Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Rokok Ilegal Masih Marak, Pemkot Madiun dan Bea Cukai Perkuat Penindakan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
  • visibility 18
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana Sosialisasi Pemerintah Kota Madiun bersama Kantor Bea Cukai. Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bersama Kantor Bea Cukai terus memperkuat langkah pemberantasan peredaran rokok ilegal. Hal itu ditegaskan oleh Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, saat menyoroti masih maraknya rokok tanpa pita cukai yang beredar di masyarakat.

“Di lapangan semuanya tahu lah, masih banyak rokok tanpa pita cukai. Ini harus benar-benar kita antisipasi karena mereknya macam-macam dan sasarannya juga semakin meluas,” ujar F Bagus Panuntun pada saat acara sosialisasi barang kena cukai di graha mangga pada Selasa, (14/10/2025).

Ia menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat agar memahami jenis-jenis pelanggaran yang berkaitan dengan cukai. Menurutnya, ada berbagai bentuk pelanggaran, mulai dari rokok tanpa pita cukai hingga yang bercukai namun salah tempel.

“Makanya saya sampaikan, operasi harus benar-benar ditegakkan. Rokok ilegal ini harus dilumpuhkan siapa pun yang terlibat,” tegasnya.

Sementara itu, Kasi Perbendaharaan Kantor Bea Cukai Madiun, Slamet Parmadi, menyebut pihaknya bersama Satpol PP dan aparat penegak hukum lainnya terus aktif melakukan penindakan di berbagai titik, termasuk jalur transportasi dan pasar-pasar tradisional.

“Untuk mengatasi rokok ilegal, kami selalu berperan aktif dan bekerja sama dengan Satpol PP maupun aparat lain. Penindakan dilakukan di jalur transportasi seperti jalan tol, jalan nasional, hingga operasi pasar di lokasi perdagangan yang terindikasi rokok ilegal,” jelas Slamet.

Ia menambahkan, kegiatan penindakan tersebut juga merupakan bagian dari pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Upaya itu diharapkan dapat mempersempit ruang gerak peredaran rokok ilegal di wilayah Madiun.

“Sampai sekarang memang masih banyak, dan ini menjadi tantangan kami. Karena itu, pemanfaatan DBHCHT diarahkan untuk kegiatan penindakan. Semakin sering dilakukan, maka semakin terbatas ruang gerak rokok ilegal,” ungkapnya.

Slamet juga mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam memberikan informasi terkait peredaran rokok ilegal maupun penyalahgunaan pita cukai.

“Apapun informasi dari masyarakat, kami sangat terbuka. Silakan disampaikan, dan kami pastikan akan menindaklanjutinya. Informasi dari masyarakat juga kami jamin kerahasiaannya,” pungkasnya.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir Kiriman Rendam Permukiman Warga Pilangkenceng, 58 Jiwa Terdampak

    Banjir Kiriman Rendam Permukiman Warga Pilangkenceng, 58 Jiwa Terdampak

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Madiun dan Bojonegoro pada Minggu (11/5/2025) malam memicu banjir kiriman yang merendam puluhan rumah warga di Dusun Kebonduren, Desa Kenongorejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun mencatat sebanyak 58 warga terdampak dari empat rukun tetangga (RT), dengan ketinggian […]

    Bagikan
  • Upacara Hari Jadi ke-107 Kota Madiun Digelar di TPA Winongo dan Dapat Penghargaan dari Google

    Upacara Hari Jadi ke-107 Kota Madiun Digelar di TPA Winongo dan Dapat Penghargaan dari Google

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun hari ini, Kamis (20/06/2025), resmi memperingati hari jadinya yang ke-107. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, peringatan kali ini digelar secara unik dan sarat makna, dengan lokasi upacara yang tidak biasa yakni Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo. Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan. Pemerintah Kota Madiun berencana mengubah TPA Winongo […]

    Bagikan
  • Polemik Tak Berujung Dualisme PSHT

    Polemik Tak Berujung Dualisme PSHT

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia – Jakarta/Kota Madiun – Polemik di tubuh Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) seakan tidak ada ujungnya. Dualisme kepemimpinan pada organisasi yang berdiri sejak tahun 1922 itu kembali menghangat. Hal itu tidak lepas dari terbitnya keputusan Menteri Hukum RI Nomor AHU-0005248.AH.01.07.Tahun 2025 Tentang Pengesahan Pendirian Perkumpulan Persaudaraan Setia Hati Terate yang diteken pada 17 Juli 2025 […]

    Bagikan
  • RPJMD Magetan 2025–2029: Antara Ambisi Pembangunan dan Realitas Sosial

    RPJMD Magetan 2025–2029: Antara Ambisi Pembangunan dan Realitas Sosial

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dengan visi “Magetan Nyaman, Maju, dan Berkelanjutan. ”Dokumen perencanaan ini memuat tujuh misi pembangunan, mulai dari penguatan SDM, pengentasan kemiskinan, hingga pembangunan infrastruktur strategis.” Namun, capaian indikator makro menunjukkan tantangan yang tidak sederhana. Pertumbuhan ekonomi Magetan sempat terkontraksi -2,33% pada […]

    Bagikan
  • Sukar Dinyatakan Alami Skizofrenia Paranoida, Penyidikan Dihentikan

    Sukar Dinyatakan Alami Skizofrenia Paranoida, Penyidikan Dihentikan

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Polisi memastikan terduga pelaku pembunuhan pasangan suami istri di Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, mengalami gangguan jiwa berat. Hal itu disampaikan Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, usai menerima hasil pemeriksaan medis dari rumah sakit jiwa. Menurut Imam Mujali, hasil pemeriksaan kejiwaan menyimpulkan bahwa pelaku, Sukar (35), mengalami skizofrenia paranoida, yang […]

    Bagikan
  • Angka Kemiskinan Kota Madiun Turun ke Level Terendah dalam 10 Tahun

    Angka Kemiskinan Kota Madiun Turun ke Level Terendah dalam 10 Tahun

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tingkat kemiskinan di Kota Madiun menunjukkan penurunan signifikan pada tahun 2025. Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025, angka kemiskinan tercatat sebesar 3,89 persen, turun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 4,38 persen. Kepala BPS Kota Madiun, Abdul Azis, menjelaskan capaian tersebut merupakan angka kemiskinan terendah sepanjang 10 tahun terakhir. […]

    Bagikan
expand_less