Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

Ricuh di Puncak Lawu Gegara Berebut Spot Foto, Pendaki Diminta Jaga Etika

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • visibility 449
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Keributan terjadi di kawasan puncak Hargo Dumilah, titik tertinggi Gunung Lawu. (27/4/2026), Foto : Ilustrasi

Sinergia | Magetan – Suasana di puncak Gunung Lawu mendadak ricuh setelah dua rombongan pendaki terlibat cekcok yang berujung aksi saling dorong. Peristiwa tersebut terekam video dan viral di media sosial pada Senin (27/4/2026).

Informasi yang dihimpun, keributan terjadi di kawasan puncak Hargo Dumilah, titik tertinggi Gunung Lawu yang menjadi favorit pendaki untuk berfoto. Insiden dipicu kesalahpahaman antar rombongan yang sama-sama ingin menggunakan spot foto ikonik di lokasi tersebut.

Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah pendaki terlibat adu mulut hingga saling dorong. Beberapa pendaki lain berupaya melerai agar situasi tidak semakin memanas. Tidak ada laporan korban serius dalam kejadian ini.

Dua kelompok yang terlibat diketahui berasal dari luar daerah, masing-masing dari Bogor dan Bandung. Setelah kejadian, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan dan telah membuat klarifikasi serta permintaan maaf yang beredar di media sosial.

Asisten Perhutani (Asper) Lawu Daerah Selatan, Mulyadi, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyayangkan terjadinya keributan di kawasan gunung yang seharusnya dijaga ketenangan dan etika bersama.

“Pendakian gunung bukan hanya soal mencapai puncak, tetapi juga bagaimana menjaga sikap dan saling menghormati sesama pendaki. Kami mengimbau agar setiap pengunjung mengedepankan etika, sabar, dan tidak egois, terutama di titik-titik ramai seperti puncak,” ujar Mulyadi saat dikonfirmasi.

Pihak Perhutani bersama pengelola jalur pendakian juga akan meningkatkan pengawasan dan sosialisasi kepada pendaki, terutama terkait tata tertib dan etika selama berada di kawasan konservasi.

Mulyadi menambahkan, momentum ini harus menjadi pengingat bersama bahwa aktivitas di alam bebas membutuhkan kesadaran kolektif. “Gunung adalah ruang bersama, bukan milik pribadi. Jadi penting untuk saling menghargai, termasuk saat bergantian menggunakan spot foto,” tegasnya.

Peristiwa ini pun menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak yang menyayangkan perilaku tidak terpuji tersebut dan mengingatkan pentingnya menjaga norma serta nilai-nilai kebersamaan saat mendaki.

Dengan meningkatnya minat pendakian, pengelola berharap kejadian serupa tidak terulang. Edukasi terkait etika pendakian dinilai menjadi kunci agar aktivitas wisata alam tetap aman, nyaman, dan berkelanjutan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bapanas dan Satgas Pangan Pantau Stabilitas Harga Beras di Kota Madiun

    Bapanas dan Satgas Pangan Pantau Stabilitas Harga Beras di Kota Madiun

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satgas Pangan Bareskrim Polri, Ditkrimsus Polda Jawa Timur, Satgas Pangan Kota Madiun, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi dan Kota Madiun, serta Dinas Perdagangan Provinsi dan Kota Madiun, melakukan monitoring pengendalian harga beras di Kota Madiun, Jumat (24/10/2025). Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko […]

    Bagikan
  • Zonk! Diduga Bocor, Razia Truk Odol Minim Temuan

    Zonk! Diduga Bocor, Razia Truk Odol Minim Temuan

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Razia truk tambang over dimensi overload (ODOL) yang digelar petugas gabungan di Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Ponorogo, pada Rabu (26/2/2025), berujung zonk. Dalam satu jam operasi, petugas hanya menemukan dua truk yang melanggar. Padahal, razia ini digelar sebagai respons atas keresahan masyarakat yang mengeluhkan maraknya truk pasir bermuatan berlebih yang […]

    Bagikan
  • TMMD di Magetan Sukses, Jalan Baru Hingga Sumur Bor Jadi Harapan Baru

    TMMD di Magetan Sukses, Jalan Baru Hingga Sumur Bor Jadi Harapan Baru

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan –  Seluruh sasaran fisik, nonfisik, serta program unggulan Kasad dalam kegiatan TMMD ke-126 Kodim 0804/Magetan yang dilaksanakan di Desa Kembangan, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, telah rampung 100 persen dan sesuai target. Keberhasilan pelaksanaan TMMD tersebut mendapat apresiasi dari Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI Ramli. Ia menilai, pembangunan infrastruktur seperti pengerasan jalan usaha tani […]

    Bagikan
  • Sertijab Wali Kota Madiun, Maidi-F.Bagus Panuntun Bakal Tancap Gas

    Sertijab Wali Kota Madiun, Maidi-F.Bagus Panuntun Bakal Tancap Gas

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Serah terima jabatan (Sertijab) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Madiun resmi dilaksanakan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun pada Senin (3/3/2025). Dari Penjabat (Pj) Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto kepada Wali Kota Madiun, Maidi dan Wakil Wali Kota F. Bagus Panuntun. Sertijab yang digelar di Gedung Paripurna ini dipimpin […]

    Bagikan
  • Bayi 7 Hari di Magetan Diduga Dianiaya, Polres Magetan Periksa 5 Saksi

    Bayi 7 Hari di Magetan Diduga Dianiaya, Polres Magetan Periksa 5 Saksi

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang bayi berusia tujuh hari di Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, tengah mendapat perhatian serius aparat kepolisian. Peristiwa memilukan tersebut terjadi pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Bayi yang masih sangat rentan itu ditemukan dalam kondisi terluka setelah sempat ditinggal sebentar oleh salah satu anggota keluarganya. Ketika […]

    Bagikan
  • Apa Kabar Kasus Koperasi MSI Magetan ? Nasib Ribuan Nasabah Masih Menggantung

    Apa Kabar Kasus Koperasi MSI Magetan ? Nasib Ribuan Nasabah Masih Menggantung

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ribuan nasabah Koperasi Mitra Sejahtera Indonesia (MSI) di Kabupaten Magetan masih menanti kejelasan nasib dana mereka. Sejak mencuatnya kasus gagal bayar pada akhir April 2025 lalu, belum ada titik terang terkait besaran kerugian yang ditanggung koperasi tersebut. Audit eksternal yang tengah dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop & UKM) Magetan […]

    Bagikan
expand_less