Berita Terkini
Trending Tags

Sosok AKBP Andin Wisnu Yang Tak Pernah Menyerah, Kini Jabat Kapolres Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
  • visibility 434
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
AKBP Andin Wisnu: Anak Tamtama yang Tak Pernah Menyerah, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Ungkapan usaha tak mengkhianati hasil tampaknya sangat tepat untuk menggambarkan sosok AKBP Andin Wisnu Sudibyo. Siapa sangka, pria yang masa kecilnya serba kekurangan itu kini dipercaya menjadi Kapolres Ponorogo.

Lahir 41 tahun silam, Andin kecil tumbuh dalam keluarga sederhana. Ayahnya hanya seorang tamtama, pangkat paling bawah di jajaran kepolisian. Hidup di rumah berdinding gedhek dan berlantaikan tanah, ia bahkan harus bersekolah tanpa alas kaki.

“Sekolah saja dulu tidak pakai sepatu. Minum susu pakai air tajin dicampur garam,” kenang AKBP Andin saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (10/04/2025).

Ia mengawali pendidikan di SDN Ngrami, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk. Lima tahun bersekolah di sana, semua dijalani dengan penuh keterbatasan. Buku hanya satu, sepatu pun tak punya.

“Mau makan ikan juga harus usaha dulu. Kami biasa newu—mengeringkan kubangan air untuk menangkap ikan,” tambahnya.

Ketika duduk di kelas 6, Andin pindah ke SDN Ditrotunan, Kabupaten Lumajang, mengikuti kepindahan tugas ayahnya. Di sinilah ia baru merasakan sekolah memakai sepatu untuk pertama kali.

Lulus SD, ia melanjutkan ke SMPN 3 Lumajang, namun hanya sempat satu tahun karena harus kembali ke Nganjuk dan bersekolah di SMPN 1 Nganjuk. Demi bisa menimba ilmu, Andin memilih ngekos di rumah kerabat. Jarak dari rumah ke sekolah terlalu jauh, mencapai 7 kilometer.

Hasil ujian SMP-nya memuaskan. Namun sayang, ia terlambat mendaftar ke SMA favorit. Satu-satunya sekolah yang masih membuka pendaftaran adalah SMAN 1 Bantur, Kabupaten Malang.

Demi bersekolah di sana, ia menempuh perjalanan dari Gadang, Kota Malang, selama dua jam setiap hari. “Berangkat jam 5 pagi naik bus bareng ibu-ibu pasar agar bisa sampai sekolah jam 7,” ujarnya.

Setelah sebulan, ia memilih indekos. Tak lama berselang, Andin pindah ke SMAN 2 Nganjuk dan lulus tahun 2002.

Setamat SMA, Andin memberanikan diri mendaftar Akademi Kepolisian (Akpol). Hanya sekali mencoba, ia langsung diterima. Perjuangan mendaftar pun ia lakukan seorang diri, dari latihan fisik hingga mengurus administrasi.

“Naik bus Sumber Kencono dari Sukomoro ke Polda Jatim. Semua dijalani sendiri. Tes juga sendiri. Renang dan psikotes latihan sendiri,” tuturnya.

Motivasinya menjadi polisi tak lepas dari sosok sang ayah. “Bapak pulang bawa roti TB pasukan, saya kagum dan bercita-cita jadi polisi,” ujarnya sambil tersenyum.

Andin lulus Akpol tahun 2005 dan pertama kali bertugas di Polda Bangka Belitung. Ia sempat menjabat Kapolsek di daerah tertinggal hingga dipercaya memimpin Polsek persiapan di Belitung Timur.

Kariernya pun terus menanjak. Tahun 2012, ia melanjutkan pendidikan di PTIK, lalu bertugas di Polda Kalimantan Timur. Beragam jabatan strategis pernah ia emban, dari Kapolsek, Kasatreskrim, Kabagops, hingga Wakapolres. Selepas menempuh pendidikan di Sespim, AKBP Andin Wisnu Sudibyo kini menjabat Kapolres Ponorogo.

“Semua ini buah dari kerja keras dan doa. Saya hanya anak tamtama, tapi tak pernah berhenti bermimpi,” pungkas ayah dua anak ini.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tujuh Pompa Air Sawah Raib Digondol Maling, Petani Terancam Gagal Atur Irigasi Saat Kemarau

    Tujuh Pompa Air Sawah Raib Digondol Maling, Petani Terancam Gagal Atur Irigasi Saat Kemarau

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Musim kemarau yang seharusnya menjadi waktu krusial bagi petani untuk menjaga pasokan air ke lahan pertanian justru diwarnai keresahan. Sebanyak tujuh unit pompa air milik petani di Desa Bogorejo, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, dilaporkan hilang dicuri dalam satu malam. Salah satu korban, Amir Saripudin, mengaku baru mengetahui pompa miliknya hilang saat […]

    Bagikan
  • Kejari Ponorogo Dalami Dugaan Korupsi Tambang Galian C di Pulung

    Kejari Ponorogo Dalami Dugaan Korupsi Tambang Galian C di Pulung

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo tidak hanya menangani perkara dugaan korupsi bantuan sosial di Dinas Sosial Kabupaten Ponorogo. Saat ini, penyidik juga tengah mendalami dugaan korupsi aktivitas tambang galian C ilegal di lingkungan Seprahu, Desa Pomahan, Kecamatan Pulung. Tambang yang disebut telah beroperasi puluhan tahun tersebut diduga memanfaatkan lahan milik Perhutani untuk […]

    Bagikan
  • Terekam CCTV, Orang Tak Dikenal Bakar Motor Milik Warga Magetan

    Terekam CCTV, Orang Tak Dikenal Bakar Motor Milik Warga Magetan

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hal kurang menyenangkan dialami oleh Tafarelsatrio Laksono yang tinggal di Gang Bima, Kelurahan Kebon Agung Magetan. Ketika keluar rumah bersama anak istrinya, sepeda motor miliknya dibakar oleh orang tak dikenal pada Sabtu (29/03/2025) lalu. Akibatnya, sejumlah bagian sepeda motor itu rusak dan leleh. Aksi pembakaran tersebut sempat terekam CCTV milik warga. […]

    Bagikan
  • Waduh ! Anggota DPRD Jatim Terjerat Narkotika, Tetapi Tak Jadi Tersangka

    Waduh ! Anggota DPRD Jatim Terjerat Narkotika, Tetapi Tak Jadi Tersangka

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Nama seorang anggota DPRD Jawa Timur berinisial AH terseret dalam kasus narkoba setelah disebut oleh seorang pengedar berinisial MA. Polres Ngawi mengungkap keterlibatan AH usai menangkap MA dan menemukan jejak transaksi sabu yang mengarah ke politisi tersebut. Kapolres Ngawi, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, menjelaskan awal mula kasus ini. “Pada Selasa malam […]

    Bagikan
  • Polemik Impor Pick up 4×4 Mengemuka, Pengurus Koperasi Daerah Pertanyakan Kesesuaian Unit photo_camera 3

    Polemik Impor Pick up 4×4 Mengemuka, Pengurus Koperasi Daerah Pertanyakan Kesesuaian Unit

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 420
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebijakan impor kendaraan pick up jenis 4×4 dari India oleh pemerintah pusat kembali menjadi sorotan. Pengadaan yang dilakukan melalui PT Agrinas Pangan Nusantara mencapai 105.000 unit dengan kontrak bernilai Rp24,66 triliun. Dua produsen asal India, Mahindra dan Tata Motors, terlibat dalam penyediaan kendaraan tersebut. Unit-unit itu direncanakan sebagai armada operasional Koperasi […]

    Bagikan
  • Disembunyikan di Kaki, Penyelundupan HP ke Lapas Madiun Berhasil Digagalkan

    Disembunyikan di Kaki, Penyelundupan HP ke Lapas Madiun Berhasil Digagalkan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun menggagalkan upaya penyelundupan barang terlarang berupa empat unit telepon genggam dan empat charger yang dibawa oleh dua orang pengunjung, Kamis (12/2/2026). Barang terlarang tersebut disembunyikan dengan modus ditempel menggunakan lakban pada bagian kaki dan ditutupi celana panjang. Hal itu guna mengelabui petugas saat […]

    Bagikan
expand_less