Takbir Keliling Idulfitri 1447 H di Kota Madiun Meriah, 43 Peserta Ramaikan Rute Ikonik Kota
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 30
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Suasana malam kemenangan menyambut Idulfitri 1447 Hijriah di Kota Madiun terasa semakin semarak pada Jumat (20/3/2026). Dari depan Masjid Agung Baitul Hakim Kota Madiun digelar takbir keliling yang diikuti puluhan peserta dari berbagai elemen masyarakat. Sebanyak 43 peserta yang terdiri dari lembaga pendidikan, pesantren, takmir masjid hingga stakeholder terkait turut ambil bagian dalam perayaan tahunan tersebut.
Kegiatan ini secara resmi diberangkatkan oleh Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun bersama jajaran Forkopimda dari Masjid Agung Baitul Hakim sebagai titik awal perjalanan.
Rute takbir keliling dimulai dari Masjid Agung, kemudian melintasi sejumlah jalan utama kota seperti Jalan Letkol Marhadi, Jalan A. Yani, kawasan PSC, Jalan Cokroaminoto, Jalan Musi, hingga Jalan H.Agus Salim, dan berakhir di SMP Negeri 2 Madiun. Sepanjang rute, gema takbir menggema, disambut antusias oleh masyarakat yang turut menyaksikan dari pinggir jalan.
Plt Wali Kota Madiun mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan tradisi yang rutin digelar setiap tahun sebagai bagian dari perayaan Idulfitri.
“Iya, tentunya ini kegiatan takbir yang setiap tahun kita selenggarakan. Bagaimana kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari pesantren dan sekolah-sekolah. Ini menjadi bentuk perayaan kemenangan setelah menjalani Ramadan selama 30 hari,” ujar F. Bagus Panuntun.
Ia juga mengapresiasi kelancaran pelaksanaan takbir keliling tahun ini. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang syiar, tetapi juga mempererat kebersamaan masyarakat.
“Alhamdulillah sudah berjalan lancar, dan ke depan di tahun-tahun berikutnya akan lebih kita maksimalkan,” tambahnya.
Takbir keliling di Kota Madiun ini menjadi salah satu momen yang dinantikan warga setiap tahunnya. Selain sebagai tradisi religius, kegiatan ini juga menjadi ruang ekspresi kreativitas peserta dalam menampilkan nuansa Islami yang meriah dan penuh makna. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez






