Rencana Perbaikan Jalan 2026, Pemkot Usulkan Anggaran Hingga Rp. 4 Miliar per Paket
- account_circle Kriswanto
- calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
- visibility 25
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun mulai menyiapkan rencana pekerjaan infrastruktur jalan untuk tahun 2026. Kabid Bina Marga DPUPR Kota Madiun, Agus Tri Sukamto, menjelaskan bahwa penyusunan program masih akan mengacu pada hasil survei lapangan dan pemutakhiran data kondisi jalan yang dilakukan setiap akhir tahun.
Menurut Agus, pola pekerjaan pada 2026 mendatang tidak jauh berbeda dengan tahun ini. Hanya saja, penentuan lokasi dan ruas yang akan ditangani tetap menunggu hasil update data kerusakan jalan pada Desember. “Setiap tahun kita selalu melakukan update data terkait kerusakan jalan. Dari situ bisa dilihat mana yang perlu di-overlay secara berkala dan mana titik yang harus ditambal sebagai pemeliharaan rutin,” ujarnya.
Agus menyebut kondisi jalan di Kota Madiun saat ini tergolong baik, dengan tingkat kerusakan hanya sekitar 2–5 persen. Dari jumlah tersebut, sekitar tiga kilometer merupakan jalan tanah yang masih memerlukan survei lanjutan untuk menentukan metode penanganannya.
“Sampai sekarang, untuk jalan tanah memang belum ada prioritas khusus. Jadi di 2025 dan 2026 kami tetap fokus pada overlay dan pemeliharaan berkala,” jelasnya.
Terkait anggaran, DPUPR mengusulkan alokasi sekitar Rp. 3–4 miliar untuk setiap paket pekerjaan. Namun keputusan final tetap menunggu pembahasan bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD. “Harapannya usulan ini bisa disetujui sehingga perbaikan bisa berjalan optimal pada 2026,” tambah Agus.
DPUPR berencana menyiapkan sekitar empat paket pekerjaan, serupa dengan tahun-tahun sebelumnya. Perbedaannya hanya pada lokasi yang ditentukan berdasarkan hasil survei teknis serta usulan masyarakat. (Sur/Krs).
- Penulis: Kriswanto


