Berita Terkini
Trending Tags

Mahalona Mulai Dilirik sebagai Sentra Baru Minyak Nilam di Indonesia Timur

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
  • visibility 221
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tim Ekspedisi Patriot petakan potensi unggul minyak nilam di kawasan transmigrasi Mahalona, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Foto : Istimewa

Sinergia | Luwu Timur – Potensi minyak nilam di kawasan transmigrasi Mahalona, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, mulai mencuat sebagai komoditas unggulan baru. Hamparan lahan subur di kaki pegunungan kini menjadi ruang tumbuh bagi tanaman nilam yang bernilai ekonomi tinggi dan berpeluang mengangkat nama Mahalona di tingkat nasional.

Penelusuran ini merupakan bagian dari tugas Tim Ekspedisi Patriot yang sejak 1 September 2025 ditempatkan Kementerian Transmigrasi untuk memetakan potensi unggulan di kawasan transmigrasi. Dari berbagai observasi dan dialog dengan petani, tim menemukan bahwa nilam merupakan komoditas yang paling siap dikembangkan sebagai penopang ekonomi baru masyarakat.

Selama ini masyarakat Mahalona Raya fokus pada komoditas seperti padi, kakao, lada, dan jagung. Namun, tanaman nilam yang tumbuh di sela-sela kebun ternyata menyimpan nilai ekonomi jauh lebih tinggi. Daun nilam menjadi bahan baku minyak atsiri yang dibutuhkan industri parfum, sabun, kosmetik, hingga aromaterapi.

“Kami awalnya tidak terlalu memperhatikan nilam, karena lebih fokus ke tanaman pangan. Setelah dijelaskan tim Patriot, baru kami tahu kalau harganya tinggi sekali di pabrik,” ungkap Darwis, salah satu petani di Mahalona Raya.

Agroklimat Mahalona yang memiliki curah hujan stabil dan suhu ideal menjadikan nilam tumbuh subur tanpa perawatan rumit. Kondisi ini membuat produktivitasnya berpotensi meningkat signifikan jika dibudidayakan secara terencana.

Potensi besar ini terbukti melalui capaian pada 20 Oktober 2025. Tim Ekspedisi Patriot berhasil mengoordinasikan pengiriman 1.000 kilogram minyak nilam ke pabrik minyak atsiri di Subang, Jawa Barat. Minyak dikemas dalam lima tong dan diangkut menggunakan mobil single cabin.

Tekad Urip PS, Tim Dosen ekspedisi patriot IPB university, mengatakan bahwa pengiriman ini menjadi tonggak penting. “Ini bukti konkret bahwa petani Mahalona mampu masuk dalam rantai pasok minyak atsiri nasional. Kami hanya membantu mengoordinasikan, selebihnya adalah kerja keras petani,” jelasnya.

Harga jual minyak nilam saat pengiriman mencapai Rp620.000 per kilogram, memberikan pendapatan signifikan bagi kelompok petani yang terlibat. Tim Ekspedisi Patriot menilai bahwa langkah strategis selanjutnya adalah memperkuat proses produksi dari hulu hingga hilir.

“Nilam tidak cukup hanya ditanam. Harus ada rantai yang kuat, mulai dari budidaya, penyulingan, hingga pemasaran. Jika ini terbentuk, Mahalona bisa jadi sentra atsiri yang besar,” ujar Tekad menegaskan.

Pihaknya juga mendorong pemerintah daerah dan sektor swasta berkolaborasi untuk menyiapkan pendampingan teknis, fasilitas penyulingan yang lebih modern, dan akses pasar yang lebih luas.

Bagi masyarakat, kehadiran nilai ekonomi baru dari nilam menjadi penyemangat. “Kalau harganya stabil dan kami dibina cara tanam serta penyulingannya, pasti banyak petani yang mau menanam nilam lebih serius,” tutur Darwis menambahkan.

Dengan potensi yang telah terlihat, banyak pihak optimistis bahwa Mahalona berpeluang menjadi salah satu pusat minyak nilam unggulan di Indonesia Timur. Nilam kini bukan hanya tanaman sampingan, tetapi simbol harapan baru dari kawasan transmigrasi yang terus tumbuh melalui kolaborasi dan pemanfaatan potensi lokal.(Istimewa).

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Macet Parah Jalan Raya Situbondo – Banyuwangi, Lebih dari 4 Jam Kendaraan Tak Bergerak

    Macet Parah Jalan Raya Situbondo – Banyuwangi, Lebih dari 4 Jam Kendaraan Tak Bergerak

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Banyuwangi – Kondisi kemacetan parah terjadi Jalan Raya Situbondo – Banyuwangi sejak Jum’at (29/08/2025) dini hari. Kemacetan kendaraan diperkirakan hingga belasan kilometer. Kemacetan dari arah Situbondo ke Banyuwangi maupun sebaliknya. Ikhsan, salah satu pengguna jalan mengaku terjebak macet di wilayah Desa Bajulmati Kecamatan Galekan Kabupaten Banyuwangi sejak pukul 02.00 WIB. Dirinya tengah menuju […]

    Bagikan
  • Banyak ASN Pemkot Madiun Masuki Masa Pensiun, Plt Wali Kota Siapkan Sistem Penilaian dan Ingatkan Eselon III

    Banyak ASN Pemkot Madiun Masuki Masa Pensiun, Plt Wali Kota Siapkan Sistem Penilaian dan Ingatkan Eselon III

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mulai bersiap menghadapi gelombang pensiun aparatur sipil negara (ASN) dalam dua tahun ke depan. Kondisi tersebut mendorong Pemkot menyiapkan langkah regenerasi jabatan sekaligus memperkuat ritme kerja birokrasi. Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun menegaskan seluruh ASN, mulai dari eselon II, III hingga IV, harus menyamakan irama […]

    Bagikan
  • Perdana di Jatim, 107.231 Warga Kabupaten Madiun Dapat Bantuan Pangan Beras 30 Kg

    Perdana di Jatim, 107.231 Warga Kabupaten Madiun Dapat Bantuan Pangan Beras 30 Kg

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Penyaluran bantuan pangan beras periode Juli–September 2026 resmi dimulai di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Sebanyak 107.231 penerima manfaat di wilayah tersebut akan mendapatkan bantuan beras dengan total alokasi mencapai 3.216.930 kilogram atau sekitar 3.216 ton. Launching penyaluran bantuan pangan tersebut berlangsung di Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Senin (10/8/2026). Penyaluran […]

    Bagikan
  • DLH Ponorogo Minta Petani Keramba Telaga Ngebel Beralih ke Budidaya via Kolam

    DLH Ponorogo Minta Petani Keramba Telaga Ngebel Beralih ke Budidaya via Kolam

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Fenomena naiknya kadar belerang di Telaga Ngebel kian sulit diprediksi dan memukul para petani ikan keramba dengan kerugian besar. Menyikapi kondisi ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo meminta para petani mulai beralih ke budidaya ikan kolam yang dinilai lebih aman dan ramah lingkungan. “Dulu kadar belerang naik hanya dua kali […]

    Bagikan
  • Kota Madiun Jadi Rujukan, Wali Kota Pare-Pare Studi Banding Tata Kota dan Pemerintahan

    Kota Madiun Jadi Rujukan, Wali Kota Pare-Pare Studi Banding Tata Kota dan Pemerintahan

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun kembali menjadi rujukan studi banding bagi kota lain. Kali ini, Wali Kota Pare-Pare Tasming Hamid bersama Wakil Wali Kota dan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Pare-Pare melakukan kunjungan kerja ke Kota Madiun, Senin (05/05/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk bertukar pengalaman dan pengetahuan dalam menata kota dan […]

    Bagikan
  • Satpol PP Madiun Gembleng 30 Anggota Satlinmas, Bekali Kemampuan Ketertiban hingga Pertolongan Darurat

    Satpol PP Madiun Gembleng 30 Anggota Satlinmas, Bekali Kemampuan Ketertiban hingga Pertolongan Darurat

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar pembinaan bagi anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dari desa-desa se-Kabupaten Madiun. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Juni 2026, di Markas Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jatim di Madiun. Sebanyak 30 anggota Satlinmas mengikuti pembinaan yang […]

    Bagikan
expand_less