Berita Terkini
Trending Tags

Mahalona Mulai Dilirik sebagai Sentra Baru Minyak Nilam di Indonesia Timur

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
  • visibility 72
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tim Ekspedisi Patriot petakan potensi unggul minyak nilam di kawasan transmigrasi Mahalona, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Foto : Istimewa

Sinergia | Luwu Timur – Potensi minyak nilam di kawasan transmigrasi Mahalona, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, mulai mencuat sebagai komoditas unggulan baru. Hamparan lahan subur di kaki pegunungan kini menjadi ruang tumbuh bagi tanaman nilam yang bernilai ekonomi tinggi dan berpeluang mengangkat nama Mahalona di tingkat nasional.

Penelusuran ini merupakan bagian dari tugas Tim Ekspedisi Patriot yang sejak 1 September 2025 ditempatkan Kementerian Transmigrasi untuk memetakan potensi unggulan di kawasan transmigrasi. Dari berbagai observasi dan dialog dengan petani, tim menemukan bahwa nilam merupakan komoditas yang paling siap dikembangkan sebagai penopang ekonomi baru masyarakat.

Selama ini masyarakat Mahalona Raya fokus pada komoditas seperti padi, kakao, lada, dan jagung. Namun, tanaman nilam yang tumbuh di sela-sela kebun ternyata menyimpan nilai ekonomi jauh lebih tinggi. Daun nilam menjadi bahan baku minyak atsiri yang dibutuhkan industri parfum, sabun, kosmetik, hingga aromaterapi.

“Kami awalnya tidak terlalu memperhatikan nilam, karena lebih fokus ke tanaman pangan. Setelah dijelaskan tim Patriot, baru kami tahu kalau harganya tinggi sekali di pabrik,” ungkap Darwis, salah satu petani di Mahalona Raya.

Agroklimat Mahalona yang memiliki curah hujan stabil dan suhu ideal menjadikan nilam tumbuh subur tanpa perawatan rumit. Kondisi ini membuat produktivitasnya berpotensi meningkat signifikan jika dibudidayakan secara terencana.

Potensi besar ini terbukti melalui capaian pada 20 Oktober 2025. Tim Ekspedisi Patriot berhasil mengoordinasikan pengiriman 1.000 kilogram minyak nilam ke pabrik minyak atsiri di Subang, Jawa Barat. Minyak dikemas dalam lima tong dan diangkut menggunakan mobil single cabin.

Tekad Urip PS, Tim Dosen ekspedisi patriot IPB university, mengatakan bahwa pengiriman ini menjadi tonggak penting. “Ini bukti konkret bahwa petani Mahalona mampu masuk dalam rantai pasok minyak atsiri nasional. Kami hanya membantu mengoordinasikan, selebihnya adalah kerja keras petani,” jelasnya.

Harga jual minyak nilam saat pengiriman mencapai Rp620.000 per kilogram, memberikan pendapatan signifikan bagi kelompok petani yang terlibat. Tim Ekspedisi Patriot menilai bahwa langkah strategis selanjutnya adalah memperkuat proses produksi dari hulu hingga hilir.

“Nilam tidak cukup hanya ditanam. Harus ada rantai yang kuat, mulai dari budidaya, penyulingan, hingga pemasaran. Jika ini terbentuk, Mahalona bisa jadi sentra atsiri yang besar,” ujar Tekad menegaskan.

Pihaknya juga mendorong pemerintah daerah dan sektor swasta berkolaborasi untuk menyiapkan pendampingan teknis, fasilitas penyulingan yang lebih modern, dan akses pasar yang lebih luas.

Bagi masyarakat, kehadiran nilai ekonomi baru dari nilam menjadi penyemangat. “Kalau harganya stabil dan kami dibina cara tanam serta penyulingannya, pasti banyak petani yang mau menanam nilam lebih serius,” tutur Darwis menambahkan.

Dengan potensi yang telah terlihat, banyak pihak optimistis bahwa Mahalona berpeluang menjadi salah satu pusat minyak nilam unggulan di Indonesia Timur. Nilam kini bukan hanya tanaman sampingan, tetapi simbol harapan baru dari kawasan transmigrasi yang terus tumbuh melalui kolaborasi dan pemanfaatan potensi lokal.(Istimewa).

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disperkim Kota Madiun Gencar Pangkas Pohon Rawan Tumbang Jelang Musim Hujan

    Disperkim Kota Madiun Gencar Pangkas Pohon Rawan Tumbang Jelang Musim Hujan

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang datangnya musim penghujan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun gencar melakukan kegiatan pemangkasan pohon di berbagai titik kota. Upaya ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk mencegah potensi pohon tumbang yang dapat membahayakan pengguna jalan. Kabid Prasarana Utilitas Umum, Pertamanan, PJU, dan Pemakaman Disperkim Kota Madiun, Andi Anto, […]

    Bagikan
  • Distribusi SPPT PBB-P2 Tahun Pajak 2025 Dimulai, Targetnya 31.9 M

    Distribusi SPPT PBB-P2 Tahun Pajak 2025 Dimulai, Targetnya 31.9 M

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Badan Pendapatan Daerah ( Bapenda ) Kab. Madiun mulai mendistribusikan SPPT- PBB P2 Tahun Pajak 2025 melalui pemerintah Desa atau Kelurahan yang akan dimulai tanggal 24 Februari 2025 direncanakan sampai dengan tanggal awal Maret 2025. “Jumlah SPPT PBB-P2 Tahun Pajak 2025 yang di distribusikan sebanyak 431.550 SPPT dengan jumlah pagu […]

    Bagikan
  • Pemkot dan Baznas Tangani Rumah Tidak Layak Huni di Kota Madiun

    Pemkot dan Baznas Tangani Rumah Tidak Layak Huni di Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) turun langsung menangani rumah warga yang kondisinya tidak layak huni. Salah satunya rumah di Kota Madiun yang tampak masih berdiri kokoh, namun bagian strukturnya rapuh dan membahayakan penghuninya. Wali Kota Madiun, Maidi, menyebut langkah cepat perlu dilakukan agar tidak menimbulkan korban, […]

    Bagikan
  • Pemusnahan 5 Juta Batang Rokok Ilegal di Ngawi, Potensi Rugikan Negara hingga Rp. 4,8 Miliar

    Pemusnahan 5 Juta Batang Rokok Ilegal di Ngawi, Potensi Rugikan Negara hingga Rp. 4,8 Miliar

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Upaya penegakan hukum terhadap peredaran rokok dan minuman ilegal terus dilakukan oleh Kantor Bea dan Cukai Madiun bersama lintas instansi. Rabu (18/06/2025), sebanyak 5 juta batang rokok ilegal dimusnahkan dalam dua tahap, masing-masing di halaman Pendopo Wedya Graha dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Selopuro, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi. Kepala Kantor […]

    Bagikan
  • Dana Operasional Belum Cair, 30 SPPG di Magetan Belum Beroperasi Lagi

    Dana Operasional Belum Cair, 30 SPPG di Magetan Belum Beroperasi Lagi

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan menghadapi tantangan serius pada awal tahun 2026. Meski masa libur sekolah telah berakhir, tidak semua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kembali beroperasi. Hingga Kamis (8/1/2026), Satuan Tugas (Satgas) Percepatan MBG Magetan mencatat 10 SPPG telah beroperasi dan 30 titik lainnya tidak. Ketua Satgas […]

    Bagikan
  • Delapan SPPG Beroperasi, Wali Kota Maidi Tekankan Kualitas Gizi dan Kesehatan Makanan

    Delapan SPPG Beroperasi, Wali Kota Maidi Tekankan Kualitas Gizi dan Kesehatan Makanan

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus memperluas unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna memastikan anak-anak sekolah mendapatkan asupan makanan sehat dan bergizi. Hingga saat ini, sudah ada delapan SPPG yang beroperasi di wilayah Kota Madiun. Salah satunya adalah SPPG Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, yang baru saja diresmikan oleh Wali Kota Madiun, […]

    Bagikan
expand_less