Berita Terkini
Trending Tags

Ratusan Kades Ponorogo Gigit Jari, Dana Desa Tahap II Tak Kunjung Cair

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • visibility 29
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
APDESI wadul ke DPRD Ponorogo, Foto: humas

Sinergia | Ponorogo – Ratusan kepala desa (Kades) di Ponorogo harus gigit jari. Pasalnya, jatah Dana Desa (DD) tahap II tak kunjung cair. Sementara sejumlah proyek pembangunan terlanjur berjalan dan menanti pembayaran sebelum akhir tahun.

Tak ingin semakin merugi, para Kades yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Ponorogo meluruk DPRD menggelar rapat dengar pendapat (RDP) pada senin (01/12) kemarin.

Ketua APDESI Ponorogo, Eko Mulyadi mengungkapkan, macetnya pencairan DD ini terjadi setelah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 81/2025 tentang Dana Desa Tahun Anggaran 2025 pada pertengahan November lalu.

Dalam aturan baru itu, kegiatan pembangunan non-earmark tidak lagi disalurkan pencairannya sejak 17 September. Fokus penyaluran kini mengerucut pada kegiatan earmark seperti BLT Desa, ketahanan pangan, dan penanganan stunting. “Sementara teman-teman desa sudah melakukan kegiatan fisik. Kalau tidak cair, tentu menjadi beban,” ujarnya (2/11).

Eko menambahkan, dari total 281 desa di Ponorogo, sebanyak 231 desa gagal mencairkan DD tahap II. Selama ini pembangunan fisik biasanya dikerjakan lebih dahulu sebelum diajukan pencairan. Akibatnya, banyak kades terpaksa berutang dengan nominal bervariasi antara Rp. 30 juta hingga Rp. 400 juta.

“Kami tidak memprotes aturannya, tapi kami berharap penerapan PMK ini bisa ditunda, diberlakukan tahun depan,” tegasnya.

Selain persoalan PMK 81/2025, APDESI turut menyampaikan sejumlah aspirasi lain, mulai dari dukungan terhadap Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), hingga permintaan agar beberapa kegiatan organisasi perangkat daerah (OPD) tidak lagi dibebankan ke anggaran desa.

“Contohnya kegiatan kesehatan. Dulu ada anggaran dari Pemda, sekarang dibebankan ke pemerintah desa,” jelas Eko.

Wakil Ketua DPRD Ponorogo, Anik Suharto, mengakui keresahan para kades tersebut. Dia memastikan aspirasi yang disampaikan APDESI bakal diteruskan ke pemerintah pusat. “Kami akan kirimkan dalam waktu dekat. suratnya akan kami sampaikan,” pungkasnya. (Ega/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalur Madiun–Ponorogo Via Kandangan Kerap Terjadi Longsor, Warga Kare Dihimbau Waspada

    Jalur Madiun–Ponorogo Via Kandangan Kerap Terjadi Longsor, Warga Kare Dihimbau Waspada

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, selama sepekan terakhir memicu terjadinya sejumlah titik longsor di kawasan Dusun Kandangan, Desa Kare. Sedikitnya tujuh lokasi di sepanjang jalan alternatif Madiun–Ponorogo terdampak longsoran tanah dengan intensitas berbeda. Sebagian material longsor telah dibersihkan warga melalui kerja bakti, namun satu titik longsor […]

    Bagikan
  • Kakek 66 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong

    Kakek 66 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Kelurahan Bulukerto, Kecamatan Magetan, digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang sudah tidak bernyawa di area kebun singkong, Selasa (02/09/2025). Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah kaku sekujur tubuhnya. Korban diketahui bernama Jaladi (66), warga setempat yang sehari-hari memang kerap pergi ke kebun. Lurah Bulukerto, Widya Yusti Atlisiaji, yang […]

    Bagikan
  • Persinga Ngawi Bakal Arungi Liga 4 Jawa Timur 2024/2025

    Persinga Ngawi Bakal Arungi Liga 4 Jawa Timur 2024/2025

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 28
    • 0Komentar

    KAB. NGAWI – Persinga Ngawi, tim kebanggaan warga Ngawi tengah menyongsong kompetisi Liga 4 Jawa Timur 2024/2025. Tim yang dijuluki Laskar Ketonggo ini, secara resmi memperkenalkan pemain dan jersey mereka. Hal itu bagian dari persiapan menuju musim kompetisi yang semakin dekat. Ketua Askab PSSI Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, mengungkapkan bahwa Persinga telah melakukan persiapan yang […]

    Bagikan
  • Hasil Otopsi Murni Pembunuhan, Polisi Periksa Empat Saksi Termasuk Keluarga

    Hasil Otopsi Murni Pembunuhan, Polisi Periksa Empat Saksi Termasuk Keluarga

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Satreskrim Polres Ponorogo tengah kerja keras mengungkap kasus pembunuhan terhadap Alip Rahayu Ariyanti warga Desa Bandar Kecamatan Bandar Pacitan Jawa Timur. Wanita 30 tahun itu ditemukan tak bernyawa dengan kondisi mengenaskan di area hutan jati Desa Sampung Kecamatan Sampung pada Selasa (12/08/2025) pagi. Tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Kediri turun […]

    Bagikan
  • 38 SPPG Beroperasi di Madiun, 109.000 Penerima Sudah Terima MBG

    38 SPPG Beroperasi di Madiun, 109.000 Penerima Sudah Terima MBG

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Kabupaten Madiun dipastikan bertambah. Itu setelah SPPG 2 dan 3 Polres Madiun diresmikan oleh Kapolres Madiun dan Bupati Madiun pada Jum’at (13/02/2026). SPPG 2 Polres berada di Desa/Kecamatan Pilangkenceng dan SPPG 3 bertempat di Desa Sogo Kecamatan Balerejo. Bupati Madiun, Hari Wuryanto mengungkapkan bahwa hingga kini […]

    Bagikan
  • Menuju Kota Tanpa Sampah, Maidi Gagas “Laundry Sampah” dan Konversi TPA Jadi Tempat Wisata

    Menuju Kota Tanpa Sampah, Maidi Gagas “Laundry Sampah” dan Konversi TPA Jadi Tempat Wisata

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, mengungkapkan rencana ambisius untuk mengubah wajah pengelolaan sampah di wilayahnya. Dalam waktu dekat, Pemerintah Kota Madiun akan menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan mengalihfungsikannya menjadi kawasan wisata. “Kita akan tutup TPA ini dan jadikan tempat wisata. Sebagai gantinya, akan kita siapkan sistem pengelolaan baru bernama laundry […]

    Bagikan
expand_less