Berita Terkini
Trending Tags

Intervensi Pasar Telur Mulai Dijalankan, Peternak Nilai Belum Menyentuh Akar Masalah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • visibility 173
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Peternak nilai intervensi pasar telur belum atasi akar masalah. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan — Pemerintah Kabupaten Magetan bergerak cepat merespons anjloknya harga telur ayam ras di tingkat peternak dengan menyiapkan skema penyerapan produksi. Kebijakan ini mendapat apresiasi dari para peternak yang sebelumnya mengeluhkan ketidakseimbangan antara produksi dan permintaan pasar.

Perwakilan peternak telur Magetan, Surohman, menyampaikan terima kasih atas respons cepat pemerintah daerah yang dinilai terbuka terhadap aspirasi peternak. Menurutnya, berbagai keluhan yang disampaikan telah ditindaklanjuti melalui sejumlah solusi konkret.

“Pemerintah daerah sudah menerima kami dengan baik dan memberikan solusi, terutama terkait penyerapan telur serta kerja sama dengan sejumlah pihak,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan masih ada persoalan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, seperti distribusi bahan baku pakan ternak yang turut memengaruhi biaya produksi.

Selain itu, Surohman menyoroti pentingnya pembenahan data peternak secara menyeluruh. Menurutnya, ketiadaan data yang akurat menjadi salah satu penyebab terjadinya kelebihan pasokan (over supply) di pasaran.

“Ke depan, harus ada data riil terkait jumlah peternak, populasi ayam, hingga produksi telur. Dengan data yang valid, keseimbangan antara produksi dan kebutuhan pasar bisa dihitung secara tepat,” katanya.

Sementara itu, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menjelaskan, anjloknya harga telur dipicu oleh melimpahnya produksi yang tidak diimbangi serapan pasar. Kondisi tersebut sempat mendorong aksi pembagian telur gratis oleh peternak pada 6 Mei lalu.

Image Not Found
Pemkab Magetan mulai serap produksi telur untuk bantu peternak. Foto : Kus-Sinergia

Ia menyebutkan, harga telur yang seharusnya mengacu pada Harga Acuan Pemerintah (HAP) sebesar Rp26.500 per kilogram, kini turun drastis menjadi sekitar Rp19.000 hingga Rp21.000 per kilogram di tingkat peternak.

“Setelah dilakukan musyawarah bersama, kami sepakat mengambil langkah untuk meningkatkan serapan telur agar tidak terjadi penumpukan produksi,” jelasnya.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Magetan mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk membeli telur langsung dari peternak. Selain itu, kerja sama juga dilakukan dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memasukkan telur sebagai menu rutin.

“SPPG di Magetan sudah sepakat menggunakan telur minimal tiga kali dalam seminggu. Ini diharapkan bisa membantu menyerap produksi peternak,” tambahnya.

Di sisi lain, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Magetan, Dyah Putri Kustia Dewi, mengatakan pihaknya tengah melakukan evaluasi distribusi pasokan telur, khususnya terkait keterlibatan seluruh pemasok lokal.

Ia mengungkapkan, saat ini sebagian besar SPPG masih menyerap pasokan dari wilayah Madiun dan sekitarnya. Namun, pihaknya akan melakukan verifikasi ulang agar distribusi lebih merata.

“Kami akan kroscek kembali data pemasok agar penyerapan bisa lebih optimal. Arahan saat ini, penggunaan telur ditingkatkan hingga tiga kali dalam seminggu sampai harga kembali stabil,” ujarnya.

Dyah menambahkan, implementasi kebijakan tersebut sudah mulai dijalankan secara bertahap sejak pekan ini, dengan penyesuaian frekuensi konsumsi telur sesuai hari operasional layanan.

Langkah terpadu antara pemerintah daerah, peternak, dan lembaga terkait ini diharapkan mampu menekan kelebihan pasokan sekaligus mengembalikan harga telur yang lebih menguntungkan bagi peternak. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selesai! PSSI Resmi Pecat Shin Tae-Yong

    Selesai! PSSI Resmi Pecat Shin Tae-Yong

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 109
    • 0Komentar

    JAKARTA – PSSI resmi memecat Shin Tae Yong dari kursi oelatih Timnas Indonesia. Kepastian itu diungkap Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (6/1/2025). “Kita mengucapkan terima kasih atas kinerja coach STY selama ini. Kita lakukan yang terbaik untuk program-program yang dikehendaki,” kata Erick. Dikutip dari akun instagram Ketua PSSI tersebut, […]

    Bagikan
  • Relokasi Kios ke Dalam Terminal Purboyo Berbuah Manis, Omzet Pedagang Naik 100 Persen

    Relokasi Kios ke Dalam Terminal Purboyo Berbuah Manis, Omzet Pedagang Naik 100 Persen

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Para pedagang di Terminal Tipe A Purboyo Madiun kini bisa tersenyum. Setelah bertahun-tahun berjualan di luar kawasan terminal, kini kios mereka telah direlokasi ke dalam area terminal. Kebijakan tersebut memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan penghasilan para pedagang. Sudah tiga minggu kios-kios baru tersebut berdiri di dalam terminal dan para pedagang […]

    Bagikan
  • Mantan Kades Sukosari Madiun Divonis 2 Tahun, JPU Tegas Masih Pikir Pikir

    Mantan Kades Sukosari Madiun Divonis 2 Tahun, JPU Tegas Masih Pikir Pikir

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Jaksa Penuntut Umum (JPU ) Kejaksaan Negeri Madiun sontak melontarkan pernyataan berbeda usai mendegar pembacaan vonis majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dengan terdakwa Kusno, Jumat ( 27/02/2026). Mantan Kades Sukosari Kec Dagangan, Kab Madiun yang terjerat perkara korupsi anggaran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) tahun 2022 itu divonis 2 […]

    Bagikan
  • Truk Bermuatan Cabai Tabrak Tronton di Tol Nganjuk–Caruban, Satu Orang Tewas photo_camera 2

    Truk Bermuatan Cabai Tabrak Tronton di Tol Nganjuk–Caruban, Satu Orang Tewas

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 703
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan berat terjadi di ruas Tol Nganjuk–Caruban, Jawa Timur, Selasa (3/2/2026) siang. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Peristiwa terjadi di KM 628 Tol Nganjuk–Caruban, tepatnya di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Kecelakaan melibatkan truk bermuatan cabai bernomor polisi N 8795 EV dan […]

    Bagikan
  • Terminal Purabaya Madiun Wajibkan Semua Armada Bus Masuk Terminal

    Terminal Purabaya Madiun Wajibkan Semua Armada Bus Masuk Terminal

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Terminal Tipe A Purabaya Madiun mulai memberlakukan aturan wajib masuk terminal bagi seluruh armada bus dan kendaraan penumpang lainnya, terhitung sejak 26 April 2025. Kebijakan ini diterapkan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, serta Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 24 Tahun 2001. Dengan diberlakukannya […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Dukung Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Sesuai Instruksi Presiden

    Pemkab Madiun Dukung Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Sesuai Instruksi Presiden

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinegia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Sosialisasi Koperasi Merah Putih yang di gelar pada, Rabu (30/04/2025) di Pendopo Muda Graha. Pemkab Madiun juga menyatakan dukungannya terhadap pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 yang ditandatangani dan mulai berlaku pada 27 Maret 2025. Program ini menjadi […]

    Bagikan
expand_less