Berita Terkini
Trending Tags

72 Siswa di Mantingan Ngawi Diduga Keracunan Menu MBG, Ini Langkah Dinkes

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 221
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi bergerak cepat menyikapi dugaan keracunan makanan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Ngawi – Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi bergerak cepat menyikapi dugaan keracunan makanan yang dialami puluhan siswa di Kecamatan Mantingan pada Kamis (04/12/2025). Para siswa itu dilarikan ke fasilitas kesehatan setelah mengalami gejala mual, muntah, pusing, hingga demam. Diketahui, sehari sebelumnya mereka menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Puskesmas Mantingan, Muhammad Al Riza, mengatakan jumlah siswa yang datang terus bertambah. Pasien kebanyakan mengeluhkan kondisi tubuh yang menurun dan lemas. “Menjelang siang, sudah sekitar 30 siswa yang kami tangani. Karena ruang perawatan penuh, beberapa terpaksa kami tempatkan di ruang tambahan. Mereka umumnya menunjukkan gejala yang sama seperti mual, muntah, dan demam,” jelasnya.

Data dari Dinas Kesehatan Ngawi menunjukkan total 72 siswa terdampak. Dari jumlah tersebut, 8 orang dirawat inap, 25 menjalani rawat jalan, dan 39 siswa lainnya dalam masa observasi.

Menurut Riza, gejala mulai dirasakan siswa sejak Rabu malam. Mayoritas mengalami keluhan yang serupa, namun pihaknya belum bisa memastikan sumber masalahnya.

“Memang ada dugaan terkait konsumsi menu MBG, tetapi kami tetap menunggu kepastian dari hasil pemeriksaan laboratorium,” imbuhnya.

Di sisi lain, Dinas Kesehatan Ngawi bergerak cepat dengan mengambil sampel makanan program MBG sisa hari Rabu, yang terdiri dari nasi, telur, tahu balado, dan pisang. Sampel muntahan para siswa juga dikumpulkan untuk analisis lebih lanjut.

Kepala Bidang SDMKF Dinkes Ngawi, Dhina Handayani, menegaskan bahwa seluruh sampel telah dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Surabaya.

“Kami ingin memastikan apakah ada kandungan pada makanan yang berpotensi menyebabkan keracunan. Saat ini kami masih menunggu hasil uji laboratorium,” tuturnya.

Hingga kini, Dinkes Ngawi masih menangani kasus tersebut dan akan memberikan pembaruan begitu hasil pemeriksaan laboratorium diterima. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejagung Periksa Sejumlah Kajari, Soroti Indikasi Pelanggaran Etik dan Kepemimpinan

    Kejagung Periksa Sejumlah Kajari, Soroti Indikasi Pelanggaran Etik dan Kepemimpinan

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan langkah tak biasa dengan memeriksa sejumlah kepala kejaksaan negeri (Kajari) dalam beberapa hari terakhir. Pemeriksaan ini dilakukan setelah muncul indikasi pelanggaran etik, manajerial, hingga dugaan konflik kepentingan di lingkungan kejaksaan. Dikutip dari kanal media nasional, Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, membenarkan bahwa Kajari Magetan dan Kajari Padang Lawas […]

    Bagikan
  • Keselamatan Jadi Prioritas! KAI Daop 7 Madiun Gelar Refreshing PPKA Jelang Angkutan Lebaran 2026

    Keselamatan Jadi Prioritas! KAI Daop 7 Madiun Gelar Refreshing PPKA Jelang Angkutan Lebaran 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui wilayah kerja Daop 7 Madiun terus memperkuat kompetensi sumber daya manusia di bidang operasional. Salah satunya melalui kegiatan Pendidkan dan Pelatihan (Diklat) Refreshing Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) Setempat Angkatan I Tahun 2026 yang digelar di Ruang Sasana Wiyata Daop 7 Madiun, Selasa (10/3/2026). Kegiatan […]

    Bagikan
  • Tiga Perangkat Desa Gemarang Diperiksa, Usai Penetapan Tersangka Proyek Kolam Renang Mangkrak

    Tiga Perangkat Desa Gemarang Diperiksa, Usai Penetapan Tersangka Proyek Kolam Renang Mangkrak

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 118
    • 1Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun memeriksa tiga perangkat Desa Gemarang, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terkait kasus dugaan korupsi pembangunan kolam renang yang terbengkalai di Dusun Mundu. Pemeriksaan dilakukan menyusul penetapan mantan Kepala Desa Gemarang, Suprapti, sebagai tersangka dalam kasus ini pada Selasa (10/06/2025). Kepala Desa Gemarang saat ini, Tri Wiwik, […]

    Bagikan
  • Madiun Berkilau, Siap Sambut Pergantian Tahun 2026 di Kota Madiun

    Madiun Berkilau, Siap Sambut Pergantian Tahun 2026 di Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tidak ada perayaan kembang api saat peringatan tahun baru 2026 di Kota Maidun. Namun, masyarakat jangan khawatir karena Pemerintah Kota Madiun telah menyiapkan pertunjukan spektakuler. Ya, pameran berbasis digitalisasi dengan tema “Madiun Berkilau” akan disuguhkan pada malam pergantian tahun nanti. “Jadi tema untuk kegiatan malam tahun baru di tahun 2026 […]

    Bagikan
  • Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Semeru 2025, Ini Target Sasaran Selama Momen Nataru 2025/2026

    Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Semeru 2025, Ini Target Sasaran Selama Momen Nataru 2025/2026

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota menggelar apel pasukan dalam kesiapan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Semeru 2025 di halaman Mapolres pada Jumat (19/12/2025). Dalam kegiatan ini melibatkan personil TNI-Polri, Pemerintah Daerah, DPRD Kota Madiun, relawan hingga instansi terkait. Operasi ini menjadi awal dalam kesiapsiagaan aparat dalam pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru […]

    Bagikan
  • Ditengah Kekhawatiran Pedagang Pasar, Anggaran Perawatan Pemkab Madiun Nihil di APBD 2026

    Ditengah Kekhawatiran Pedagang Pasar, Anggaran Perawatan Pemkab Madiun Nihil di APBD 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Para pedagang pasar di Kabupaten Madiun masih menunggu kepastian revitalisasi dari pemerintah daerah. Hingga kini, sejumlah pasar tradisional di wilayah yang dikenal sebagai Kampung Pesilat itu belum mendapatkan alokasi anggaran pemeliharaan pada APBD murni 2026. Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun, Erni Suryani, mengatakan belum […]

    Bagikan
expand_less