Berita Terkini
Trending Tags

Bupati Madiun Tak Halangi Anies Berebut Kursi Direktur RSUD Harjono Ponorogo

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • visibility 341
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun Hari Wuryanto beri izin Anies ikut seleksi. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto memastikan tidak menghalangi Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Anies Djaka Karyawan, yang mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk posisi Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo.

Hari menegaskan, persetujuan tersebut merupakan bagian dari kewajiban pemerintah daerah dalam memberikan kesempatan kepada aparatur sipil negara (ASN) untuk mengembangkan karier melalui mekanisme seleksi terbuka.

“Semua itu kan punya hak. Nah, ini harus kita penuhi. Karena sama-sama mengabdi,” kata Hari saat ditemui di ruang Eka Kapti Puspem Caruban Madiun, Rabu (2/9/2026).

Menurutnya, keikutsertaan Anies dalam seleksi tersebut belum serta-merta membuat yang bersangkutan berpindah status kepegawaian. Jika nantinya dinyatakan terpilih sebagai Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo, proses perpindahan tetap harus mengikuti mekanisme kepegawaian yang berlaku.

“Kan masih panjang, cuman persetujuannya saja kita. Karena kita juga tidak boleh terus menolak, juga tidak boleh. Karena nanti dikira mengganggu haknya mereka,” ujarnya.

Hari menyebut proses selanjutnya akan mencakup mekanisme pelepasan dari Pemkab Madiun dan penerimaan oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo apabila Anies nantinya benar-benar ditetapkan sebagai pejabat terpilih.

“Ya kan masih ada pelepasan, ada penerimaan, sama seperti yang lain. Kan banyak kita juga menerima dari kabupaten lain,” katanya.

Hari Wuryanto menjelaskan persetujuan yang diberikan bukan berarti dirinya secara khusus mengamini atau mendukung Anies untuk menjadi Direktur RSUD dr. Harjono.

Ia menyebut izin dari pimpinan merupakan bagian dari persyaratan bagi ASN yang hendak mengikuti seleksi jabatan di instansi atau pemerintah daerah lain.

“Tidak mengamini. Ya itu kewajiban. Hak pegawai, nanti kalau tidak (diizinkan) kan sia-sia,” tegasnya.

Hari mengatakan Anies sebelumnya telah meminta izin kepadanya untuk mengikuti seleksi. Menurut dia, ASN tidak diperbolehkan mengikuti proses tersebut tanpa sepengetahuan dan persetujuan pimpinan.

“Kalau dia kan otomatis syaratnya harus izin atasan, izin pimpinan itu pasti. Tidak boleh dia nyelonong sendiri, enggak boleh, harus izin,” jelasnya.

Namun, ketika seorang ASN telah memenuhi persyaratan dan meminta izin untuk mengikuti seleksi terbuka, pemerintah daerah menurutnya harus memberikan kesempatan.

“Yang diminta izin? Ya harus mengizinkan karena itu haknya,” imbuh Bupati Hari.

Sebelumnya, nama Anies Djaka Karyawan tercatat sebagai satu-satunya peserta dari luar Kabupaten Ponorogo yang masih bertahan dalam seleksi terbuka JPT Pratama untuk posisi Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo.

Anies berhasil lolos tahapan Assessment Kompetensi/Uji Kompetensi Job Target. Namanya masuk dalam daftar 39 peserta yang dinyatakan lulus berdasarkan pengumuman Panitia Seleksi Terbuka JPT Pratama Kabupaten Ponorogo Nomor 25/PANSEL/KAB-PO/2026 tertanggal 26 Agustus 2026.

Untuk posisi Direktur RSUD dr. Harjono, terdapat tujuh peserta yang sebelumnya lolos seleksi administrasi. Selain Anies, enam kandidat lainnya berasal dari lingkungan RSUD dr. Harjono Ponorogo.

Mereka yakni Ariana Widiawati, dokter umum RSUD dr. Harjono; Dwi Kusumaningsih, dokter spesialis saraf; Heni Lastari, Wakil Direktur 3; Isna Rofiudin Ruslan, dokter spesialis anestesi; Rony Jiudianto, dokter umum; serta Wiwik Widiyati yang berprofesi sebagai perawat.

Dengan komposisi tersebut, Anies menjadi satu-satunya kandidat yang berasal dari luar lingkungan Pemkab Ponorogo maupun RSUD dr. Harjono.

Setelah melewati assessment kompetensi, para peserta kini memasuki tahapan uji gagasan atau makalah dan wawancara yang dijadwalkan berlangsung pada 2–4 September 2026.

Tahapan tersebut menjadi salah satu penentu penting karena peserta akan diuji melalui pemaparan gagasan sekaligus pendalaman mengenai kapasitas dan kompetensi mereka terhadap jabatan yang dilamar. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bentrokan Antar Suporter Bola, 1 Orang Mengalami Luka Luka

    Bentrokan Antar Suporter Bola, 1 Orang Mengalami Luka Luka

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bentrokan antar dua kelompok suporter sepak bola terjadi di jalan raya Madiun-Ngawi, tepatnya di pertigaan Temboro, Desa Ngampel, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, pada Jumat (24/1/2025) sekitar pukul 17.30 WIB. Insiden tersebut melibatkan suporter dari Kota Madiun dan suporter asal Ngawi. Dalam vidio amatir warga dua kelompok suporter saling lempar batu. […]

    Bagikan
  • Pemkot- DPRD Kota Madiun Sepakati RPJMD 2025-2029, Fokus Kesejahteraan Masyarakat

    Pemkot- DPRD Kota Madiun Sepakati RPJMD 2025-2029, Fokus Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda Pengambilan Keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Madiun Tahun 2025–2029, Senin (07/07/2025). Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, ini dihadiri oleh Wali Kota Madiun Maidi, Wakil […]

    Bagikan
  • Korsleting Listrik Picu Kebakaran di SDN 01 Taman Madiun, Ruang Kelas Nyaris Hangus

    Korsleting Listrik Picu Kebakaran di SDN 01 Taman Madiun, Ruang Kelas Nyaris Hangus

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kebakaran menimpa ruang kelas 6B Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Taman Kota Madiun pada Minggu (28/12/2025). Informasi kebakaran diterima call center 112 dari Syaiful Golkariawan, penjaga sekolah sekitar pukul 12.15 WIB. Petugas Damkar dan Tim BPBD Kota Madiun turun ke lokasi kejadian dengan 1 unit mobil damkar. “Tadi pagi itu […]

    Bagikan
  • Viral! Empat Bocah Diduga Bobol Mushola dan Sekolah di Ngariboyo, Magetan

    Viral! Empat Bocah Diduga Bobol Mushola dan Sekolah di Ngariboyo, Magetan

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jagat media sosial dihebohkan dengan video viral yang memperlihatkan empat orang bocah diduga membobol mushola dan ruang penyimpanan alat musik di SD Negeri 4 Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Keempatnya tertangkap basah oleh warga pada Sabtu sore (10/5/2025), setelah sebelumnya melihat gerak-gerik mereka mencurigakan. Dalam unggahan yang beredar, tertulis bahwa keempat […]

    Bagikan
  • Hadiri Sertijab Bupati Magetan, Gubernur Khofifah Tekankan Pelaksanaan Program MBG, KMP, dan Sekolah Rakyat

    Hadiri Sertijab Bupati Magetan, Gubernur Khofifah Tekankan Pelaksanaan Program MBG, KMP, dan Sekolah Rakyat

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri acara serah terima jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Magetan periode 2025–2030, Hj. Nanik Endang Rusminiarti dan Suyatni Priasmoro, di ruang rapat paripurna DPRD Magetan, Senin (26/5/2025). Dalam sambutannya, Khofifah menekankan pentingnya percepatan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Ia mengingatkan bahwa waktu yang […]

    Bagikan
  • Air Mata Widodo Menetes Usai Rumahnya Direnovasi Lewat Program TMMD ke-124

    Air Mata Widodo Menetes Usai Rumahnya Direnovasi Lewat Program TMMD ke-124

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Meski hidup dengan segala keterbatasan, namun Widodo, warga Desa Lengkong Lor, mengaku tak pernah bersedih, apalagi menangis. Sebagai umat yang beriman, ia mengaku hanya bisa pasrah dan bersyukur dengan takdir Tuhan yang telah diberikan untuknya dan keluarganya. Namun kini, setelah puluhan tahun, akhirnya pria paruh baya tak mampu lagi membendung air […]

    Bagikan
expand_less