Berita Terkini
Trending Tags

Hari Kartini 2026 di Kota Madiun, Perempuan Kian Berdaya, Kesetaraan Gender Makin Nyata

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 274
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Hari Kartini 2026, perempuan Madiun kian berdaya dan setara, (21/4/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Upacara di halaman Balai Kota Madiun pada Selasa (21/4/2026) terasa berbeda. Dipenuhi semangat perempuan-perempuan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengambil peran penuh sebagai petugas sekaligus peserta upacara. Momentum Hari Kartini ke-147 ini bukan sekedar seremoni tahunan, tetapi juga refleksi atas perjalanan panjang kesetaraan gender yang kini mulai menunjukkan hasil nyata di tingkat daerah.

Di tengah suasana khidmat, Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menegaskan pentingnya keterlibatan perempuan dalam pembangunan. Menurutnya, perempuan tidak lagi berada di posisi pelengkap, melainkan menjadi bagian strategis dalam mendorong kemajuan daerah menuju visi besar Indonesia Emas 2045.

“Seluruh perempuan di Indonesia harus aktif berpartisipasi dalam pembangunan. Di Kota Madiun, kesetaraan gender sudah sangat baik. Ini terlihat dari banyaknya perempuan yang memimpin OPD, menjadi lurah, hingga menduduki berbagai jabatan penting,” ujarnya.

Fenomena ini mencerminkan perubahan paradigma yang semakin inklusif. Perempuan di Kota Madiun kini hadir bukan hanya sebagai simbol, tetapi juga sebagai pengambil keputusan. Dalam banyak sektor, mulai dari pemerintahan hingga pelayanan publik, kontribusi perempuan semakin terasa.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) pun menguatkan narasi tersebut. Indeks Pembangunan Gender (IPG) Kota Madiun tercatat mencapai 96,05 pada 2025, meningkat dari 95,26 pada 2024. Angka ini menunjukkan tingkat kesetaraan yang tinggi antara laki-laki dan perempuan, terutama dalam aspek kesehatan, pendidikan, dan standar hidup.

“Ya pasti, kami kan punya indikator penilaian terhadap kesetaraan gender. Yang ini harus kita capai dan sampai dengan hari ini gender perempuan di Kota Madiun itu melampaui dari target yang sudah kita tentukan,” tegas Bagus.

Tak hanya itu, Indeks Ketimpangan Gender (IKG) pada 2024 berada di angka 0,093—mendekati nol yang berarti ketimpangan sangat rendah. Capaian ini menempatkan Kota Madiun sebagai salah satu daerah dengan pembangunan gender terbaik di Jawa Timur.

Bagi pemerintah daerah, angka-angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan indikator keberhasilan kebijakan yang berpihak pada kesetaraan. Berbagai program pemberdayaan perempuan, akses pendidikan, hingga peluang karier yang lebih terbuka menjadi faktor pendorong utama.

Lebih jauh, Bagus Panuntun berharap lahir lebih banyak generasi emas perempuan yang mampu menjadi penyeimbang sekaligus pendobrak dalam pembangunan. Kehadiran perempuan dinilai penting untuk menghadirkan perspektif yang lebih beragam dan humanis dalam setiap kebijakan.

“Generasi emas perempuan di Kota Madiun harus banyak dan terus berkarya. Itu juga bagian dalam mendukung pembangunan Kota Madiun kedepannya,” pungkasnya

Di balik upacara yang berlangsung sederhana, tersimpan pesan kuat. Perjuangan Raden Ajeng Kartini belum usai, tetapi telah melangkah jauh. Di Kota Madiun, semangat emansipasi kini tidak hanya dikenang, melainkan dijalankan menuju masyarakat yang lebih setara. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kajari Magetan Berganti, Penanganan Kasus Strategis Masih Menggantung

    Kajari Magetan Berganti, Penanganan Kasus Strategis Masih Menggantung

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pergantian pucuk pimpinan Kejaksaan Negeri Magetan kembali terjadi sebelum publik benar-benar mengetahui arah penegakan hukum di daerah ini. Dezi Setiapurnama dipindah ke Kejaksaan Agung hanya dalam hitungan bulan, dan kursinya kini ditempati Pelaksana Tugas (Plt) Kajari, Farhan Zunaedi. Rotasi yang terbilang cepat ini justru menambah daftar tanya publik, terutama terkait kasus […]

    Bagikan
  • BPBD Magetan Petakan Titik Rawan Bencana, Fokus Pengawasan di Wilayah Dataran Tinggi

    BPBD Magetan Petakan Titik Rawan Bencana, Fokus Pengawasan di Wilayah Dataran Tinggi

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan memperkuat mitigasi bencana hidrometeorologi seiring meningkatnya intensitas hujan. Pemantauan difokuskan pada kawasan dataran tinggi yang memiliki potensi longsor lebih besar. Plt Kepala Pelaksana BPBD Magetan, Cahaya Wijaya, menjelaskan bahwa wilayah rawan bencana kini terbagi menjadi dua zona besar, yaitu daerah bawah dengan risiko banjir, […]

    Bagikan
  • Papan Nama Stasiun Magetan Rusak, DPUPR : Kalau Ingin Diungkap, Menjadi Ranah Penegak Hukum

    Papan Nama Stasiun Magetan Rusak, DPUPR : Kalau Ingin Diungkap, Menjadi Ranah Penegak Hukum

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kerusakan papan nama “STASIUN MAGETAN” di area depan stasiun yang viral di media sosial akhirnya mendapat tanggapan dari Pemerintah Kabupaten Magetan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magetan menduga kerusakan tersebut akibat aksi vandalisme oleh pihak tidak bertanggung jawab. Video kondisi papan nama yang rusak sebelumnya ramai beredar di […]

    Bagikan
  • Pelayanan Adminduk Magetan Kini Terdesentralisasi ke Kecamatan dan Desa, Efisiensi Meningkat Didukung Capaian Perekaman Hampir 99 %

    Pelayanan Adminduk Magetan Kini Terdesentralisasi ke Kecamatan dan Desa, Efisiensi Meningkat Didukung Capaian Perekaman Hampir 99 %

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelayanan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magetan tampak lebih lengang dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut terjadi setelah pemerintah daerah kembali menerapkan layanan administrasi kependudukan (adminduk) melalui kantor kecamatan hingga ke tingkat desa. Kebijakan ini bertujuan mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan efisiensi pelayanan publik. Kepala Bidang […]

    Bagikan
  • Magetan Siapkan “Gerakan RT Peduli Lansia”, Sentuhan Harian untuk 58 Ribu Warga Tua

    Magetan Siapkan “Gerakan RT Peduli Lansia”, Sentuhan Harian untuk 58 Ribu Warga Tua

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Sosial tengah menyiapkan gebrakan baru untuk memperkuat kepedulian terhadap warga lanjut usia (lansia). Program tersebut diberi nama Gerakan RT Peduli Lansia (Gerilia) dan akan segera dilaunching dalam waktu dekat. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magetan, Parminto Budi, mengungkapkan bahwa jumlah lansia di Magetan mencapai sekitar 58 ribu […]

    Bagikan
  • Mengenal Joko Susilo , Salah Satu Petugas Transportasi di Balik Kelancaran Ibadah Haji 2025

    Mengenal Joko Susilo , Salah Satu Petugas Transportasi di Balik Kelancaran Ibadah Haji 2025

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Madinah – Di tengah lautan manusia yang beribadah dengan khusyuk di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram selama musim haji 2025, ada sosok-sosok yang nyaris tak terlihat namun berperan besar dalam menjaga kelancaran setiap langkah para tamu Allah. Mereka adalah petugas transportasi, yang dengan sabar dan tulus melayani para jamaah haji dari berbagai penjuru […]

    Bagikan
expand_less