Berita Terkini
Trending Tags

Intervensi Pasar Telur Mulai Dijalankan, Peternak Nilai Belum Menyentuh Akar Masalah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • visibility 152
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Peternak nilai intervensi pasar telur belum atasi akar masalah. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan — Pemerintah Kabupaten Magetan bergerak cepat merespons anjloknya harga telur ayam ras di tingkat peternak dengan menyiapkan skema penyerapan produksi. Kebijakan ini mendapat apresiasi dari para peternak yang sebelumnya mengeluhkan ketidakseimbangan antara produksi dan permintaan pasar.

Perwakilan peternak telur Magetan, Surohman, menyampaikan terima kasih atas respons cepat pemerintah daerah yang dinilai terbuka terhadap aspirasi peternak. Menurutnya, berbagai keluhan yang disampaikan telah ditindaklanjuti melalui sejumlah solusi konkret.

“Pemerintah daerah sudah menerima kami dengan baik dan memberikan solusi, terutama terkait penyerapan telur serta kerja sama dengan sejumlah pihak,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan masih ada persoalan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, seperti distribusi bahan baku pakan ternak yang turut memengaruhi biaya produksi.

Selain itu, Surohman menyoroti pentingnya pembenahan data peternak secara menyeluruh. Menurutnya, ketiadaan data yang akurat menjadi salah satu penyebab terjadinya kelebihan pasokan (over supply) di pasaran.

“Ke depan, harus ada data riil terkait jumlah peternak, populasi ayam, hingga produksi telur. Dengan data yang valid, keseimbangan antara produksi dan kebutuhan pasar bisa dihitung secara tepat,” katanya.

Sementara itu, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menjelaskan, anjloknya harga telur dipicu oleh melimpahnya produksi yang tidak diimbangi serapan pasar. Kondisi tersebut sempat mendorong aksi pembagian telur gratis oleh peternak pada 6 Mei lalu.

Image Not Found
Pemkab Magetan mulai serap produksi telur untuk bantu peternak. Foto : Kus-Sinergia

Ia menyebutkan, harga telur yang seharusnya mengacu pada Harga Acuan Pemerintah (HAP) sebesar Rp26.500 per kilogram, kini turun drastis menjadi sekitar Rp19.000 hingga Rp21.000 per kilogram di tingkat peternak.

“Setelah dilakukan musyawarah bersama, kami sepakat mengambil langkah untuk meningkatkan serapan telur agar tidak terjadi penumpukan produksi,” jelasnya.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Magetan mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk membeli telur langsung dari peternak. Selain itu, kerja sama juga dilakukan dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memasukkan telur sebagai menu rutin.

“SPPG di Magetan sudah sepakat menggunakan telur minimal tiga kali dalam seminggu. Ini diharapkan bisa membantu menyerap produksi peternak,” tambahnya.

Di sisi lain, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Magetan, Dyah Putri Kustia Dewi, mengatakan pihaknya tengah melakukan evaluasi distribusi pasokan telur, khususnya terkait keterlibatan seluruh pemasok lokal.

Ia mengungkapkan, saat ini sebagian besar SPPG masih menyerap pasokan dari wilayah Madiun dan sekitarnya. Namun, pihaknya akan melakukan verifikasi ulang agar distribusi lebih merata.

“Kami akan kroscek kembali data pemasok agar penyerapan bisa lebih optimal. Arahan saat ini, penggunaan telur ditingkatkan hingga tiga kali dalam seminggu sampai harga kembali stabil,” ujarnya.

Dyah menambahkan, implementasi kebijakan tersebut sudah mulai dijalankan secara bertahap sejak pekan ini, dengan penyesuaian frekuensi konsumsi telur sesuai hari operasional layanan.

Langkah terpadu antara pemerintah daerah, peternak, dan lembaga terkait ini diharapkan mampu menekan kelebihan pasokan sekaligus mengembalikan harga telur yang lebih menguntungkan bagi peternak. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Upacara Hari Jadi ke-107 Kota Madiun Digelar di TPA Winongo dan Dapat Penghargaan dari Google

    Upacara Hari Jadi ke-107 Kota Madiun Digelar di TPA Winongo dan Dapat Penghargaan dari Google

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun hari ini, Kamis (20/06/2025), resmi memperingati hari jadinya yang ke-107. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, peringatan kali ini digelar secara unik dan sarat makna, dengan lokasi upacara yang tidak biasa yakni Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo. Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan. Pemerintah Kota Madiun berencana mengubah TPA Winongo […]

    Bagikan
  • Pemkot-DPRD Kota Madiun Sepakati KUA-PPAS 2026, Maidi Targetkan Ekonomi dan IPM Naik

    Pemkot-DPRD Kota Madiun Sepakati KUA-PPAS 2026, Maidi Targetkan Ekonomi dan IPM Naik

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda penandatanganan nota kesepakatan atas Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Kota Madiun Tahun Anggaran 2026. Rapat berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Kota Madiun dan dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD, Sutardi, Selasa (22/07/2025). Rapat diikuti […]

    Bagikan
  • Harga Emas Naik 35 Persen Sejak Awal Tahun, Pegadaian Magetan Catat Antusias Masyarakat Menabung

    Harga Emas Naik 35 Persen Sejak Awal Tahun, Pegadaian Magetan Catat Antusias Masyarakat Menabung

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sisnergia | Magetan – Harga emas terus meroket sepanjang 2025. Per Kamis (25/9/2025), harga emas 24 karat tercatat naik sekitar 35 persen dibandingkan awal tahun. Saat ini, harga per gram emas berada di kisaran Rp2,1 juta hingga Rp2,2 juta, tergantung jenisnya. Data terkini menunjukkan harga emas batangan: – Antam : Rp. 2.272.000/gram – Galeri 24 […]

    Bagikan
  • TNI AU dan Pemkab Magetan Sepakati Rencana Pembangunan Perumahan Prajurit

    TNI AU dan Pemkab Magetan Sepakati Rencana Pembangunan Perumahan Prajurit

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mendukung penuh rencana pembangunan kompleks perumahan bagi prajurit TNI Angkatan Udara yang bertugas di Lanud Iswahjudi. Rencana tersebut dibahas dalam audiensi antara Bupati Magetan Nanik Sumantri dan perwakilan Markas Besar TNI AU (Mabesau) di Pendapa Surya Graha, Kamis (14/08/2025). Sesdis Watpers TNI AU Kolonel Kal Miko Prasetiyo Hasan […]

    Bagikan
  • Empat Tuntutan Aliansi Ponorogo Melawan Soal UU TNI hingga RUU Perampasan Aset

    Empat Tuntutan Aliansi Ponorogo Melawan Soal UU TNI hingga RUU Perampasan Aset

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Ponorogo Melawan menggelar audiensi dengan pimpinan DPRD Kabupaten Ponorogo, Kamis (27/03/2025). Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat DPRD, mahasiswa menyampaikan empat tuntutan utama terkait revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 yang kini telah menjadi UU TNI Tahun 2025. Mereka meminta DPRD bersikap tegas terhadap […]

    Bagikan
  • Ngaku dari Dubai, Dua WNA Diduga Gasak Rp5 Juta dari Laci Kasir Toko di Ponorogo

    Ngaku dari Dubai, Dua WNA Diduga Gasak Rp5 Juta dari Laci Kasir Toko di Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi dugaan pencurian dengan modus menukarkan uang kembali terjadi di Kabupaten Ponorogo. Kali ini korbannya adalah sebuah toko pertanian di Desa Kemuning, Kecamatan Sambit. Dua warga negara asing (WNA) diduga berhasil menggasak uang sekitar Rp5 juta dari laci kasir dengan memanfaatkan kelengahan penjaga toko. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (8/6/2026) sekitar […]

    Bagikan
expand_less