
Sinergia | Madiun – Prestasi SDN Sukosari 02 Dagangan, Sekolah Berkarakter yang Tumbuh Bersama Lingkungan Di lereng Gunung Wilis dengan kehidupan pedesaan Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Sebuah sekolah dasar negeri terus menorehkan jejak prestasi yang tak biasa. SDN Sukosari 02 Dagangan bukan sekadar tempat belajar membaca dan berhitung, tetapi ruang tumbuhnya karakter, disiplin, serta kepedulian lingkungan sejak usia dini.
Sekolah ini dikenal dengan berbagai predikat seperti SD Rasa MI, Sekolah Ramah Anak, sekaligus Sekolah Adiwiyata. Identitas itu bukan label kosong. Ia lahir dari praktik keseharian yang menanamkan nilai religius, tanggung jawab sosial, dan cinta lingkungan kepada para siswa. Tahun 2025 menjadi salah satu fase gemilang bagi SDN Sukosari 02. Di bidang akademik, sekolah ini sukses mengharumkan nama wilayah Dagangan melalui ajang Olimpiade Matematika dan Sains tingkat kecamatan, dengan raihan Juara I Olimpiade Sains dan Juara I Olimpiade Matematika. Tak berhenti di situ, seorang siswa juga berhasil menyabet Juara I Olimpiade SD dalam ajang SHORTCITY yang digelar MTsN 4 Madiun.
Prestasi lain datang dari kompetisi Knowledgends Season I bidang MIPA. Dua siswa perwakilan sekolah meraih Juara I dan Juara III Top Rank Kecamatan Dagangan, memperkuat citra SDN Sukosari 02 sebagai sekolah dengan fondasi akademik yang solid. Capaian membanggakan juga hadir dari ranah nonakademik. Pada ajang Gebyar Polisi Cilik 2025 di Trans Icon Mall Surabaya, delapan siswa SDN Sukosari 02 yang mewakili Polres Kabupaten Madiun berhasil meraih penghargaan kategori Kearifan Lokal tingkat Polda Jawa Timur. Prestasi ini menjadi bukti sinergi antara kedisiplinan, budaya lokal, serta pembinaan yang konsisten dari para guru dan pelatih.
Bidang keagamaan turut mencatatkan hasil positif. Sekolah ini meraih Juara I MTQ tingkat Kecamatan Dagangan dan Juara III tingkat Kabupaten Madiun. Di ajang FLS2N, siswa SDN Sukosari 02 menyumbangkan Juara Harapan I Solo Vokal, sementara di bidang olahraga, sekolah ini meraih Juara Harapan II Atletik Kids. Di balik deretan piala, SDN Sukosari 02 terus menumbuhkan potensi siswa melalui berbagai program pengembangan karakter. Salah satunya adalah wisuda tahfidz yang rutin digelar setiap akhir tahun pelajaran sebagai bentuk apresiasi atas hafalan Al-Qur’an siswa. Sekolah juga menyediakan beragam kegiatan ekstrakurikuler, mulai dari karate shokaido, voli, pramuka, hingga melukis, guna menyalurkan minat dan bakat siswa secara seimbang.
Komitmen sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan juga tampak dari pembangunan sarana prasarana. Enam ruang kelas baru dan satu laboratorium TIK telah dibangun dan dilengkapi fasilitas pembelajaran berbasis teknologi. Selain itu, perpustakaan dan mushola yang representatif turut menunjang terciptanya lingkungan belajar yang nyaman dan inklusif.
Di sisi lain, kepedulian terhadap lingkungan menjadi napas panjang SDN Sukosari 02. Program penanaman pohon, pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle), hingga pembiasaan hidup bersih menjadi bagian dari keseharian sekolah. Konsistensi tersebut mengantarkan SDN Sukosari 02 meraih predikat Sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten Madiun tahun 2024, dan kini tengah bersiap menuju Sekolah Adiwiyata Nasional 2026.
Kepala SDN Sukosari 02 Dagangan, Kristiana Martha Romanta, menegaskan bahwa seluruh capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh warga sekolah.
“Kami berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan menumbuhkan potensi siswa secara optimal. Harapannya, SDN Sukosari 02 terus melahirkan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan global,” ujarnya Kamis (1/1/2026).
Dengan prestasi yang terus bertumbuh dan inovasi yang berkelanjutan, SDN Sukosari 02 Dagangan menegaskan perannya sebagai sekolah dasar unggulan—bukan hanya dalam capaian akademik, tetapi juga dalam membentuk generasi yang cerdas, peduli lingkungan, dan berakhlak mulia. (Tov)