Berita Terkini
Trending Tags

Ini Dugaan Penyebab Truk Boks Tabrak Bus Sumber Selamat Yang Mogok di Madiun

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 485
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Truk tabrak bus mogok di Madiun, sopir tewas di lokasi. (7/4/2026). Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Nasional Madiun–Surabaya, tepatnya di Desa Purwosari, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Selasa (7/4/2026) siang. Sebuah truk boks menabrak bus AKAP yang tengah mogok di bahu jalan. Sopir truk dilaporkan meninggal dunia di lokasi.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.40 WIB saat truk melaju dari arah timur menuju barat dan menghantam bagian belakang bus yang sedang terparkir.

Salah seorang saksi menduga sang sopir truk boks Kendista Nur Yusuf Putra (21), warga Desa Bandar, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan mengantuk saat mengemudi. 

“Melihat kencangnya benturan sepertinya sopir mengantuk, tadi juga ada yang melihat truk itu oleng kekiri jadi dia nabraknya tanpa ngerem” ujar Yoga Fransisko Sopir Bus Sumber Selamat.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun, Ipda Andika Cahyono, mengatakan kecelakaan terjadi saat truk melaju dari arah timur ke barat dan menghantam bagian belakang bus yang sedang terparkir.

“Truk melaju dari arah timur ke barat, kemudian menabrak bus yang parkir di bahu jalan karena mengalami gangguan mesin. Sopir truk meninggal dunia di tempat,” kata IPDA Andika.

Bus yang terlibat merupakan Sumber Selamat bernopol W 7202 UP. Sementara truk boks bernopol AE 9588 NK dikemudikan oleh Kendista Nur Yusuf Putra (21), warga Magetan.

Sebelum kejadian, bus diketahui sudah mogok sejak sekitar pukul 07.00 WIB. Sopir bus, Yoga Fransisko, menyebut kendaraan sudah dalam posisi aman di tepi jalan dan telah menyalakan lampu hazard.

“Bus sudah mogok sejak pagi dan penumpang sudah dipindahkan ke bus lain,” ujarnya.

Saat tabrakan terjadi sekitar pukul 12.40 WIB, kondisi bus dalam keadaan kosong. Namun benturan keras membuat bus terdorong hingga sekitar 50 meter, lalu menabrak tiang penerangan jalan umum (PJU), naik ke trotoar, hingga menghantam bangunan rumah warga.

Warga dan petugas sempat mengevakuasi sopir truk yang terjepit di dalam kabin. Namun korban mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Caruban.

Polisi saat ini masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan dan barang bukti diamankan.

“Untuk penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan,” ujar IPDA Andika. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • LKBH PGRI Somasi Gubernur Khofifah, Protes Mutasi Kepala SMKN 1 Ponorogo

    LKBH PGRI Somasi Gubernur Khofifah, Protes Mutasi Kepala SMKN 1 Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Mutasi Katenan dari jabatan Kepala SMKN 1 Ponorogo ke SMAN 1 Tegalombo, Pacitan, berbuntut panjang. Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) PGRI Ponorogo resmi melayangkan somasi kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Ketua LKBH PGRI Ponorogo, Thohari, menyebut mutasi tersebut dinilai melanggar Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru […]

    Bagikan
  • Satpol PP Madiun Tertibkan Proyek Tower BTS Ilegal di Pilangkenceng

    Satpol PP Madiun Tertibkan Proyek Tower BTS Ilegal di Pilangkenceng

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun menghentikan sementara proyek pembangunan menara Base Transceiver Station (BTS) di Dusun Wungu, Desa Pilangkenceng, Kecamatan Pilangkenceng. Penertiban dilakukan lantaran proyek tersebut tidak mengantongi izin resmi dari pemerintah daerah. Kepala Bidang Penegakan Perda dan Hukum Daerah (PPHD) Satpol PP Kabupaten Madiun, Danny Yudi […]

    Bagikan
  • Kejari Kota Madiun Tangani Tujuh SPDP Kasus Demonstrasi, Dua Sudah Naik ke Tahap Berkas

    Kejari Kota Madiun Tangani Tujuh SPDP Kasus Demonstrasi, Dua Sudah Naik ke Tahap Berkas

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun tengah menangani tujuh Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang dikirimkan oleh Polres Madiun Kota terkait perkara demonstrasi yang terjadi beberapa waktu lalu. Dari tujuh SPDP tersebut, dua di antaranya telah naik menjadi berkas perkara. Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Kota Madiun, Ruly Haryandra, […]

    Bagikan
  • Cerai Gugat Masih Mendominasi di Magetan di 2025, Banyak TKW Ajukan Perceraian

    Cerai Gugat Masih Mendominasi di Magetan di 2025, Banyak TKW Ajukan Perceraian

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perkara cerai gugat atau perceraian yang diajukan oleh pihak istri masih mendominasi angka perceraian di Kabupaten Magetan sepanjang 2025. Banyak di antaranya melibatkan istri yang bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di luar negeri. Berdasarkan data laporan tahunan Pengadilan Agama (PA) Magetan, sepanjang 2025 tercatat 848 perkara cerai gugat dan 308 […]

    Bagikan
  • Coverage Jamsostek Madiun Raya Baru 25,92 Persen, Pekerja Informal Jadi Tantangan Terbesar

    Coverage Jamsostek Madiun Raya Baru 25,92 Persen, Pekerja Informal Jadi Tantangan Terbesar

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayah Madiun Raya masih menghadapi pekerjaan rumah besar. Hingga pertengahan 2026, cakupan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) di Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Magetan baru mencapai 25,92 persen dari total 795.120 pekerja yang ada. Data BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madiun menunjukkan, dari jumlah tersebut baru […]

    Bagikan
  • Dua Pemuda Jadi Sasaran Penyerangan Brutal di Warung Sembako Madiun

    Dua Pemuda Jadi Sasaran Penyerangan Brutal di Warung Sembako Madiun

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Peristiwa penyerangan brutal terjadi di sebuah warung sembako di Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Dua pemuda yang awalnya hanya hendak membeli bensin mendadak diserang secara membabi buta oleh sekelompok orang tak dikenal, Senin dini hari (12/05/2025) sekitar pukul 01.00 WIB. Rekaman CCTV yang beredar menunjukkan suasana mencekam ketika belasan […]

    Bagikan
expand_less