Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Sinkronisasi Program Pusat, Pemkot Madiun Alihkan Anggaran Incinerator dan Prioritaskan TPS 3R

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
  • visibility 343
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Kota Madiun memastikan penundaan pengadaan incinerator pada Perubahan Anggaran Keuangan tahun ini, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun memastikan penundaan pengadaan incinerator pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun ini. Keputusan tersebut diambil setelah adanya kepastian program pengentasan kawasan kumuh dari Pemerintah Pusat pada tahun depan dengan pagu Rp. 58 miliar.

“Ketika finalisasi pembahasan APBD kemarin, kita mendapat kabar bahwa ada kegiatan dari pemerintah pusat yang akan dijalankan di Kota Madiun. Untuk pengentasan kawasan kumuh pagunya sekitar Rp58 miliar, dan kita diminta menyediakan dana pendamping,” jelas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun, Noor Aflah, Senin (17/11/2025).

Dari usulan Kota Madiun tahun 2024 senilai Rp49 miliar, pemerintah pusat menyetujui sekitar Rp33 miliar yang sesuai dengan nomenklatur kegiatan. Salah satu komponennya adalah pembangunan TPS 3R di seluruh kelurahan.

Aflah menyebut keberadaan TPS 3R akan berdampak langsung pada sistem pengelolaan sampah kota. Karena itu, Pemkot memutuskan menunda incinerator sambil menunggu jumlah TPS 3R yang akan dibangun.

“Kalau TPS 3R terbangun, sampah sisa yang tidak bisa dikelola baru akan masuk incinerator. Jadi incinerator kita pending dulu menyesuaikan pembangunan TPS 3R,” jelasnya.

Ia menambahkan, TPS 3R nantinya terintegrasi dengan Koperasi Merah Putih sebagai pengelola sampah. Pemerintah pusat bahkan mewajibkan daerah untuk mulai menerapkan retribusi sampah sebagai bentuk tanggung jawab masyarakat terhadap pengelolaan sampah.

Sementara itu, terkait rencana incinerator, Aflah menjelaskan bahwa Kementerian Lingkungan Hidup tidak melarang penggunaan incinerator, namun mewajibkan uji laboratorium setiap enam bulan dengan biaya sekitar Rp120 juta per alat.

“Klausul uji lab berkala ini yang ingin kita masukkan sebagai syarat ke penyedia. Tapi waktu yang tersedia tidak cukup sehingga anggaran incinerator sekitar Rp16 miliar dimasukkan ke Silpa,” paparnya.

Selain itu, pemerintah pusat kini mendorong daerah mengembangkan pengelolaan sampah menjadi energi melalui program Wastu Energi, namun syaratnya kapasitas sampah minimal 1.000 ton per hari. Kota Madiun dinilai masih jauh dari target tersebut karena hanya menghasilkan sekitar 100 ton per hari.

Solusinya ialah memperkuat TPS 3R agar sampah rumah tangga dapat ditangani lebih maksimal, termasuk melalui program magotisasi dan komposting yang mendukung ketahanan pangan daerah.

Aflah juga memaparkan bahwa Kota Madiun memiliki sekitar 56.000 siswa, dengan perputaran anggaran bahan makanan sekitar Rp560 juta per hari melalui program makan bergizi. Pemkot berharap program pertanian keluarga seperti P2L dan pemanfaatan maggot dapat menopang kebutuhan pangan tersebut.

Ke depan, Pemkot akan mengintegrasikan pengelolaan sampah dengan program 1 RT 10 juta untuk meningkatkan partisipasi warga dalam pengolahan sampah dari rumah.

“Masyarakat mau tidak mau harus andil. Sampah itu bisa menghasilkan uang. Ini peluang lapangan kerja yang bisa difasilitasi Koperasi Merah Putih,” tutup Aflah. (Sur/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • 6 Warga Ngawi Diciduk Polisi karena Judi Online selama Ramadan

    6 Warga Ngawi Diciduk Polisi karena Judi Online selama Ramadan

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 1.092
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Alih-alih memanfaatkan bulan Ramadan untuk meningkatkan ibadah, enam warga Kabupaten Ngawi justru terjerat kasus perjudian online. Para pelaku diamankan jajaran Polres Ngawi dari sejumlah lokasi berbeda sepanjang pekan ketiga Maret 2026. Mereka adalah AS warga Pangkur, GS warga Kendal, VPP serta DAS warga Kedunggalar, P asal Kwadungan dan S asal Widodaren. […]

    Bagikan
  • Hendak Ganti Oli dan Servis Motor, Seorang Pria Meninggal Mendadak di Teras Bengkel

    Hendak Ganti Oli dan Servis Motor, Seorang Pria Meninggal Mendadak di Teras Bengkel

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga di Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, mendadak heboh, Selasa (4/11/2025) pagi. Seorang pria ditemukan meninggal dunia secara tiba-tiba di teras sebuah bengkel motor. Korban diketahui bernama Sukardi (60), warga Desa Grabahan, Kecamatan Karangrejo. Ia sempat datang ke Bengkel Aldo Motor sekitar pukul 09.15 WIB untuk mengganti oli sekaligus melakukan […]

    Bagikan
  • Imbas Kekecewaan Warga, Komisi B DPRD Sidak Puskesmas Gantrung

    Imbas Kekecewaan Warga, Komisi B DPRD Sidak Puskesmas Gantrung

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terkait pelayanan di Puskesmas Gantrung Kecamatan Kebonsari. Ini Menyusul adanya kekecewaan seorang pasien atas permintaan surat rujukan pemegang BPJS penerima bantuan iuran daerah (PBID) di UPT Puskesmas Gantrung Kecamatan Kebonsari, Selasa (7/1/2025). Sidak yang dipimpin oleh ketua […]

    Bagikan
  • Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku di Kasus Kematian Sundari, 20 Saksi Sudah Diperiksa

    Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku di Kasus Kematian Sundari, 20 Saksi Sudah Diperiksa

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Penyelidikan kasus kematian seorang perempuan bernama Sundari di warung By Pass Pajaran Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, hingga kini masih terus bergulir. Penyidik Satreskrim Polres Madiun mengaku masih menghadapi sejumlah kendala dalam mengungkap pelaku di balik peristiwa tersebut. Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra natanegara, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai […]

    Bagikan
  • Targetkan 1000 Sasaran, 60 Becak Listrik Dari Presiden Prabowo Disalurkan ke Penerima di 3 Daerah

    Targetkan 1000 Sasaran, 60 Becak Listrik Dari Presiden Prabowo Disalurkan ke Penerima di 3 Daerah

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 60 unit becak listrik dari Presiden RI Prabowo Subianto diserahkan kepada tukang becak Kabupaten Nganjuk, Mojokerto dan Bojonegoro. Penyerahan becak listrik secara gratis ini dilaksanakan oleh Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) di Desa Sidorejo Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun Sabtu (22/2/2025). 60 unit becak listrik ini bagian dari 1000 unit […]

    Bagikan
  • Minat Masyarakat Naik, Penumpang Kereta Daop 7 Madiun Tembus 5,9 Juta di 2025

    Minat Masyarakat Naik, Penumpang Kereta Daop 7 Madiun Tembus 5,9 Juta di 2025

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun sepanjang tahun 2025 mencatatkan tren pertumbuhan positif. Jumlah penumpang mengalami peningkatan signifikan. Hal itu menandakan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api. Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari mengungkapkan bahwa selama tahun 2025 KAI Daop 7 Madiun melayani […]

    Bagikan
expand_less