Berita Terkini
Trending Tags

Sosialisasi Bidang Cukai, Pemkot Madiun Komitmen Perangi Rokok Ilegal

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
  • visibility 25
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Kota Madiun bersama Kantor Bea Cukai Madiun menggelar Sosialisasi Peraturan Pengawasan Barang Kena Cukai, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bersama Kantor Bea Cukai Madiun menggelar Sosialisasi Peraturan Pengawasan Barang Kena Cukai, Rabu (23/07/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu agenda rutin yang dilaksanakan enam kali dalam setahun sebagai bentuk komitmen untuk menekan peredaran rokok ilegal di wilayah Kota Madiun.

Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan pentingnya pengawasan terhadap barang kena cukai, khususnya rokok ilegal yang masih marak beredar. Menurutnya, peredaran rokok ilegal sangat merugikan negara karena tidak memberikan kontribusi apapun terhadap pendapatan negara.

“Kegiatan ini sangat penting karena peredaran rokok ilegal masih cukup tinggi. Kita semua perlu tahu ciri-ciri rokok ilegal, cara melaporkannya, dan bagaimana berperan aktif dalam pengawasannya,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di Kota Madiun telah dilaksanakan secara optimal melalui berbagai instansi seperti Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dinas Kominfo, Dinas Sosial, hingga Dinas Tenaga Kerja.

“Kita terus berkomitmen. Sosialisasi dan operasi gabungan rutin digelar keliling kota untuk mendeteksi dan menekan peredaran rokok ilegal,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Bea Cukai Madiun, P. Dwi Jogyastara, menyebutkan bahwa kegiatan ini terselenggara berkat alokasi DBHCHT yang salah satunya digunakan untuk penguatan pengawasan. Ia mengungkapkan, sebagian besar hasil penindakan yang dilakukan di Kota Madiun adalah terhadap rokok ilegal tanpa pita cukai atau yang dikenal dengan istilah “rokok polos”.

“Atensi terbesar dalam pengawasan barang kena cukai memang pada rokok ilegal, dan hampir 99 persen yang kami tindak adalah rokok polos. Untuk minuman keras ada juga, tapi jumlahnya tidak signifikan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pengawasan di wilayah Kota Madiun sebagian besar dilakukan terhadap barang kiriman melalui jasa ekspedisi, yang menjadi salah satu jalur masuk rokok ilegal. Dalam upaya pemberantasan ini, kolaborasi antara Bea Cukai dan Pemerintah Kota Madiun terus diperkuat.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah dan instansi vertikal seperti Bea Cukai, diharapkan masyarakat semakin sadar dan turut serta dalam pengawasan peredaran barang kena cukai ilegal, demi menjaga stabilitas penerimaan negara dan melindungi masyarakat dari dampak buruk konsumsi produk ilegal.

Surya – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Ponorogo Bakal Kawal Ketat Efisiensi Anggaran Pemkab Ponorogo

    DPRD Ponorogo Bakal Kawal Ketat Efisiensi Anggaran Pemkab Ponorogo

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Efisiensi anggaran yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mendapat pengawalan ketat dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ponorogo. Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno menegaskan pada tahap awal, Pemkab berhasil menghemat anggaran hingga Rp 21 miliar. Efisiensi ini dilakukan sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 dan Surat Edaran […]

    Bagikan
  • Semarak Pencak Silat Bupati Madiun Cup 2025, 470 Pelajar Unjuk Gigi di Kampung Pesilat

    Semarak Pencak Silat Bupati Madiun Cup 2025, 470 Pelajar Unjuk Gigi di Kampung Pesilat

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup 2025 sebagai bagian dari program 100 hari kerja Bupati Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Purnomo Hadi. Ajang bergengsi ini berlangsung selama empat hari, mulai 20 hingga 24 Mei, di Padepokan Kampung Pesilat dan diikuti oleh 470 pelajar tingkat SD, SMP, hingga […]

    Bagikan
  • Cerita Supriyanto Lestarikan Seni Wayang Kulit Hingga Tembus Luar Jawa

    Cerita Supriyanto Lestarikan Seni Wayang Kulit Hingga Tembus Luar Jawa

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di tengah kian langkanya perajin wayang kulit, Supriyanto (38), warga Dukuh Ngrini, Desa Banyudono, Kecamatan Ngariboyo, menjadi salah satu sosok yang menjaga napas tradisi ini. Berawal dari kegemarannya menggambar di kertas duplek, kini karya tangannya telah merambah hingga Papua, Sulawesi Utara, Sumatera Utara, bahkan Kalimantan. Sejak SMP ia terbiasa menggambar tokoh-tokoh […]

    Bagikan
  • Polisi Dalami Aspek Legalitas Tambang di Trosono Pasca Longsor

    Polisi Dalami Aspek Legalitas Tambang di Trosono Pasca Longsor

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satreskrim Polres Magetan resmi membuka penyelidikan atas insiden longsornya tebing tambang galian C di Desa Trosono, Kecamatan Parang, yang menewaskan seorang sopir truk bernama Suroso (55), warga Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan. Korban ditemukan meninggal dunia pada Minggu (28/09/2025) siang setelah tertimbun material tambang. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, mengungkapkan […]

    Bagikan
  • DPRD Ngawi Soroti Unsur Kelalaian dalam Kebakaran Pabrik Sepatu, Rugi Capai Rp50 Miliar

    DPRD Ngawi Soroti Unsur Kelalaian dalam Kebakaran Pabrik Sepatu, Rugi Capai Rp50 Miliar

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Tragedi kebakaran hebat yang melanda gudang pabrik sepatu milik PT Dwi Prima Sentosa di Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Ngawi, pada Minggu (06/07/2025), menuai sorotan serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ngawi. Kebakaran tersebut tidak hanya meludeskan sekitar 150 ribu pasang sepatu dan sandal siap ekspor, tetapi juga merusak […]

    Bagikan
  • HGN 2025, Bupati Madiun Dorong Guru Lebih Adaptif Hadapi Era Digital dan Tantangan Sosial Baru

    HGN 2025, Bupati Madiun Dorong Guru Lebih Adaptif Hadapi Era Digital dan Tantangan Sosial Baru

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Peringatan Hari Guru Nasional di Kabupaten Madiun menjadi momentum penguatan kualitas pendidik di tengah perubahan zaman. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa guru dituntut untuk tidak terpaku pada hal-hal yang tidak produktif serta harus mampu beradaptasi dengan dinamika pendidikan modern. Hal itu ia sampaikan saat memimpin upacara peringatan Hari Guru Nasional […]

    Bagikan
expand_less