Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Protes Jalan Rusak, Warga Desa Kaponan Pilih Tanami Pohon Pisang dan Pepaya

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • visibility 54
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
kondisi jalan rusak parah di Desa Kaponan, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Resah dengan kondisi jalan yang rusak parah, warga Desa Kaponan, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, melakukan aksi protes dengan menanami lubang jalan menggunakan pohon pisang dan pepaya, Senin (12/1/2026).

Aksi ini dilakukan di jalan poros penghubung Desa Kaponan dengan Desa Mlarak. Jalan tersebut merupakan akses utama warga untuk menuju sekolah, area perkebunan, hingga pusat Kota Ponorogo. Kondisinya yang berlubang dan rusak parah dinilai membahayakan pengguna jalan.

“Sudah sekitar empat sampai lima tahun rusak. Sering bikin orang jatuh. ” ujar Semo Khusnudin, salah satu warga.

Menurut warga, keluhan kepada pemerintah desa telah berulang kali disampaikan, namun belum membuahkan hasil. Kerusakan jalan yang dibiarkan terlalu lama disebut kerap menyebabkan kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor. Warga lainnya, Edi Prayogo, mengatakan aksi menanam pohon dilakukan agar kerusakan jalan terlihat jelas dan mendapat perhatian. 

Image Not Found
aksi protes warga dengan menanami lubang jalan menggunakan pohon pisang dan pepaya, Foto : Ega Patria-Sinergia

“Kalau tidak begini, seolah tidak ada yang peduli. Kami sudah berkali-kali mengadu, tapi belum ada perbaikan,” katanya.

Menanggapi aksi tersebut, Kepala Desa Kaponan, Marwandi, membenarkan bahwa kerusakan jalan telah berlangsung lama. Ia menyebut, pemerintah desa sebenarnya berencana melakukan perbaikan pada bulan puasa mendatang.

“Ya jalannya memang sudah lama rusak. Desa sebenarnya mau memperbaiki bulan puasa bulan depan, tapi sepertinya warga tidak sabar. Nanti sore akan kami urug dulu,” ujar Marwandi. Namun demikian, Marwandi menegaskan bahwa status jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, bukan pemerintah desa. Meski begitu, pihaknya tetap berupaya melakukan penanganan sementara sambil berkoordinasi dengan dinas terkait agar perbaikan permanen segera direalisasikan.(Ega/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kecelakaan Beruntun Libatkan Enam Kendaraan di Jalur Ngawi–Karangjati, Lalu Lintas Sempat Tersendat

    Kecelakaan Beruntun Libatkan Enam Kendaraan di Jalur Ngawi–Karangjati, Lalu Lintas Sempat Tersendat

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Arus kendaraan di jalan raya Ngawi–Karangjati KM 17–18, Desa Kedungmiri, Kecamatan Karangjati, sempat tersendat pada Selasa (02/12/2025) siang. Hal itu setelah terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan enam kendaraan. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut. Peristiwa bermula ketika truk trailer bernomor polisi L 8766 UCD yang dikemudikan Andi Prasetyo […]

    Bagikan
  • Usai Diperiksa Berjam-jam, Bupati Ponorogo Bakal Dibawa Ke Jakarta

    Usai Diperiksa Berjam-jam, Bupati Ponorogo Bakal Dibawa Ke Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemeriksaan intensif terhadap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Ponorogo oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berlangsung hingga Sabtu dini hari (08/11/2025). Setelah hampir tujuh jam pemeriksaan, sekitar pukul 02.00 WIB, dua mobil berpelat AD yang diduga milik tim penyidik KPK tampak keluar dari Mapolres Ponorogo. Sementara […]

    Bagikan
  • Kandang Berisi 15 Ribu Ekor Ayam di Lembeyan Magetan Ludes Terbakar

    Kandang Berisi 15 Ribu Ekor Ayam di Lembeyan Magetan Ludes Terbakar

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Peristiwa kebakaran terjadi di Desa Lembeyan Wetan Kecamatan Lembeyan Kabupaten Magetan pada Sabtu (05/04/2025). Api menghanguskan kandang peternakan ayam milik Karmanto. Sebanyak 15 ribu ternak ayam beserta kandangnya hangus dilalap si jago merah. Menurut keterangan saksi mata, diketahui asap hitam membumbung tinggi sekitar pukul 06.30 WIB. 3 unit mobil pemadam […]

    Bagikan
  • Dinsos Kab. Madiun Bekali Operator Desa Soal Tata Kelola Data DTKS Lewat Aplikasi SIKS-NG

    Dinsos Kab. Madiun Bekali Operator Desa Soal Tata Kelola Data DTKS Lewat Aplikasi SIKS-NG

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Upaya memperkuat akurasi data penerima bantuan sosial terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Madiun. Salah satunya melalui kegiatan Review Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) yang digelar Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Madiun di Hotel Setia Budi, Kota Madiun, Rabu (27/08/2025). Acara tersebut diikuti operator SIKS-NG dari 206 desa dan kelurahan se-Kabupaten […]

    Bagikan
  • Mantan Kades Sukosari Madiun Divonis 2 Tahun, JPU Tegas Masih Pikir Pikir

    Mantan Kades Sukosari Madiun Divonis 2 Tahun, JPU Tegas Masih Pikir Pikir

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Jaksa Penuntut Umum (JPU ) Kejaksaan Negeri Madiun sontak melontarkan pernyataan berbeda usai mendegar pembacaan vonis majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dengan terdakwa Kusno, Jumat ( 27/02/2026). Mantan Kades Sukosari Kec Dagangan, Kab Madiun yang terjerat perkara korupsi anggaran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) tahun 2022 itu divonis 2 […]

    Bagikan
  • Emak-Emak Ponorogo Putar Otak, Harga Sayur hingga Bapokting Naik di Awal Ramadan

    Emak-Emak Ponorogo Putar Otak, Harga Sayur hingga Bapokting Naik di Awal Ramadan

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Memasuki awal Ramadan 1447 Hijriah, kenaikan harga sejumlah bahan pokok dan penting (bapokting) mulai dirasakan masyarakat di Kabupaten Ponorogo. Lonjakan harga paling terasa terjadi pada komoditas sayur mayur, bumbu dapur, hingga produk peternakan. Berdasarkan pantauan di Pasar Legi Ponorogo, Jumat (20/2/2026), sejumlah kebutuhan dapur mengalami kenaikan bertahap sejak sepekan terakhir menjelang […]

    Bagikan
expand_less