
Sinergia | Magetan – Tahapan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan memasuki uji kompetensi manajerial dan sosio-kultural. Agenda ini telah digelar di Aula Lantai 5 Gedung BKD Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Kamis (28/8).
Dari delapan peserta yang diundang, hanya tujuh yang hadir. Seorang kandidat, Ansar Rasidi—Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkot Madiun—tidak tampak dalam sesi tersebut. Absennya Ansar membuat langkahnya otomatis terhenti dan tidak bisa melanjutkan ke tahap berikutnya.
Tujuh peserta lain yang berhasil melaju antara lain:
● Eko Muryanto (Kepala DPMD Magetan)
● Joko Trihono (Kepala Disbudpar Magetan)
● Welly Kristanto (Kepala Dishub Magetan)
● Parminto Budi Utomo (Kepala Dinsos Magetan)
● Benny Adrian (Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Magetan)
● Cahaya Wijaya (Kepala Diskominfo Magetan)
● Saif Muchlissun (Kepala DLHP Magetan).
Seleksi akan berlanjut di Magetan pada Rabu (3/9) mendatang. Para kandidat dijadwalkan menerima pengarahan penulisan makalah bertema “Rencana Strategis Kinerja Sekda” yang harus mengacu pada visi-misi bupati melalui konsep Asta Cita.
“Makalah tersebut tidak hanya formalitas, tetapi menjadi dasar untuk mengukur sejauh mana pemahaman calon sekda dalam merumuskan strategi kerja,” ujar Ketua Sekretariat Panitia Seleksi (Pansel), Muhtar Wakid.
Setelah pengarahan, tahapan akan dilanjutkan dengan pendalaman makalah dan wawancara pada Selasa (9/9). Setiap peserta diberi waktu 30 menit untuk memaparkan gagasan serta menjawab pertanyaan tim penguji.
Kusnanto – Sinergia