Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Protes Jalan Rusak, Warga Desa Kaponan Pilih Tanami Pohon Pisang dan Pepaya

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • visibility 29
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
kondisi jalan rusak parah di Desa Kaponan, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Resah dengan kondisi jalan yang rusak parah, warga Desa Kaponan, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, melakukan aksi protes dengan menanami lubang jalan menggunakan pohon pisang dan pepaya, Senin (12/1/2026).

Aksi ini dilakukan di jalan poros penghubung Desa Kaponan dengan Desa Mlarak. Jalan tersebut merupakan akses utama warga untuk menuju sekolah, area perkebunan, hingga pusat Kota Ponorogo. Kondisinya yang berlubang dan rusak parah dinilai membahayakan pengguna jalan.

“Sudah sekitar empat sampai lima tahun rusak. Sering bikin orang jatuh. ” ujar Semo Khusnudin, salah satu warga.

Menurut warga, keluhan kepada pemerintah desa telah berulang kali disampaikan, namun belum membuahkan hasil. Kerusakan jalan yang dibiarkan terlalu lama disebut kerap menyebabkan kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor. Warga lainnya, Edi Prayogo, mengatakan aksi menanam pohon dilakukan agar kerusakan jalan terlihat jelas dan mendapat perhatian. 

Image Not Found
aksi protes warga dengan menanami lubang jalan menggunakan pohon pisang dan pepaya, Foto : Ega Patria-Sinergia

“Kalau tidak begini, seolah tidak ada yang peduli. Kami sudah berkali-kali mengadu, tapi belum ada perbaikan,” katanya.

Menanggapi aksi tersebut, Kepala Desa Kaponan, Marwandi, membenarkan bahwa kerusakan jalan telah berlangsung lama. Ia menyebut, pemerintah desa sebenarnya berencana melakukan perbaikan pada bulan puasa mendatang.

“Ya jalannya memang sudah lama rusak. Desa sebenarnya mau memperbaiki bulan puasa bulan depan, tapi sepertinya warga tidak sabar. Nanti sore akan kami urug dulu,” ujar Marwandi. Namun demikian, Marwandi menegaskan bahwa status jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, bukan pemerintah desa. Meski begitu, pihaknya tetap berupaya melakukan penanganan sementara sambil berkoordinasi dengan dinas terkait agar perbaikan permanen segera direalisasikan.(Ega/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Offroader Jajal Medan Ekstrem Gunung Pandan, Bupati Madiun Ingin Dongkrak Wisata Utara

    Ratusan Offroader Jajal Medan Ekstrem Gunung Pandan, Bupati Madiun Ingin Dongkrak Wisata Utara

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan offroader dari berbagai daerah di Indonesia memadati wilayah lereng Gunung Pandan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, untuk mengikuti ajang perdana bertajuk Jelajah Kampung Pesilat, Sabtu (05/07/2025). Event ini menjadi titik awal eksplorasi kawasan utara Madiun sebagai destinasi wisata berbasis petualangan ekstrem. Sebanyak 200 peserta dari Bekasi, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, […]

    Bagikan
  • Diduga Rem Blong, Dump Truk Tabrak Kendaraan di Lampu Lalin Karangrejo Magetan

    Diduga Rem Blong, Dump Truk Tabrak Kendaraan di Lampu Lalin Karangrejo Magetan

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sebuah dump truck yang diduga mengalami rem blong menghantam tiga kendaraan yang sedang berhenti di lampu lalu lintas, tepatnya di pertigaan Grabahan, Kecamatan Karangrejo, Jumat malam (25/07/2025) sekitar pukul 21.15 WIB. Empat kendaraan terlibat diantaranya dua truk, satu mobil Suzuki Katana, dan satu sepeda motor Honda Vario. Satu orang mengalami […]

    Bagikan
  • Dua Rumah dan Kandang Kambing di Ngawi Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp. 500 Juta

    Dua Rumah dan Kandang Kambing di Ngawi Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp. 500 Juta

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kebakaran hebat melanda Dusun Bulak Pepe, Desa Banyu Biru, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi pada Kamis (28/8/2025) dini hari. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 00.10 WIB itu menghanguskan dua rumah dan satu kandang kambing milik warga setempat. Sejumlah warga yang terbangun akibat suara gaduh mendapati api sudah berkobar dari arah kandang kambing. […]

    Bagikan
  • Aksi Curanmor di Kota Madiun Terekam CCTV, 4 Orang Pelaku Terekam

    Aksi Curanmor di Kota Madiun Terekam CCTV, 4 Orang Pelaku Terekam

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aksi curanmor yang terjadi di Kota Madiun pada Minggu dini hari, tepatnya pukul 00:18 WIB (26/1/2025) tersebar luas di media sosial. Kejadian ini terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di salah satu rumah warga. Nampak dalam rekaman terdapat 4 orang pelaku yang melancarkan aksinya. Pemilik Motor, Reny Andikasari […]

    Bagikan
  • Begini Tanggapan PT. JNK Perihal Temuan Tas Kuning Berisi Amunisi

    Begini Tanggapan PT. JNK Perihal Temuan Tas Kuning Berisi Amunisi

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Peristiwa penemuan barang mencurigakan di ruas Tol Ngawi–Kertosono KM 604+700 arah A pada Jumat (15/08/2025) masih menyisakan tanda tanya. PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) memberikan klarifikasi terkait hal tersebut.  Direktur PT JNK Arie Irianto menjelaskan sekitar pukul 09.00 WIB, petugas kebersihan tol menemukan sebuah goodie bag kuning di bahu […]

    Bagikan
  • Tega! Bayi Ditemukan Terlantar di Sawah Hanya Berbalut Jaket dan Kardus

    Tega! Bayi Ditemukan Terlantar di Sawah Hanya Berbalut Jaket dan Kardus

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Warga Desa Sumbergandu, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, dikejutkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga baru berusia sekitar 40 hari. Saat ditemukan kondisinya terlantar di tengah pematang sawah. Bayi malang tersebut ditemukan pada Selasa pagi, 15 April 2025, sekitar pukul 05.00 WIB. Bayi itu ditemukan oleh seorang warga yang tengah […]

    Bagikan
expand_less