Takjil Ramadhan di Masjid Jabal Rohmah Tembus 120 Porsi per Hari, Wujud Pengabdian Spiritual Brimob
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 22
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Program berbagi takjil di Masjid Jabal Rohmah Brimob kembali digelar sepanjang Ramadhan tahun ini. Kegiatan rutin tahunan tersebut kini memasuki tahun ketiga dan menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah penerima manfaat.
Koordinator Bidang Dakwah Masjid Jabal Rohmah, Iptu Wahib, menyampaikan bahwa program berbagi menu berbuka puasa ini menjadi agenda tetap setiap bulan suci.
“Program ini sudah rutin tahunan di setiap Ramadhan. Kami berterima kasih kepada Komandan Batalyon C Pelopor sebagai inisiator kegiatan ini, Kompol Heri Kusnadi. Ini sudah masuk tahun ketiga,” ujar Iptu Wahib.
Kegiatan pembagian takjil diperuntukan bagi anggota, masyarakat sekitar, hingga musafir yang melintas saat waktu berbuka tiba. Jika pada tahun sebelumnya jumlah porsi berada di kisaran 80 hingga 100 paket per hari, tahun ini angka tersebut meningkat menjadi 110 hingga 120 porsi setiap harinya.
“Alhamdulillah saat ini kami sudah bisa mencapai 110 sampai 120 porsi. Tahun kemarin maksimal di angka 100. Tahun ini kesadaran jemaah dan masyarakat sekitar bisa sedikit kami tingkatkan,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, penyediaan menu berbuka dilakukan secara kolaboratif. Sebagian menu berasal dari inisiatif masyarakat, sementara sebagian lainnya dikelola oleh pengelola yang telah dipercaya panitia.

“Sebagian ada yang atas inisiasi masyarakat, kemudian beberapa yang mungkin tidak memiliki waktu yang cukup, ada pengelola yang kita percaya,” terang Iptu Wahib.
Vicky, salah satu jemaah mengaku senang dengan adanya takjil dan sajian berbuka gratis ini. Apalagi, ini bersama-sama umat muslim berbuka bersama. “Senang sekali ya. Ini kita bisa berbuka bersama di Masjid Jabal Rohmah ini. Jadi saling mempererat silaturohmi,” jelasnya.
Lebih dari sekadar berbagi makanan, kegiatan ini memiliki makna spiritual yang mendalam bagi para anggota Brimob.
Menurut Iptu Wahib, Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan. Momentum ini menjadi landasan untuk memperkuat keimanan sebagai fondasi dalam menjalankan tugas negara.
“Kami sadar Ramadhan adalah bulan agung penuh rahmat dan ampunan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dengan memperbanyak amalan di bulan Ramadhan, itu akan berpengaruh pada kondisi spiritual kami. Ini menjadi pondasi kami untuk mengabdi membawa institusi Brimob setiap bertugas dilandasi keimanan dan kepercayaan,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa setiap tugas yang dijalankan diharapkan selalu berlandaskan nilai-nilai keimanan. Program ini menjadi gambaran nyata sinergi antara aparat dan masyarakat dalam memaknai Ramadhan, tidak hanya sebagai bulan ibadah personal, tetapi juga momentum memperkuat kepedulian sosial dan nilai pengabdian. (krs)


- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez


