Berita Terkini
Trending Tags

72 Siswa di Mantingan Ngawi Diduga Keracunan Menu MBG, Ini Langkah Dinkes

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 248
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi bergerak cepat menyikapi dugaan keracunan makanan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Ngawi – Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi bergerak cepat menyikapi dugaan keracunan makanan yang dialami puluhan siswa di Kecamatan Mantingan pada Kamis (04/12/2025). Para siswa itu dilarikan ke fasilitas kesehatan setelah mengalami gejala mual, muntah, pusing, hingga demam. Diketahui, sehari sebelumnya mereka menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Puskesmas Mantingan, Muhammad Al Riza, mengatakan jumlah siswa yang datang terus bertambah. Pasien kebanyakan mengeluhkan kondisi tubuh yang menurun dan lemas. “Menjelang siang, sudah sekitar 30 siswa yang kami tangani. Karena ruang perawatan penuh, beberapa terpaksa kami tempatkan di ruang tambahan. Mereka umumnya menunjukkan gejala yang sama seperti mual, muntah, dan demam,” jelasnya.

Data dari Dinas Kesehatan Ngawi menunjukkan total 72 siswa terdampak. Dari jumlah tersebut, 8 orang dirawat inap, 25 menjalani rawat jalan, dan 39 siswa lainnya dalam masa observasi.

Menurut Riza, gejala mulai dirasakan siswa sejak Rabu malam. Mayoritas mengalami keluhan yang serupa, namun pihaknya belum bisa memastikan sumber masalahnya.

“Memang ada dugaan terkait konsumsi menu MBG, tetapi kami tetap menunggu kepastian dari hasil pemeriksaan laboratorium,” imbuhnya.

Di sisi lain, Dinas Kesehatan Ngawi bergerak cepat dengan mengambil sampel makanan program MBG sisa hari Rabu, yang terdiri dari nasi, telur, tahu balado, dan pisang. Sampel muntahan para siswa juga dikumpulkan untuk analisis lebih lanjut.

Kepala Bidang SDMKF Dinkes Ngawi, Dhina Handayani, menegaskan bahwa seluruh sampel telah dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Surabaya.

“Kami ingin memastikan apakah ada kandungan pada makanan yang berpotensi menyebabkan keracunan. Saat ini kami masih menunggu hasil uji laboratorium,” tuturnya.

Hingga kini, Dinkes Ngawi masih menangani kasus tersebut dan akan memberikan pembaruan begitu hasil pemeriksaan laboratorium diterima. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peternak Sapi Perah Tak Merasakan Dampak PMK, Permintaan Susu Segar Meningkat

    Peternak Sapi Perah Tak Merasakan Dampak PMK, Permintaan Susu Segar Meningkat

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Wabah virus Penyakit Mulut dan Kuku ( PMK) tidak begitu dirasakan dampaknya bagi peternak sapi perah di Kabupaten Madiun. Justru permintaan susu segar saat momen Imlek dan Isra’ Mi’raj meningkat dibanding hari biasanya.  Seperti yang dialami oleh kelompok peternak sapi perah Nedyo Rahayu di Desa Kresek, Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Ajak Generasi Muda Untuk Cerdas dan Berkarakter Pancasila

    Wali Kota Madiun Ajak Generasi Muda Untuk Cerdas dan Berkarakter Pancasila

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, mengajak generasi muda untuk menjadi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter, dan berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila serta norma agama. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan wawasan kebangsaan bersama para pemuda dan karang taruna se-Kecamatan Kartoharjo, pada Senin (27/10/2025). Dalam arahannya, Maidi menegaskan pentingnya membangun karakter generasi muda […]

    Bagikan
  • Tamu Berdatangan, Disperkim Kota Madiun Siap Potong Pohon depan Rumdin Wabup Madiun

    Tamu Berdatangan, Disperkim Kota Madiun Siap Potong Pohon depan Rumdin Wabup Madiun

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Perumahan dan Permukiman ( Disperkim ) Kota Madiun cepat bergerak melihat kondisi dua pohon di depan rumah dinas Wakil Bupati (Wabup) Madiun di Jalan lombok Kota Madiun. 2 Pohon ini nyaris membuat kesulitan dipakai parkir mobil. Kepala Dinas Perkim Kota Madiun Jemakir bakal melakukan eksekusi penebangan dua pohon di […]

    Bagikan
  • Awal 2026, Magetan Dilanda 50 Kejadian Bencana, Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu Utama photo_camera 3

    Awal 2026, Magetan Dilanda 50 Kejadian Bencana, Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu Utama

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Awal tahun 2026, Kabupaten Magetan kembali menghadapi tingginya frekuensi kejadian bencana. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan mencatat 50 kejadian bencana dan peristiwa sepanjang 1–31 Januari 2026. Mayoritas di antaranya dipicu oleh cuaca ekstrem. BPBD melaporkan bahwa kejadian bencana terjadi hampir merata di seluruh kecamatan. Kecamatan Magetan menjadi wilayah dengan jumlah […]

    Bagikan
  • Gedung Terpadu Diusulkan Ganti Nama Jadi Gedung Haji Amin

    Gedung Terpadu Diusulkan Ganti Nama Jadi Gedung Haji Amin

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Penghargaan terhadap jasa pemimpin masa lalu tak cukup hanya sebatas mengenang. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, memilih langkah konkret dengan mengusulkan perubahan nama Gedung Terpadu di Jalan Basuki Rahmad menjadi Gedung Haji Amin. Nama Haji Amin dipilih sebagai bentuk penghormatan kepada sosok Bupati Ponorogo yang menggagas pembangunan gedung enam lantai tersebut […]

    Bagikan
  • Geliat Serda Rohman Geluti Budidaya Cacing, Gandeng Investor untuk Pemasaran

    Geliat Serda Rohman Geluti Budidaya Cacing, Gandeng Investor untuk Pemasaran

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Tak ingin lingkungan di sekitar tempat tinggalnya terus tercemar, Serda Muhamad Rohman Yudianto yang kesehariannya bertugas di Koramil 0802/21 Pudak, jajaran Korem 081/DSJ, melakukan upaya budidaya cacing. Budidaya yang gelutinya sejak awal tahun 2025 itu diakuinya sangat efektif untuk mengurangi pencemaran lingkungan, khususnya di aliran sungai sekitar tempat tinggalnya. “Di […]

    Bagikan
expand_less