati,” jelasnya, Kamis (17/07/2025).

Selain itu, perubahan sistem katalog elektronik nasional dari versi 5 ke versi 6 juga memperlambat proses pengadaan. Dalam versi baru, seluruh penyedia barang/jasa wajib mendaftar ulang ke sistem INAPROC.

“Transisi ini memakan waktu karena mekanismenya berubah. Penyedia harus adaptasi dulu, jadi dampaknya terasa ke percepatan belanja,” imbuh Diah.

Kendala lainnya datang dari sisi internal PBJ. Dari kebutuhan 31 pejabat fungsional pengadaan, saat ini baru tersedia 21 orang. Akibatnya, satu orang bisa menangani hingga empat OPD sekaligus. Lebih dari itu, belum semua personel memiliki sertifikat level 2 yang menjadi syarat utama dalam menjalankan tugas pengadaan secara mandiri.

“Sesuai aturan, kalau sudah lebih dari 50 persen pejabat fungsional tersedia, maka wajib ditangani mereka. Tapi faktanya, belum semua punya sertifikat. Itu jadi penghambat,” ujar Diah.

PBJ juga menegaskan bahwa proses tidak sepenuhnya macet di pihak mereka. Banyak OPD belum melengkapi dokumen pengadaan dengan benar, sehingga proses harus dikembalikan berulang kali.

“Kalau dokumen lengkap, kami cepat memproses. Tapi kenyataannya, banyak yang harus bolak-balik revisi, terutama untuk lelang dan pengadaan langsung,” tandas Diah.

Pemkab Magetan menyatakan akan terus melakukan evaluasi berkala terhadap kinerja OPD. Jika progres tetap lamban, sanksi administratif berupa penundaan TPP akan diberlakukan secara berkelanjutan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 62 Sekolah di Madiun Raya, Anggaran Capai Rp51,3 Miliar photo_camera 2

    Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 62 Sekolah di Madiun Raya, Anggaran Capai Rp51,3 Miliar

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meresmikan program revitalisasi dan rehabilitasi sarana prasarana pendidikan di wilayah Madiun Raya. Peresmian dipusatkan di SMAN 2 Madiun pada Kamis (12/3/2026). Program revitalisasi tersebut mencakup 62 sekolah yang tersebar di Kota dan Kabupaten Madiun, Ponorogo, Ngawi, serta Magetan. Total anggaran dalam program tersebut sekitar […]

    Bagikan
  • Banjir di Daop 4 Belum Surut, KAI Daop 7 Madiun Batalkan Perjalanan KA Gajayana Tambahan Malang-Gambir

    Banjir di Daop 4 Belum Surut, KAI Daop 7 Madiun Batalkan Perjalanan KA Gajayana Tambahan Malang-Gambir

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun membatalkan perjalanan Kereta Api Gajayana Tambahan relasi Malang–Gambir pulang-pergi (PP) pada Selasa (20/1/2026). Pembatalan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan operasional akibat genangan air yang melanda wilayah Daop 4 Semarang pada Sabtu (17/1) hingga Minggu (18/1) lalu. Genangan air […]

    Bagikan
  • Warga Ngrayun Seberangi Sungai Naik Gondola, Pemkab Usulkan Pembangunan Jembatan Permanen

    Warga Ngrayun Seberangi Sungai Naik Gondola, Pemkab Usulkan Pembangunan Jembatan Permanen

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi warga Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo yang menyeberangi sungai menggunakan gondola sempat viral di media sosial. Aktivitas tersebut dilakukan setiap hari, termasuk oleh anak-anak sekolah, meski dinilai berisiko dan membahayakan keselamatan. Kondisi ini terjadi setelah jembatan penghubung menuju wilayah Kabupaten Trenggalek putus. Warga terpaksa menggunakan gondola sebagai akses tercepat […]

    Bagikan
  • Polres Ngawi Ungkap Kasus Penipuan Mobil Rental, Bekuk 1 Tersangka

    Polres Ngawi Ungkap Kasus Penipuan Mobil Rental, Bekuk 1 Tersangka

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Tim Tiger Satreskrim Polres Ngawi berhasil mengungkap kasus penipuan mobil rental di wilayah hukumnya. Dalam konferensi pers pada Selasa (06/05/2025), tersangka A.N (31) warga Ngawi dibekuk dalam kasus ini. Sementara itu, barang bukti 1 unit Toyota Calya Nopol AD-1802-AN, 1 unit Daihatsu Grandmax Nopol AE-9573-KC, 1 lembar kwitansi penerimaan uang […]

    Bagikan
  • Petasan Rakitan Meledak! Remaja 13 Tahun Di Ponorogo Terbakar, Begini Kronologinya

    Petasan Rakitan Meledak! Remaja 13 Tahun Di Ponorogo Terbakar, Begini Kronologinya

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Petasan rakitan kembali memakan korban di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Seorang remaja berinisial KA (13), warga Desa Semanding, Kecamatan Jenangan, mengalami luka bakar cukup serius setelah petasan yang dibuatnya gagal meledak dan justru menyambar tubuhnya pada Kamis malam (19/3/2026). Peristiwa nahas itu terjadi saat korban bersama temannya, NA (13), tengah merakit […]

    Bagikan
  • Polemik PAW DPRD Magetan, Kuasa Hukum Gus Wahid Tuding Ketua Dewan Langgar Prosedur dan Bertindak Sepihak!

    Polemik PAW DPRD Magetan, Kuasa Hukum Gus Wahid Tuding Ketua Dewan Langgar Prosedur dan Bertindak Sepihak!

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Magetan yang melibatkan Nur Wakhid atau Gus Wahid kembali memanas di tengah proses hukum. Kuasa hukum penggugat, Sumadi, menuding Ketua DPRD Magetan mengambil langkah sepihak dalam pengajuan PAW tanpa mengikuti prosedur yang diatur oleh perundang-undangan. Tudingan ini dilontarkan Sumadi usai pelaksanaan mediasi ketiga dalam […]

    Bagikan
expand_less