Tanah Retak Dini Hari di Saradan Madiun, Dua Rumah Warga Terdampak
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 14 jam yang lalu
- visibility 32
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Bencana tanah retak terjadi di Desa Sumberbendo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jumat (27/2) dini hari. Dua rumah warga dilaporkan terdampak akibat pergerakan tanah yang dipicu kondisi tanah labil.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Warga sempat mendengar suara gemuruh sebelum mengetahui adanya pergerakan tanah di sekitar permukiman.
“Warga mendengar suara gemuruh sebelum mengetahui adanya tanah gerak di sekitar rumah mereka,” ujar Boby.
Peristiwa tersebut terjadi di RT 17 RW 03 Desa Sumberbendo. Dua rumah yang terdampak masing-masing milik Sarmo dan Sugeng. Rumah milik Sarmo mengalami kerusakan pada bagian tembok samping setelah terdampak longsoran tanah dengan panjang retakan diperkirakan mencapai 80 meter. Sementara itu, rumah milik Sugeng mengalami kerusakan pada bagian samping bangunan yang tergerus tanah sepanjang kurang lebih 12 meter.
Boby memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, ia mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca ekstrem yang berpotensi memicu pergerakan tanah.
“BPBD telah melakukan assessment dan berkoordinasi dengan perangkat desa serta unsur terkait untuk penanganan lebih lanjut,” katanya.
Dalam penanganan awal, BPBD Kabupaten Madiun melibatkan perangkat desa, Bhabinkamtibmas, dan Bhabinsa guna memastikan kondisi lokasi aman serta melakukan pendataan terhadap dampak kerusakan.
Foto : Terjadi tanah retak di Desa Sumberbendo Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun. Berdampak pada 2 rumah warga setempat dilaporkan retak.(Tov)
- Penulis: Tova Pradana


