Berita Terkini
Trending Tags

Bupati Madiun Tak Halangi Anies Berebut Kursi Direktur RSUD Harjono Ponorogo

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • visibility 82
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun Hari Wuryanto beri izin Anies ikut seleksi. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto memastikan tidak menghalangi Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Anies Djaka Karyawan, yang mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk posisi Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo.

Hari menegaskan, persetujuan tersebut merupakan bagian dari kewajiban pemerintah daerah dalam memberikan kesempatan kepada aparatur sipil negara (ASN) untuk mengembangkan karier melalui mekanisme seleksi terbuka.

“Semua itu kan punya hak. Nah, ini harus kita penuhi. Karena sama-sama mengabdi,” kata Hari saat ditemui di ruang Eka Kapti Puspem Caruban Madiun, Rabu (2/9/2026).

Menurutnya, keikutsertaan Anies dalam seleksi tersebut belum serta-merta membuat yang bersangkutan berpindah status kepegawaian. Jika nantinya dinyatakan terpilih sebagai Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo, proses perpindahan tetap harus mengikuti mekanisme kepegawaian yang berlaku.

“Kan masih panjang, cuman persetujuannya saja kita. Karena kita juga tidak boleh terus menolak, juga tidak boleh. Karena nanti dikira mengganggu haknya mereka,” ujarnya.

Hari menyebut proses selanjutnya akan mencakup mekanisme pelepasan dari Pemkab Madiun dan penerimaan oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo apabila Anies nantinya benar-benar ditetapkan sebagai pejabat terpilih.

“Ya kan masih ada pelepasan, ada penerimaan, sama seperti yang lain. Kan banyak kita juga menerima dari kabupaten lain,” katanya.

Hari Wuryanto menjelaskan persetujuan yang diberikan bukan berarti dirinya secara khusus mengamini atau mendukung Anies untuk menjadi Direktur RSUD dr. Harjono.

Ia menyebut izin dari pimpinan merupakan bagian dari persyaratan bagi ASN yang hendak mengikuti seleksi jabatan di instansi atau pemerintah daerah lain.

“Tidak mengamini. Ya itu kewajiban. Hak pegawai, nanti kalau tidak (diizinkan) kan sia-sia,” tegasnya.

Hari mengatakan Anies sebelumnya telah meminta izin kepadanya untuk mengikuti seleksi. Menurut dia, ASN tidak diperbolehkan mengikuti proses tersebut tanpa sepengetahuan dan persetujuan pimpinan.

“Kalau dia kan otomatis syaratnya harus izin atasan, izin pimpinan itu pasti. Tidak boleh dia nyelonong sendiri, enggak boleh, harus izin,” jelasnya.

Namun, ketika seorang ASN telah memenuhi persyaratan dan meminta izin untuk mengikuti seleksi terbuka, pemerintah daerah menurutnya harus memberikan kesempatan.

“Yang diminta izin? Ya harus mengizinkan karena itu haknya,” imbuh Bupati Hari.

Sebelumnya, nama Anies Djaka Karyawan tercatat sebagai satu-satunya peserta dari luar Kabupaten Ponorogo yang masih bertahan dalam seleksi terbuka JPT Pratama untuk posisi Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo.

Anies berhasil lolos tahapan Assessment Kompetensi/Uji Kompetensi Job Target. Namanya masuk dalam daftar 39 peserta yang dinyatakan lulus berdasarkan pengumuman Panitia Seleksi Terbuka JPT Pratama Kabupaten Ponorogo Nomor 25/PANSEL/KAB-PO/2026 tertanggal 26 Agustus 2026.

Untuk posisi Direktur RSUD dr. Harjono, terdapat tujuh peserta yang sebelumnya lolos seleksi administrasi. Selain Anies, enam kandidat lainnya berasal dari lingkungan RSUD dr. Harjono Ponorogo.

Mereka yakni Ariana Widiawati, dokter umum RSUD dr. Harjono; Dwi Kusumaningsih, dokter spesialis saraf; Heni Lastari, Wakil Direktur 3; Isna Rofiudin Ruslan, dokter spesialis anestesi; Rony Jiudianto, dokter umum; serta Wiwik Widiyati yang berprofesi sebagai perawat.

Dengan komposisi tersebut, Anies menjadi satu-satunya kandidat yang berasal dari luar lingkungan Pemkab Ponorogo maupun RSUD dr. Harjono.

Setelah melewati assessment kompetensi, para peserta kini memasuki tahapan uji gagasan atau makalah dan wawancara yang dijadwalkan berlangsung pada 2–4 September 2026.

Tahapan tersebut menjadi salah satu penentu penting karena peserta akan diuji melalui pemaparan gagasan sekaligus pendalaman mengenai kapasitas dan kompetensi mereka terhadap jabatan yang dilamar. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Anak Tewas di Galian C Tulung Saradan, Ini Sikap Tegas Pemkab Madiun

    Dua Anak Tewas di Galian C Tulung Saradan, Ini Sikap Tegas Pemkab Madiun

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun akhirnya angkat bicara terkait polemik tambang galian C di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, yang kembali memakan korban jiwa. Dua anak dilaporkan meninggal dunia akibat lokasi bekas tambang yang belum direklamasi dan dinilai membahayakan. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa […]

    Bagikan
  • Macet Parah Jalan Raya Situbondo – Banyuwangi, Lebih dari 4 Jam Kendaraan Tak Bergerak

    Macet Parah Jalan Raya Situbondo – Banyuwangi, Lebih dari 4 Jam Kendaraan Tak Bergerak

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Banyuwangi – Kondisi kemacetan parah terjadi Jalan Raya Situbondo – Banyuwangi sejak Jum’at (29/08/2025) dini hari. Kemacetan kendaraan diperkirakan hingga belasan kilometer. Kemacetan dari arah Situbondo ke Banyuwangi maupun sebaliknya. Ikhsan, salah satu pengguna jalan mengaku terjebak macet di wilayah Desa Bajulmati Kecamatan Galekan Kabupaten Banyuwangi sejak pukul 02.00 WIB. Dirinya tengah menuju […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Buka Peluang Restorative Justive Dalam Kasus Penganiayaan Anak yang Viral

    Polres Magetan Buka Peluang Restorative Justive Dalam Kasus Penganiayaan Anak yang Viral

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya penyelesaian melalui mekanisme Restorative Justice kembali dibuka Polres Magetan terkait kasus penganiayaan terhadap anak berinisial B, warga Kelurahan Lembeyan Kulon, Kecamatan Lembeyan. Dalam insiden yang terjadi pada 27 November lalu itu, B diduga dipergoki mencuri velg truk senilai sekitar Rp.120 ribu oleh Bambang Sutrisno (46), pemilik bengkel setempat. Emosi tak […]

    Bagikan
  • UMKM Rempah Rimpang Turut Semarakkan Madiun Menari Meriah Bawakan Beksan Parisuko

    UMKM Rempah Rimpang Turut Semarakkan Madiun Menari Meriah Bawakan Beksan Parisuko

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Gelaran Madiun Menari yang diadakan oleh Pemerintah Kota Madiun, Sabtu malam (29/8/2026), sukses memukau sekaligus menghibur ribuan masyarakat Kota Madiun dan warga luar daerah yang berkunjung ke Kota Pendekar. Mengusung semangat kebersamaan melalui seni dan budaya, acara tersebut melibatkan 5.000 peserta. Di antara ribuan penari tersebut, terdapat perwakilan pelaku UMKM […]

    Bagikan
  • Warga Binaan Kasus Narkoba Gelar Pernikahan di Dalam Lapas Kelas 1 Madiun

    Warga Binaan Kasus Narkoba Gelar Pernikahan di Dalam Lapas Kelas 1 Madiun

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Beredar foto pernikahan di Lapas Kelas I Madiun Jawa Timur. Dalam foto itu tampak mempelai pria berjas hitam adalah warga binaan (Wabin) kasus narkoba berinisial CL berasal dari Nganjuk.  Informasi dari sumber yang terpercaya, CL sebelumnya merupakan wabin di lapas Magetan kemudian dipindahkan ke Lapas Kelas I Madiun. CL melangsungkan […]

    Bagikan
  • Usai Bertemu Wali Kota Madiun Maidi, Ini Langkah BBWS Bengawan Solo

    Usai Bertemu Wali Kota Madiun Maidi, Ini Langkah BBWS Bengawan Solo

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pembangunan kawasan hijau produktif di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo Kota Madiun menarik perhatian sejumlah pihak. Terbaru, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo turut menyambangi TPA Winongo pada Selasa (09/09/2025). Perwakilan BBWS Bengawan Solo turut bersilaturahmi dengan  Wali Kota Madiun, Maidi. Tak hanya itu, pihak BBWS Bengawan Solo juga […]

    Bagikan
expand_less