Berita Terkini
Trending Tags

Siswa SMA Taruna Angkasa Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Senior, Orang Tua Laporkan ke Polisi

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 63
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kasus dugaan kekerasan antarsiswa SMA Taruna Angkasa tengah ditangani Polres Madiun Kota, Foto: Surya Wibawa – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Dunia pendidikan kembali diguncang oleh kasus dugaan kekerasan antarsiswa. Seorang pelajar kelas XI-7 SMA Taruna Angkasa Madiun berinisial AAM (16) mengalami penganiayaan yang diduga dilakukan oleh para seniornya. Orang tua korban, Edi Sutikno, telah melaporkan insiden tersebut ke pihak kepolisian pada Kamis (04/12/2025).

Insiden itu disebut terjadi pada Selasa malam (02/12/2025) sekitar pukul 21.30 hingga tengah malam. Saat itu, AAM sedang sakit dan mendapat perawatan di UKS. Namun, ia dijemput sejumlah siswa dan dibawa ke kamar 103, lokasi yang diduga menjadi tempat terjadinya pengeroyokan.

“Anak saya dipukuli sampai pingsan. Setelah sadar, ia kembali dipukul hingga matanya bengkak dan tidak bisa dibuka. Penganiayaan berlangsung sampai menjelang pagi,” ungkap Edi usai membuat laporan.

Informasi dari pihak sekolah menyebutkan bahwa ada 10 siswa yang mengakui keterlibatannya. Namun menurut keterangan korban, jumlah pelaku bisa mencapai 20 orang, sebagian besar merupakan siswa kelas XII. Motif tindakan kekerasan tersebut masih belum terungkap.

Korban sempat dilarikan ke UGD RS dr. Efram Harsana Maospati untuk mendapatkan penanganan medis. Ia kemudian dirawat dan menjalani serangkaian pemeriksaan lanjutan. Hasil visum menunjukkan adanya banyak luka memar di tubuh korban, mulai dari dada, lengan, tangan, paha, hingga punggung. Terdapat pula hematom di bagian belakang kepala. Bahkan kawat behel giginya terlepas, diduga akibat benturan kuat.

“Semua luka sudah terekam jelas dalam visum. Hari ini juga dijadwalkan USG, MRI, dan panoramic untuk memastikan kondisi dalamnya,” tambah sang ayah.

Edi turut menyoroti lemahnya pengawasan sekolah. Ia menyebut, seharusnya siswa yang sedang dirawat di UKS tidak bisa keluar tanpa pengawasan. “Tidak ada SOP yang jelas. Anak sakit bisa keluar UKS tanpa izin. Ini kelalaian serius yang membuka celah terjadinya penganiayaan,” tegasnya.

Ia juga menerima informasi bahwa lokasi kejadian dipilih karena berada di area yang tidak terjangkau CCTV. “Kami ingin kasus ini diproses tuntas. Tahun lalu juga ada kasus kekerasan yang berujung kematian di sekolah ini. Jangan sampai budaya kekerasan terus dibiarkan,” ujarnya.

Selain proses hukum, Edi meminta pihak sekolah memperbaiki pembinaan karakter serta memperketat pengawasan lingkungan asrama. Kasat Reskrim Polres Madiun Kota, Iptu Agus Riadi, saat dihubungi, membenarkan bahwa pihaknya tengah menindaklanjuti laporan tersebut.

“Masih dalam tahap pendalaman,” singkatnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi terkait kasus tersebut. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Komitmen Nol Stunting di Setiap Kelurahan

    Pemkot Madiun Komitmen Nol Stunting di Setiap Kelurahan

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus memperkuat komitmen dalam menurunkan angka stunting. Kamis (25/09/2025), digelar rapat koordinasi (rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting di Aula Kecamatan Manguharjo yang dihadiri seluruh lurah se-Kota Madiun dan Tim Penggerak PKK. Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa pemerintah serius menargetkan angka stunting di wilayahnya segera tuntas. Saat […]

    Bagikan
  • Angin Kencang Terjang Ngawi, Puluhan Rumah dan Fasilitas Umum Rusak

    Angin Kencang Terjang Ngawi, Puluhan Rumah dan Fasilitas Umum Rusak

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Hujan deras disertai angin kencang melanda sebagian wilayah Kabupaten Ngawi pada Kamis (02/10/2025) sore sekitar pukul 16.00 WIB. Dampaknya cukup luas, mulai dari rumah warga rusak, fasilitas umum terdampak, hingga pohon tumbang yang menutup akses jalan. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi, kerusakan paling banyak terjadi di Kecamatan Mantingan […]

    Bagikan
  • Penyaluran 200 Paket PMT dari Pemprov Jatim, Upaya Percepat Penurunan Stunting

    Penyaluran 200 Paket PMT dari Pemprov Jatim, Upaya Percepat Penurunan Stunting

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Provinsi Jawa Timur, melalui Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Madiun menyerahkan 200 paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita melalui Posyandu di wilayah Kabupaten Magetan. Penyerahan yang dilakukan di Pendopo Surya Graha ini sebagai bagian dari program intervensi percepatan penurunan stunting di wilayah Jawa Timur. Salah satu penerima manfaat, Haning Susanti, […]

    Bagikan
  • 72 Siswa di Mantingan Ngawi Diduga Keracunan Menu MBG, Ini Langkah Dinkes

    72 Siswa di Mantingan Ngawi Diduga Keracunan Menu MBG, Ini Langkah Dinkes

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi bergerak cepat menyikapi dugaan keracunan makanan yang dialami puluhan siswa di Kecamatan Mantingan pada Kamis (04/12/2025). Para siswa itu dilarikan ke fasilitas kesehatan setelah mengalami gejala mual, muntah, pusing, hingga demam. Diketahui, sehari sebelumnya mereka menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala Puskesmas Mantingan, Muhammad Al […]

    Bagikan
  • Tersangka Pembunuhan Ibu Kos di Ngawi Peragakan 40 Adegan

    Tersangka Pembunuhan Ibu Kos di Ngawi Peragakan 40 Adegan

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 32
    • 0Komentar

    KAB. NGAWI – Satreskrim Polres Ngawi melakukan rekontruksi terhadap kasus pembunuhan terhadap Darwati (78) pemilik rumah kos di Desa Beran Kecamatan-Kabupaten Ngawi. Dalam kasus ini, tim penyidik menetapkan Suroto (56) sebagai tersangka. Diketahui, kasus ini terungkap setelah jenazah korban ditemukan 15 Oktober 2024 lalu. Dalam rekontruksi ini, tersangka memperagakan sekitar 40 adegan. Peragaan mulai tersangka […]

    Bagikan
  • Laka Lantas Meningkat, Kapolres Madiun Kota Tekankan Pentingnya Etika Berkendara

    Laka Lantas Meningkat, Kapolres Madiun Kota Tekankan Pentingnya Etika Berkendara

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 22
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Kepolisian Resor (Polres) Madiun Kota mencatat kasus kecelakaan lalu lintas meningkat selama tahun 2024 dibandingkan dengan tahun 2023. Kecelakaan didominasi oleh faktor pengemudi atau pengendara dengan kategori karyawan swasta dan pelajar. Hal tersebut menjadi atensi jajaran Polres Madiun Kota melalu Satlantas untuk terus menekan angka laka lantas. Kapolres Madiun Kota, AKBP Agus […]

    Bagikan
expand_less