Berita Terkini
Trending Tags

Ricuh di Puncak Lawu Gegara Berebut Spot Foto, Pendaki Diminta Jaga Etika

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • visibility 377
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Keributan terjadi di kawasan puncak Hargo Dumilah, titik tertinggi Gunung Lawu. (27/4/2026), Foto : Ilustrasi

Sinergia | Magetan – Suasana di puncak Gunung Lawu mendadak ricuh setelah dua rombongan pendaki terlibat cekcok yang berujung aksi saling dorong. Peristiwa tersebut terekam video dan viral di media sosial pada Senin (27/4/2026).

Informasi yang dihimpun, keributan terjadi di kawasan puncak Hargo Dumilah, titik tertinggi Gunung Lawu yang menjadi favorit pendaki untuk berfoto. Insiden dipicu kesalahpahaman antar rombongan yang sama-sama ingin menggunakan spot foto ikonik di lokasi tersebut.

Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah pendaki terlibat adu mulut hingga saling dorong. Beberapa pendaki lain berupaya melerai agar situasi tidak semakin memanas. Tidak ada laporan korban serius dalam kejadian ini.

Dua kelompok yang terlibat diketahui berasal dari luar daerah, masing-masing dari Bogor dan Bandung. Setelah kejadian, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan dan telah membuat klarifikasi serta permintaan maaf yang beredar di media sosial.

Asisten Perhutani (Asper) Lawu Daerah Selatan, Mulyadi, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyayangkan terjadinya keributan di kawasan gunung yang seharusnya dijaga ketenangan dan etika bersama.

“Pendakian gunung bukan hanya soal mencapai puncak, tetapi juga bagaimana menjaga sikap dan saling menghormati sesama pendaki. Kami mengimbau agar setiap pengunjung mengedepankan etika, sabar, dan tidak egois, terutama di titik-titik ramai seperti puncak,” ujar Mulyadi saat dikonfirmasi.

Pihak Perhutani bersama pengelola jalur pendakian juga akan meningkatkan pengawasan dan sosialisasi kepada pendaki, terutama terkait tata tertib dan etika selama berada di kawasan konservasi.

Mulyadi menambahkan, momentum ini harus menjadi pengingat bersama bahwa aktivitas di alam bebas membutuhkan kesadaran kolektif. “Gunung adalah ruang bersama, bukan milik pribadi. Jadi penting untuk saling menghargai, termasuk saat bergantian menggunakan spot foto,” tegasnya.

Peristiwa ini pun menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak yang menyayangkan perilaku tidak terpuji tersebut dan mengingatkan pentingnya menjaga norma serta nilai-nilai kebersamaan saat mendaki.

Dengan meningkatnya minat pendakian, pengelola berharap kejadian serupa tidak terulang. Edukasi terkait etika pendakian dinilai menjadi kunci agar aktivitas wisata alam tetap aman, nyaman, dan berkelanjutan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Targetkan 1000 Sasaran, 60 Becak Listrik Dari Presiden Prabowo Disalurkan ke Penerima di 3 Daerah

    Targetkan 1000 Sasaran, 60 Becak Listrik Dari Presiden Prabowo Disalurkan ke Penerima di 3 Daerah

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 60 unit becak listrik dari Presiden RI Prabowo Subianto diserahkan kepada tukang becak Kabupaten Nganjuk, Mojokerto dan Bojonegoro. Penyerahan becak listrik secara gratis ini dilaksanakan oleh Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) di Desa Sidorejo Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun Sabtu (22/2/2025). 60 unit becak listrik ini bagian dari 1000 unit […]

    Bagikan
  • Sparta Pena FC Melaju ke Semifinal Kapolres Madiun Cup 2026 Usai Tundukkan Senkom Polri 4-2

    Sparta Pena FC Melaju ke Semifinal Kapolres Madiun Cup 2026 Usai Tundukkan Senkom Polri 4-2

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sparta Pena FC memastikan langkah ke babak semifinal Kapolres Madiun Cup 2026 setelah menundukkan Senkom Polri dengan skor 4-2 pada laga perempat final di Lapangan Tri Brata Polres Madiun, Jumat (12/6/2026). Tim yang diperkuat para jurnalis Madiun itu menang berkat penampilan gemilang Gatot Setiaki. Striker andalan Sparta Pena FC tersebut mencetak […]

    Bagikan
  • Tiga Mobil Dinas Instansi Vertikal di Magetan Belum Kembali ke Gudang Aset

    Tiga Mobil Dinas Instansi Vertikal di Magetan Belum Kembali ke Gudang Aset

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Keberadaan tiga unit mobil dinas lama milik instansi vertikal di Kabupaten Magetan kembali menjadi sorotan. Meskipun pengadaan kendaraan baru berupa Kijang Innova Zenith untuk sejumlah OPD telah tuntas, namun mobil lama jenis Mitsubishi Pajero digunakan beberapa institusi belum tampak kembali ke gudang aset daerah. Saat dilakukan pemantauan pada Rabu (19/11/2025), gudang […]

    Bagikan
  • Sarasehan Kebangsaan, Suarakan Pancasila Sebagai Harapan Bersama

    Sarasehan Kebangsaan, Suarakan Pancasila Sebagai Harapan Bersama

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dalam semangat memperingati Hari Lahir Pancasila, sarasehan kebangsaan diselenggarakan di ruang pertemuan baru Paroki Mater Dei, Kota Madiun, Minggu (01/06/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Merasakan Pancasila di Tahun Pengharapan Yubileum 2025” dan menjadi ruang perjumpaan lintas iman untuk merefleksikan kembali nilai-nilai dasar berbangsa. Acara ini dihadiri oleh puluhan peserta dari berbagai […]

    Bagikan
  • Modus Mengaku Dukun, Residivis Kasus Asusila Anak di Magetan Ditangkap

    Modus Mengaku Dukun, Residivis Kasus Asusila Anak di Magetan Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Satreskrim Polres Magetan menangkap seorang pria berinisial Agung Laksono, 26 tahun, warga Karangrejo, Magetan, yang diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak di bawah umur. Tersangka menggunakan modus mengaku sebagai dukun yang dapat memindahkan janin akibat kehamilan gaib untuk menipu korban. Kasus ini terbongkar setelah keluarga korban, siswi SMP berinisial EL, melaporkan kejadian tersebut. […]

    Bagikan
  • Pemkot dan Baznas Tangani Rumah Tidak Layak Huni di Kota Madiun

    Pemkot dan Baznas Tangani Rumah Tidak Layak Huni di Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) turun langsung menangani rumah warga yang kondisinya tidak layak huni. Salah satunya rumah di Kota Madiun yang tampak masih berdiri kokoh, namun bagian strukturnya rapuh dan membahayakan penghuninya. Wali Kota Madiun, Maidi, menyebut langkah cepat perlu dilakukan agar tidak menimbulkan korban, […]

    Bagikan
expand_less